Pemuda Depresi Naik Menara BTS di Cilacap, Tim SAR Bujuk Pakai Rokok dan Makanan

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 14:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi Ahmad Yasin (30) pemuda yang diduga depresi turun dari menara BTS setinggi 75 meter di Desa Panikel setelah dibujuk rokok dan makanan, Kamis (10/9/26). Foto: Ilustrasi AI

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi Ahmad Yasin (30) pemuda yang diduga depresi turun dari menara BTS setinggi 75 meter di Desa Panikel setelah dibujuk rokok dan makanan, Kamis (10/9/26). Foto: Ilustrasi AI

KANAL PERISTIWA – Tim SAR gabungan dibuat repot oleh ulah pemuda yang diduga depresi usai naik ke atas menara BTS setinggi sekitar 75 meter di Desa Panikel, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap.

Pria bernama Ahmad Nuryasin (30) itu diketahui sudah berada di puncak menara sejak pukul 07.30 WIB, Kamis (10/9/2026). Petugas membutuhkan waktu untuk membujuknya turun hingga akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat.

Koordinator Tim SAR Gabungan, Supriadi, mengatakan petugas memilih pendekatan lantaran kondisi Ahmad saat berada di atas menara cukup sulit untuk diajak turun secara langsung.

“Untuk upaya penyelamatan anak yang naik ke atas tower kita lakukan dengan cara bujuk rayu dari bawah. Akhirnya dia bersedia turun,” kata Supriadi.

Baca Juga :  Warga Sebut Sapari Enam Kali Kambuh dan Serang Keluarga dengan Pisau Hingga Sebabkan Kematian

Sebelum turun, petugas sempat melakukan negosiasi dan komunikasi dengan yang bersangkutan. Bahkan, kakaknya didatangkan ke lokasi untuk ikut membujuk agar Ahmad bersedia turun dari menara.

Setelah proses komunikasi berlangsung, petugas akhirnya menemukan cara yang membuat Ahmad lebih tenang dengan memberinya rokok dan makanan.

“Setelah diberi rokok dan makanan, Ahmad berangsur tenang dan sudah bisa kita tolong turun ke bawah lagi,” ujar Supriadi.

Setelah Ahmad bersedia turun, proses evakuasi dilakukan hingga ia berhasil dibawa ke tempat aman sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga :  Hari Keempat Pencarian Nelayan Pemalang di Perairan Asemdoyong Belum Ungkap Keberadaan Toto

Mengenai alasan Ahmad naik ke tower, Supriadi mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti.

Namun, berdasarkan informasi yang diterima tim, Ahmad diduga mengalami gangguan mental. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan tindakannya naik ke tower.

“Wah, ini masih kurang tahu karena Saudara Ahmad adalah ODGJ ya. Jadi, mungkin karena mentalnya yang agak terganggu, jadi punya pikiran begitu,” ungkapnya.

Operasi SAR kemudian diusulkan ditutup sekitar pukul 13.15 WIB setelah Ahmad berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi
Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin
Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal
SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga
Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan
Sehari Usai Disidak, Pabrik Bata Ringan di Banyumas Kembali Produksi
Rafas, Atlet Cilik Banjarnegara Bidik Timnas Usai Sabet Emas Tenis POPDA Jateng
Festival Kopi DCF 2026 Bukukan Kontrak Pesanan Rp15 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi

Senin, 28 September 2026 - 17:20 WIB

Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:39 WIB

Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal

Jumat, 18 September 2026 - 07:34 WIB

SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga

Selasa, 15 September 2026 - 06:10 WIB

Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan

Berita Terbaru