Prabowo Minta Kepala Daerah Tak Kerahkan Warga Saat Presiden Berkunjung, Biarkan Rakyat Beraktivitas

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Presiden RI Prabowo Subianto mendapat sambutan meriah dari peserta akad massal KPR subsidi di Kabupaten Batang, Kamis (30/7/26).

Presiden RI Prabowo Subianto mendapat sambutan meriah dari peserta akad massal KPR subsidi di Kabupaten Batang, Kamis (30/7/26).

BATANG, KANALPLUS.IDPresiden RI Prabowo Subianto meminta para gubernur, bupati dan wali kota tidak lagi mengerahkan masyarakat dalam jumlah besar untuk menyambut kunjungan kerjanya ke daerah. Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat seharusnya tidak mengganggu aktivitas warga.

Pesan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan usai menyaksikan akad massal 62 ribu KPR subsidi dan KUR Perumahan, dengan lokasi utama di Perumahan Puri Delta City Side, Desa Kaliwareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Kamis (30/7/2026).

Di hadapan para kepala daerah, menteri, serta tamu undangan, Prabowo mengaku senang melihat antusiasme masyarakat yang selalu menyambut setiap kunjungannya. Namun, ia meminta agar antusiasme tersebut tidak diwujudkan dengan mengerahkan warga hingga harus menunggu berjam-jam di bawah terik matahari.

Baca Juga :  Festival Dolanan Anak di Batang Bakal Jadi Kegiatan Ekstrakurikuler Sekolah

“Saya mohon para gubernur dan bupati, kalau saya datang tidak perlu mengerahkan rakyat sebanyak itu. Tidak perlu,” kata Prabowo.

Menurutnya, apabila masyarakat memang ingin menyambut Presiden, biarkan hal itu dilakukan secara sukarela tanpa mengganggu pekerjaan maupun aktivitas sehari-hari.

“Rakyat kalau ingin menyambut saya silakan, tapi jangan dibuat menunggu berjam-jam di panas. Saya tidak tega melihat rakyat harus seperti itu,” ujarnya.

Prabowo menegaskan, ukuran keberhasilan pemerintah bukan ditentukan oleh ramainya penyambutan setiap kunjungan kerja, melainkan dari hasil kerja nyata yang dirasakan masyarakat.

“Yang penting kita bekerja untuk rakyat, itu yang paling penting. Saya yakin rakyat tahu pemerintah yang sekarang bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga :  Haedar Nashir: Idul Adha Bukan Ajang Pamer Sapi, Tapi Alarm Moral Bangsa

Ia juga mengatakan pemerintah tidak memiliki kepentingan lain selain bekerja dan menghadirkan hasil nyata bagi masyarakat, meski saat ini dunia masih dihadapkan pada berbagai tantangan dan ketidakpastian global.

“Kita tidak punya kepentingan lain selain bekerja. Di tengah dunia yang penuh badai, hasil kerja pemerintah harus benar-benar dirasakan rakyat,” katanya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Presiden Prabowo menyaksikan pelaksanaan akad massal 62 ribu KPR subsidi dan KUR Perumahan yang digelar serentak di 175 titik di 372 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Kabupaten Batang menjadi lokasi utama acara dengan menghadirkan 400 debitur secara langsung, terdiri atas 200 penerima KPR subsidi dan 200 penerima KUR Perumahan dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brasil Punya Ratusan Kota Besar, China Dominasi Kota Jutaan Penduduk: Ini Peta Kota Dunia
Muhammadiyah-Malaysia Pererat Hubungan Serumpun, Kerja Sama Pendidikan Jadi Langkah Awal
Sehari Tembus Rp1,18 Miliar, Wastra Pantura Laris di KKI 2026
Haedar Nashir Ingatkan Jangan Sampai Pembangunan Nasional Berganti Arah Setiap Ganti Presiden
Haedar Nashir Dapat Kartu Wartawan Utama Khusus, Dewan Pers Soroti Tantangan Jurnalisme di Era AI
Haedar Nashir Soroti Media Sosial: Dulu Berita Dikurasi, Kini Semua Orang Bisa Merasa Paling Benar
Muktamar XVI Dibuka di Unimus, Tapak Suci Susun Arah Organisasi Menuju Kancah Dunia
Bukan Diserbu Impor, Kemenperin Sebut Turunnya Order Ekspor Jadi Pemicu Ancaman PHK 1.500 Buruh Garmen Jateng

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:12 WIB

Brasil Punya Ratusan Kota Besar, China Dominasi Kota Jutaan Penduduk: Ini Peta Kota Dunia

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Muhammadiyah-Malaysia Pererat Hubungan Serumpun, Kerja Sama Pendidikan Jadi Langkah Awal

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Sehari Tembus Rp1,18 Miliar, Wastra Pantura Laris di KKI 2026

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Haedar Nashir Ingatkan Jangan Sampai Pembangunan Nasional Berganti Arah Setiap Ganti Presiden

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Haedar Nashir Dapat Kartu Wartawan Utama Khusus, Dewan Pers Soroti Tantangan Jurnalisme di Era AI

Berita Terbaru

Lurah Sumbangkulon Agatha Franky Irawan mengungkap kondisi mental panitia karnaval yang terganggu lantaran tekanan dan serangan di media sosial pasca aksi teatrikal yang banyak mendapat hujatan di dunia maya, Selasa (15/9/26).

Pekalongan

Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:41 WIB