JAKARTA, KANALPLUS.ID — Momen peringatan Hari Pendidikan Nasional menjadi panggung apresiasi bagi siswa madrasah berprestasi. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Valzan Baruna Arkananta (18), siswa MAN Insan Cendekia Pekalongan, yang berhasil mengantongi Letter of Acceptance (LoA) dari 24 universitas luar negeri.
Penghargaan dari Kementerian Agama Republik Indonesia tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan bahwa madrasah kini mampu melahirkan pelajar dengan daya saing global.
Di tengah upaya peningkatan kualitas pendidikan nasional, capaian Valzan dinilai sebagai bukti konkret atas keberhasilan sistem pendidikan madrasah.
Humas MAN Insan Cendekia Pekalongan, Achmad Chosim dalam keterangan tertulis yang diterima kanalplus.id bahwa Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menyebut raihan puluhan LoA itu mencerminkan lebih dari sekadar prestasi akademik.
Kemampuan bahasa asing, kesiapan menghadapi seleksi internasional, hingga ketangguhan mental menjadi faktor kunci yang mengantarkan Valzan dilirik banyak kampus dunia.
“Ini bukan hanya soal jumlah, tetapi kualitas. Valzan menunjukkan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan diakui di tingkat internasional,” tulisnya dalam ketetangan resmi yang diterima, Sabtu (2/5/2026).
Keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari ekosistem pendidikan di MAN Insan Cendekia Pekalongan. Sekolah ini dinilai konsisten membangun kultur akademik yang kuat melalui program pembinaan intensif, pendampingan aplikasi ke luar negeri, serta dorongan untuk berprestasi di level global.
Valzan sendiri mengaku bersyukur atas capaian yang diraihnya. Ia menyebut dukungan orang tua dan guru sebagai faktor penting dalam perjalanannya menembus puluhan kampus luar negeri.
“Semoga ini bisa jadi motivasi bagi teman-teman madrasah lainnya untuk berani bermimpi besar,” ujarnya.
Kementerian Agama berharap prestasi ini dapat menjadi momentum memperkuat citra madrasah di mata publik.
Lebih jauh, kisah Valzan diharapkan mampu menginspirasi lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi di kancah global.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












