PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Pemalang-Batang KM 328+000 A, wilayah Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Sebuah bus PO Agra Mas menabrak bagian belakang truk tronton yang melaju di depannya. Insiden itu menewaskan seorang penumpang dan menyebabkan tiga orang lainnya terluka.
Berdasarkan hasil penanganan awal, pengemudi bus diduga mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi, sehingga tidak sempat mengantisipasi keberadaan truk di depannya.
Manager PT Pemalang Batang Toll Road (PBTR), Yulian Fundra Kurnianto, mengatakan kecelakaan terjadi ketika bus bernomor polisi B-7648-KGA melaju dari arah Jakarta menuju Semarang di lajur satu dengan kecepatan sekitar 100 kilometer per jam.
Di depan bus melaju truk tronton Mitsubishi bernomor polisi T-9662-AC yang mengangkut keramik dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam. Diduga karena pengemudi mengalami microsleep, bus langsung menghantam bagian belakang truk.
“Dari hasil analisis teknis, kecelakaan diduga dipicu faktor pengemudi bus yang mengalami microsleep sehingga tidak dapat mengantisipasi kendaraan di depannya,” kata Yulian kepada wartawan, Senin (27/7/2026).
Benturan keras mengakibatkan bagian depan bus ringsek parah. Bus berhenti di lajur satu, sedangkan truk berhenti di bahu luar jalan dengan kerusakan ringan di bagian belakang.
Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Alfian Kharisma Putra mengatakan empat orang di dalam bus menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Seluruhnya dievakuasi ke RSU Aro Kota Pekalongan untuk mendapatkan perawatan.
Korban terdiri atas pengemudi bus Derry Dhakwan (30) yang mengalami cedera kepala, Tri Budi Susilo (26) yang mengalami cedera kepala berat dan luka robek di kaki, Muhammad Darma (36) yang mengalami cedera pada kaki, serta Dicky Septiansyah (35) yang juga mengalami cedera kaki.
“Dari empat korban tersebut, satu orang atas nama Tri Budi Susilo meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit,” ujar Alfian.
Saat kejadian, cuaca dilaporkan cerah, arus lalu lintas lancar, dan kondisi jalan berupa jalur lurus serta menanjak.
Polisi bersama pengelola jalan tol mengingatkan para pengemudi agar tidak memaksakan diri berkendara ketika tubuh mulai lelah atau mengantuk. Pengguna jalan diminta memanfaatkan rest area untuk beristirahat karena microsleep dapat terjadi tanpa disadari dan sangat berbahaya, terutama saat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.
Selain menjaga kondisi fisik, pengemudi juga diimbau selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan untuk meminimalkan risiko kecelakaan di jalan tol.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD










