Tak Mau Kalah, Puluhan Lansia di Kota Pekalongan ini Gelar Upacara Bendera Sendiri di Hari Kemerdekaan

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Barisan lansia warga Komplek Perumahan Podosugih Kota Pekalongan dengan posisi tegap terlihat memberikan penghormatan upacara bendera di Hari Kemerdekaan, Senin (17/8/26). Foto : Istimewa

Barisan lansia warga Komplek Perumahan Podosugih Kota Pekalongan dengan posisi tegap terlihat memberikan penghormatan upacara bendera di Hari Kemerdekaan, Senin (17/8/26). Foto : Istimewa

KANAL KOTA — Lapangan bulu tangkis di lingkungan RW 09 Perumahan Podosugih, Kota Pekalongan, dipenuhi warga lansia. Mereka bukan hendak berolahraga melainkan menggelar upacara bendera Hari Kemerdekaan khusus bagi yang sudah berusia uzur.

Alhasil sebanyak 81 lansia pun terlihat berderet rapi dengan posisi sigap mengikuti upacara memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang tak kalah semangat dari para pemuda komplek perumahan setempat.

Ketua RW 09 Perumahan Podosugih, Aris Setiyadi, mengatakan upacara bendera bagi para lansia tersebut memang sengaja disiapkan dengan konsep seperti pada umumnya

“Hanya saja untuk upacara bendera tahun 2026 ini pesertanya semua para manula dan para pensiunan,” ungkap Aris kepada wartawan, Senin (17/8/2026).

Baca Juga :  Diadang Aparat Gabungan, 150 Mahasiswa AMPERA Pilih Gelar 'Parlemen Jalanan', Berujung Kesepakatan dengan Wali Kota dan DPRD

Tidak hanya jadi peserta, para lansia tersebut juga menjadi petugas upacara bendera kecuali dirigen atau pemimpin lagu.

Bukan tanpa alasan. Aris mengaku posisi dirigen sengaja diberikan kepada warga yang lebih muda karena membutuhkan kemampuan menjaga tempo dan ketukan lagu secara stabil.

“Jadi meski peserta dan petugas upacaranya lansia, akan tetapi bagian dirigen diberikan kepada yang lebih muda. Kalau yang tua nanti ndredeg, ngewel,” ujarnya tertawa.

Menurut Aris, konsep melibatkan warga senior tersebut menjadi bagian dari tradisi yang sudah berjalan di RW 09. Tahun ini merupakan pelaksanaan upacara kemerdekaan yang keenam di lingkungan tersebut.

“Jadi ini sudah menjadi rutinitas di RW 9 untuk mengadakan upacara bendera lansia,” katanya.

Baca Juga :  KPK Kembali Bidik ASN dan Swasta di Pekalongan, 23 Saksi Dijadwalkan Diperiksa di Mapolres Pekalongan Kota

Antusiasme warga pun juga disebut sangat tinggi. Meskipun demikian, pelaksanaan tahun ini harus disesuaikan dengan kondisi anggaran yang terbatas.

“Antusias dari warga sangat-sangat baik sekali. Cuma karena anggaran tahun ini agak dibatasi. Kalau tidak dibatasi, satu warga ini di perumahan hadir semua,” terang Aris.

Ia berharap warga RW 09 terus menjaga kekompakan sehingga lingkungan tempat mereka tinggal tetap berkembang dan memiliki solidaritas yang kuat.

“Harapan kami sih yang pertama adalah jaga kesatuan persatuan di lingkungan sini, kegiatan tujuh belasan tetap eksis dan tetap maju serta solidaritas antarwarga terjaga dengan baik,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mbah Ubed: NU Harus Tetap Jadi Penjaga Moral, Dinamika Jangan Keluar dari Khittah
Terungkap, Jukir yang Terlibat Keributan di Jalan Hayam Wuruk Bukan Nama dalam Surat Tugas Dishub
Duduk Perkara Siswa SMPN 6 Pekalongan Koma Setelah Dikeroyok Bermula dari Cinta Lama yang Belum Usai
Polisi Memastikan Pendampingan Psikologis dan Keamanan Terhadap F Saat Kembali ke Sekolah
Kasus Siswa SMPN 6 Pekalongan Koma Setelah Berkelahi, Polisi Turun Tangan Cegah Perundungan Susulan dan Balas Dendam
Punya SOP Antikekerasan, SMPN 6 Pekalongan Akui Tak Ada CCTV di Lokasi Perkelahian
Berawal dari Persoalan Teman Wanita di WhatsApp, Siswa SMPN 6 Pekalongan Berkelahi di WC Sekolah Hingga Koma
Siswa SMPN 6 Pekalongan Sempat Koma, Dokter Ungkap Hasil CT Scan Kepala Korban
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:04 WIB

Tak Mau Kalah, Puluhan Lansia di Kota Pekalongan ini Gelar Upacara Bendera Sendiri di Hari Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:05 WIB

Mbah Ubed: NU Harus Tetap Jadi Penjaga Moral, Dinamika Jangan Keluar dari Khittah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Terungkap, Jukir yang Terlibat Keributan di Jalan Hayam Wuruk Bukan Nama dalam Surat Tugas Dishub

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Duduk Perkara Siswa SMPN 6 Pekalongan Koma Setelah Dikeroyok Bermula dari Cinta Lama yang Belum Usai

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Polisi Memastikan Pendampingan Psikologis dan Keamanan Terhadap F Saat Kembali ke Sekolah

Berita Terbaru

Banyak klub besar menjadi penguasa domestik di suatu negara, namun dominasi tersebut tidak selalu berasal dari klub besa. Foto : Ilustrasi AI

Olahraga

10 Klub Sepak Bola Penguasa Domestik Negara di Dunia

Senin, 17 Agu 2026 - 07:31 WIB