Kasus Siswa SMPN 6 Pekalongan Koma Setelah Berkelahi, Polisi Turun Tangan Cegah Perundungan Susulan dan Balas Dendam

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Tri Handayani memastikan bakal memantau langsung perkembangan kasus dugaan perundungan di SMP Negeri 6 yang menyebabkan korban dirawat di RSUD Bendan guna mencegah aksi balas dendam antar kelompok di sekolah, Jumat (14/8/26).

Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Tri Handayani memastikan bakal memantau langsung perkembangan kasus dugaan perundungan di SMP Negeri 6 yang menyebabkan korban dirawat di RSUD Bendan guna mencegah aksi balas dendam antar kelompok di sekolah, Jumat (14/8/26).

KANAL KOTA – Polisi turun langsung ke SMP Negeri 6 Pekalongan setelah seorang siswa kelas IX berinisial F (15) menjadi korban kekerasan dan harus menjalani perawatan di RSUD Bendan.

Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Tri Handayani bersama jajaran Reskrim, Intel, Bhabinkamtibmas dan SPKT mendatangi sekolah untuk memberikan penguatan kepada para siswa.

Polisi meminta siswa menghentikan segala bentuk perundungan dan tidak menjadikan kasus tersebut sebagai alasan untuk melakukan aksi balasan.

“Kami kasih imbauan bahwa adanya pembullyan ini, stop jangan sampai ada yang berikutnya korban berikutnya,” kata Tri kepada wartawan, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga :  Psikolog Soroti Dugaan Gangguan Mental di Balik Kasus Anak Bunuh Ibu di Kota Pekalongan, Tekankan Pentingnya Pendampingan dan Dukungan Lingkungan

Polisi juga telah mendatangi rumah sakit dan berkomunikasi dengan keluarga F agar persoalan tersebut tidak berkepanjangan.

Menurut Tri, keluarga diminta lebih dulu memfokuskan perhatian terhadap kondisi kesehatan korban.

Di sisi lain, polisi mengantisipasi kemungkinan munculnya persoalan lanjutan setelah kejadian tersebut.

Tri meminta pihak sekolah mengawasi siswa agar tidak ada tindakan sepihak yang dilakukan tanpa sepengetahuan sekolah.

Baca Juga :  Tak Ada Akses Hydrant dan Satu Armada Rusak, Damkar Kota Pekalongan Butuh Empat Jam Padamkan Api

“Jangan sampai juga sekolah salah mengambil keputusan,” ujarnya.

Polisi bahkan mengkhawatirkan munculnya dendam antarkelompok siswa maupun aksi balasan dari pihak tertentu.

Karena itu, proses penyelesaian kasus akan terus dipantau, baik melalui pendekatan hukum maupun kekeluargaan.

Tri mengatakan orang tua siswa yang terlibat juga telah dipanggil oleh pihak sekolah untuk dipertemukan.

Polisi berharap persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar dan berlanjut.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mbah Ubed: NU Harus Tetap Jadi Penjaga Moral, Dinamika Jangan Keluar dari Khittah
Terungkap, Jukir yang Terlibat Keributan di Jalan Hayam Wuruk Bukan Nama dalam Surat Tugas Dishub
Duduk Perkara Siswa SMPN 6 Pekalongan Koma Setelah Dikeroyok Bermula dari Cinta Lama yang Belum Usai
Polisi Memastikan Pendampingan Psikologis dan Keamanan Terhadap F Saat Kembali ke Sekolah
Punya SOP Antikekerasan, SMPN 6 Pekalongan Akui Tak Ada CCTV di Lokasi Perkelahian
Berawal dari Persoalan Teman Wanita di WhatsApp, Siswa SMPN 6 Pekalongan Berkelahi di WC Sekolah Hingga Koma
Siswa SMPN 6 Pekalongan Sempat Koma, Dokter Ungkap Hasil CT Scan Kepala Korban
Siswa SMPN 6 Pekalongan Sempat Koma Usai Dihajar Tiga Teman, Kini Mulai Sadar
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:05 WIB

Mbah Ubed: NU Harus Tetap Jadi Penjaga Moral, Dinamika Jangan Keluar dari Khittah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Terungkap, Jukir yang Terlibat Keributan di Jalan Hayam Wuruk Bukan Nama dalam Surat Tugas Dishub

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Duduk Perkara Siswa SMPN 6 Pekalongan Koma Setelah Dikeroyok Bermula dari Cinta Lama yang Belum Usai

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Polisi Memastikan Pendampingan Psikologis dan Keamanan Terhadap F Saat Kembali ke Sekolah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:43 WIB

Kasus Siswa SMPN 6 Pekalongan Koma Setelah Berkelahi, Polisi Turun Tangan Cegah Perundungan Susulan dan Balas Dendam

Berita Terbaru