Menteri PKP Wajibkan Tiap Rumah Subsidi Tanam Satu Pohon

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Menteri PKP Maruarar Sirait dalam paparannya di hadapan presiden Prabowo Subianto dalam acara akad massal KPR subsidi di Kabupaten Batang, mewajibkan pengembang menanam minimal satu pohon untuk tiap rumah yang dibangun, Kamis (30/7/26).

Menteri PKP Maruarar Sirait dalam paparannya di hadapan presiden Prabowo Subianto dalam acara akad massal KPR subsidi di Kabupaten Batang, mewajibkan pengembang menanam minimal satu pohon untuk tiap rumah yang dibangun, Kamis (30/7/26).

BATANG, KANALPLUS.ID – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengumumkan kebijakan baru yang mewajibkan setiap rumah subsidi dilengkapi dengan penanaman satu pohon. Aturan itu disampaikan di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto saat akad massal KPR subsidi nasional di Perumahan Puri Delta City Side, Desa Kaliwareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jumat (31/7/2026).

Menurut Maruarar, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo agar pembangunan perumahan tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga memperhatikan kelestarian lingkungan.

“Mendukung arahan Bapak untuk menjaga lingkungan, maka hari ini kami keluarkan aturan setiap rumah subsidi wajib menanam satu pohon supaya ada penghijauan yang merata,” kata Maruarar.

Ia mengatakan kebijakan itu telah mendapat dukungan penuh dari para pengembang perumahan yang hadir dalam acara tersebut.

Baca Juga :  IJTI Minta Presiden Hindari Pelabelan 'Londo Ireng' untuk Jurnalis, Ingatkan Dampaknya bagi Kebebasan Pers

“Pengembang setuju semua. Apakah ada yang tertekan? Tidak. Mereka tidak tertekan, mereka setuju,” ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta.

Selain program penghijauan, Maruarar juga melaporkan program gentengisasi yang mulai dijalankan pemerintah. Program tersebut menjadi bagian dari target renovasi 400 ribu rumah dan pembangunan 350 ribu rumah subsidi yang diproyeksikan ikut menggerakkan sektor usaha kecil.

Menurutnya, kebijakan tersebut akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian karena ikut mendorong permintaan bahan bangunan dan membuka lapangan kerja.

“Ada 400 ribu rumah yang dibedah, ada 350 ribu rumah subsidi. UMKM bergerak, usaha genteng bergerak, ekonomi juga bergerak,” katanya.

Baca Juga :  Dari Panggung Teater, Siswa SD di Batang Belajar Percaya Diri dan Jujur Sejak Dini

Dalam kesempatan yang sama, Maruarar juga menjelaskan pemerintah telah memberikan fleksibilitas tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi hingga 40 tahun. Masyarakat, kata dia, juga diberi pilihan masa cicilan sesuai kemampuan, mulai dari 10 tahun, 20 tahun, 25 tahun hingga 40 tahun.

Acara yang dipusatkan di Kabupaten Batang itu menjadi pelaksanaan akad massal KPR subsidi terbesar tahun ini dengan melibatkan 62.710 penerima manfaat secara serentak di seluruh Indonesia. Presiden Prabowo hadir bersama sejumlah menteri, pimpinan lembaga negara, kepala daerah, jajaran perbankan, BP Tapera, serta asosiasi pengembang untuk menyaksikan langsung prosesi akad sebagai bagian dari program pemerintah memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menteri PKP Sebut Jawa Tengah Juara Nasional Program Rumah Subsidi
Sempat Beri Pujian, Maruarar Ledek Gubernur Ahmad Luthfi di Depan Prabowo: ‘Lagi Heboh, Banyak Memberikan Harapan kepada Perempuan Jawa Tengah’
Dari Office Boy hingga Tukang Ojek, Maruarar Pamer Kisah Pengembang Sukses di Hadapan Prabowo
Maruarar di Hadapan Prabowo : Pengusaha Jangan Lagi ‘Serakahnomics’, Sekarang Eranya ‘Berbaginomics’
Maruarar Guyon Soal Jaksa Agung dan Kapolri: Sudah Dekat Sama Kita, Peserta Akad Massal KPR di Batang Langsung Pecah Tawa
Prabowo Siapkan Hadiah Rp20 Miliar untuk Kota Paling Bersih, Bukan Sekadar Piala
Prabowo Targetkan Indonesia Bebas Gunung Sampah pada Akhir 2027
Prabowo Bakal Kumpulkan Seluruh Gubernur dan Bupati, Bahas Gerakan Nasional Indonesia Bersih
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:59 WIB

Menteri PKP Sebut Jawa Tengah Juara Nasional Program Rumah Subsidi

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:39 WIB

Menteri PKP Wajibkan Tiap Rumah Subsidi Tanam Satu Pohon

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:22 WIB

Sempat Beri Pujian, Maruarar Ledek Gubernur Ahmad Luthfi di Depan Prabowo: ‘Lagi Heboh, Banyak Memberikan Harapan kepada Perempuan Jawa Tengah’

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:47 WIB

Dari Office Boy hingga Tukang Ojek, Maruarar Pamer Kisah Pengembang Sukses di Hadapan Prabowo

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:22 WIB

Maruarar di Hadapan Prabowo : Pengusaha Jangan Lagi ‘Serakahnomics’, Sekarang Eranya ‘Berbaginomics’

Berita Terbaru

Menteri PKP Maruarar Sirait dalam paparannya di hadapan presiden Prabowo Subianto dalam acara akad massal KPR subsidi di Kabupaten Batang, mewajibkan pengembang menanam minimal satu pohon untuk tiap rumah yang dibangun, Kamis (30/7/26).

Nasional

Menteri PKP Wajibkan Tiap Rumah Subsidi Tanam Satu Pohon

Kamis, 30 Jul 2026 - 20:39 WIB