Dunia Bergejolak Ekspor Jawa Tengah Justru Naik, BI Ungkap Penyebabnya

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

πŸ™ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kepala BI Jawa Tengah Mohamad Noor Nugroho menyebut kinerja ekspor Jateng tidak mengalami kontraksi namun justru cenderung naik di tengah ketidakpastian ekonomi global, Kamis (12/8/26).

Kepala BI Jawa Tengah Mohamad Noor Nugroho menyebut kinerja ekspor Jateng tidak mengalami kontraksi namun justru cenderung naik di tengah ketidakpastian ekonomi global, Kamis (12/8/26).

KANAL KOTA – Ketidakpastian ekonomi global belum sepenuhnya berakhir. Namun, kondisi tersebut belum membuat kinerja ekspor Jawa Tengah tertekan atau melemah.

Bank Indonesia mencatat aktivitas ekspor Jawa Tengah masih menunjukkan peningkatan pada triwulan II 2026.

Kepala Kantor Perwakilan (Kpw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah Mohamad Noor Nugroho mengatakan, perkembangan positif tersebut menjadi salah satu indikator yang cukup menggembirakan di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global.

Menurut dia, aktivitas ekonomi di sejumlah negara tujuan ekspor Jawa Tengah menunjukkan perbaikan. Hal tersebut antara lain tercermin dari perkembangan Purchasing Managers’ Index (PMI) di sejumlah negara tujuan ekspor.

Baca Juga :  Festival Bubur Suro Kota Pekalongan Jadi Panggung Ekonomi Syariah, Puluhan UMKM Ramaikan Syafaat 2026

β€œYang positif di sini adalah dari sisi ekspornya yang masih menunjukkan angka peningkatan terlepas dari berbagai gejolak di global yang masih penuh uncertainty,” ujarnya.

Perbaikan aktivitas ekonomi di negara tujuan ekspor kemudian memberikan ruang bagi permintaan terhadap produk Jawa Tengah.

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang menjaga aktivitas dunia usaha tetap bergerak.

Baca Juga :  UMKM Kopi Binaan BI Tegal Tembus Pasar Prancis dan Yunani, Raup Kontrak Ekspor Rp2,9 Miliar

BI juga mencatat aktivitas dunia usaha secara umum cenderung stabil. Penjualan domestik relatif datar dengan sedikit peningkatan pada bagian akhir periode.

Sementara aktivitas industri pengolahan yang masih berada dalam zona kontraksi menunjukkan adanya perbaikan karena tingkat kontraksinya semakin moderat. Di sisi lain, tingkat ekspansi dunia usaha juga relatif stabil.

Perkembangan ekspor tersebut menjadi salah satu kabar positif bagi perekonomian Jawa Tengah di tengah pertumbuhan ekonomi triwulan II yang sedikit melambat menjadi 5,71 persen.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ekonomi Eks Karesidenan Pekalongan Tumbuh 6,01 Persen, Lampaui Jawa Tengah dan Nasional
BI Sebut Digitalisasi Jadi Mesin Baru Ekonomi Daerah
Ironi Pangan Jateng: Jadi Produsen, Tapi Komoditas Keluar Daerah dan Masuk Lagi dengan Harga Lebih Mahal
Inflasi Jateng Turun Jadi 2,6 Persen, BI Masih Waspadai Cabai hingga Bawang
Panen Raya Berlalu, BI Waspadai Daya Beli Petani Jateng Mulai Tertahan
Investasi Jateng Mulai Melambat, Sektor Konstruksi Ikut Terkoreksi
Pertumbuhan Ekonomi Jateng Masih Solid, Tapi Daya Beli Mulai Jadi Alarm
Investasi Rp6,1 Triliun Dongkrak Ekonomi Batang, Ribuan Warga Kini Bekerja di Sektor Formal
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 05:11 WIB

Ekonomi Eks Karesidenan Pekalongan Tumbuh 6,01 Persen, Lampaui Jawa Tengah dan Nasional

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:45 WIB

BI Sebut Digitalisasi Jadi Mesin Baru Ekonomi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Ironi Pangan Jateng: Jadi Produsen, Tapi Komoditas Keluar Daerah dan Masuk Lagi dengan Harga Lebih Mahal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Inflasi Jateng Turun Jadi 2,6 Persen, BI Masih Waspadai Cabai hingga Bawang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Dunia Bergejolak Ekspor Jawa Tengah Justru Naik, BI Ungkap Penyebabnya

Berita Terbaru