KANAL SEMARANG – Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah resmi dibuka di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Jumat (7/8/2026). Forum permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut menjadi momen mengevaluasi kepengurusan sekaligus menyusun arah kebijakan dan kepemimpinan baru guna memperkuat eksistensi Tapak Suci di tingkat nasional hingga internasional.
Ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta perwakilan luar negeri mengikuti pembukaan muktamar yang berlangsung di Gedung Serba Guna Unimus.
Selama empat hari, peserta akan membahas berbagai agenda strategis, mulai dari evaluasi program kerja, penyempurnaan aturan organisasi, hingga pemilihan kepengurusan periode berikutnya.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Afnan Hadikusumo, mengatakan muktamar bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi forum untuk merumuskan arah organisasi agar mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
“Mari kita manfaatkan muktamar ini sebagai ajang silaturahmi, mengevaluasi perjalanan organisasi, menyusun program kerja yang lebih baik, sekaligus memilih kepemimpinan yang mampu membawa Tapak Suci semakin maju,” ujarnya, Jumat (7/8/2026).
Selain membahas agenda organisasi, Tapak Suci juga menggalang dukungan pembangunan Padepokan Tapak Suci di Kotagede, Yogyakarta. Proyek yang dimulai pada 20 Juni 2026 itu diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp20 miliar dan didanai secara gotong royong oleh pimpinan wilayah, pimpinan daerah, kader, serta anggota Tapak Suci, termasuk dari luar negeri.
Dukungan internasional mulai mengalir dalam rangkaian muktamar. Perwakilan Tapak Suci Singapura menyerahkan donasi simbolis sebesar 2.000 dolar Singapura sebagai bentuk partisipasi pembangunan padepokan yang akan berdiri di atas lahan Muhammadiyah seluas bangunan sekitar 1.400 meter persegi dengan tiga lantai. Fasilitas itu dirancang memiliki gedung olahraga berkapasitas sekitar 1.000 penonton, dua gelanggang pertandingan, ruang serbaguna, klinik, ruang loker, dan musala.
Afnan berharap seluruh rangkaian sidang mampu memperkuat Tapak Suci sebagai perguruan pencak silat Muhammadiyah sekaligus media dakwah Islam berkemajuan hingga tingkat internasional.
Rektor Unimus, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., menyampaikan pujian atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Menurutnya, Unimus siap mendukung penuh pelaksanaan muktamar dengan berbagai fasilitas yang dimiliki.
“Saat ini Unimus memiliki 28 program studi pada 9 fakultas dengan jumlah sekitar 16.800 mahasiswa. Untuk menunjang kegiatan, kampus juga menyiagakan Rumah Sakit Unimus dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Pendidikan Unimus sebagai layanan kesehatan bagi peserta,” paparnya.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













