Siswa SMPN 6 Pekalongan Sempat Koma, Dokter Ungkap Hasil CT Scan Kepala Korban

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Dokter Spesialis Bedah Saraf RSUD Bendan Kota Pekalongan dr Bair Ginting mengungkap hasil pemeriksaan CT Scan korban tidak ada pendarahan di otak, Jumat (14/8/26).

Dokter Spesialis Bedah Saraf RSUD Bendan Kota Pekalongan dr Bair Ginting mengungkap hasil pemeriksaan CT Scan korban tidak ada pendarahan di otak, Jumat (14/8/26).

KANAL KOTA – Siswa SMP Negeri 6 Pekalongan berinisial F (15) sempat dilaporkan dalam kondisi koma setelah mengalami benturan dalam perkelahian dengan sejumlah teman sekolahnya.

F kemudian mendapat perawatan di RSUD Bendan Kota Pekalongan. Dokter Spesialis Bedah Saraf, dr Bair Ginting, memastikan kondisi kesadaran korban kini telah membaik.

Menurut Bair, saat pertama kali masuk rumah sakit, F memang dilaporkan mengalami koma. Tim medis kemudian memberikan penanganan, termasuk obat-obatan dan oksigen.

Setelah beberapa waktu, kesadaran F berangsur pulih meski belum sepenuhnya memiliki kesadaran untuk merespon.

“Sudah mulai sadar kembali dan barusan pun saya periksa, kontaknya sebenarnya sudah cukup baik,” ujar Bair kepada wartawan, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga :  Dari Rumah Tua ke Ruang Ngopi, Bumi Suja Tawarkan Kopi Roastery dan Suasana Hening di Tengah Kota Pekalongan

Dokter juga melakukan pemeriksaan CT scan terhadap kepala korban untuk memastikan vital korban di bagian kepala.

Hasil pemeriksaan tersebut, kata Bair, cukup baik karena tidak ditemukan pendarahan maupun memar di dalam otak.

Adapun informasi mengenai retakan tulang tengkorak disebut masih berkaitan dengan kemungkinan cedera akibat benturan keras.

Menurut dokter, retakan tulang tengkorak bukan hal yang otomatis mengancam jiwa. Risiko yang lebih serius justru muncul apabila terjadi pendarahan di dalam otak.

Baca Juga :  Komplotan Penipu Emas Tertangkap di Hotel Pekalongan, Polisi Sita Perhiasan dan Uang Tunai Ratusan Juta

“Retak tulang tengkorak itu bukan sesuatu yang berbahaya atau bukan sesuatu yang meramalkan jiwa,” katanya.

F masih dalam pemantauan tim medis. Dokter berharap tidak ditemukan cedera fatal akibat benturan yang dialaminya.

Selain hasil foto CT Scan menggambarkan tulang bagian dahi, korban juga dilaporkan mengalami tiga gigi tanggal akibat kekerasan tersebut.

Peristiwa kekerasan tersebut terjadi saat jam istirahat di lingkungan SMP Negeri 6 Pekalongan.

Polisi dan sekolah kini masih melakukan penelusuran terhadap rangkaian kejadian tersebut.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mbah Ubed: NU Harus Tetap Jadi Penjaga Moral, Dinamika Jangan Keluar dari Khittah
Terungkap, Jukir yang Terlibat Keributan di Jalan Hayam Wuruk Bukan Nama dalam Surat Tugas Dishub
Duduk Perkara Siswa SMPN 6 Pekalongan Koma Setelah Dikeroyok Bermula dari Cinta Lama yang Belum Usai
Polisi Memastikan Pendampingan Psikologis dan Keamanan Terhadap F Saat Kembali ke Sekolah
Kasus Siswa SMPN 6 Pekalongan Koma Setelah Berkelahi, Polisi Turun Tangan Cegah Perundungan Susulan dan Balas Dendam
Punya SOP Antikekerasan, SMPN 6 Pekalongan Akui Tak Ada CCTV di Lokasi Perkelahian
Berawal dari Persoalan Teman Wanita di WhatsApp, Siswa SMPN 6 Pekalongan Berkelahi di WC Sekolah Hingga Koma
Siswa SMPN 6 Pekalongan Sempat Koma Usai Dihajar Tiga Teman, Kini Mulai Sadar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:05 WIB

Mbah Ubed: NU Harus Tetap Jadi Penjaga Moral, Dinamika Jangan Keluar dari Khittah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Terungkap, Jukir yang Terlibat Keributan di Jalan Hayam Wuruk Bukan Nama dalam Surat Tugas Dishub

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Duduk Perkara Siswa SMPN 6 Pekalongan Koma Setelah Dikeroyok Bermula dari Cinta Lama yang Belum Usai

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Polisi Memastikan Pendampingan Psikologis dan Keamanan Terhadap F Saat Kembali ke Sekolah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:43 WIB

Kasus Siswa SMPN 6 Pekalongan Koma Setelah Berkelahi, Polisi Turun Tangan Cegah Perundungan Susulan dan Balas Dendam

Berita Terbaru