Batang Jadi Mesin Investasi Eks Karesidenan Pekalongan, Komitmen Investor Tembus Rp55 Triliun

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 05:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kepala BI Tegal Bimala memaparkan realisasi investasi di Kabupaten Batang jadi mesin pertumbuhan ekonomi di wilayah Eks Karesidenan Pekalongan, Kamis (13/8/26).

Kepala BI Tegal Bimala memaparkan realisasi investasi di Kabupaten Batang jadi mesin pertumbuhan ekonomi di wilayah Eks Karesidenan Pekalongan, Kamis (13/8/26).

KANAL KOTAKabupaten Batang semakin menonjol sebagai motor investasi di wilayah Eks-Karesidenan Pekalongan. Bank Indonesia (BI)  Tegal mencatat realisasi investasi di Batang mencapai Rp3,88 triliun.

Nilai tersebut menjadi bagian penting dari total realisasi investasi wilayah Eks-Karesidenan Pekalongan yang mencapai Rp7,56 triliun.

Kepala Perwakilan BI Tegal, Bimala, mengatakan Batang mengalami perkembangan pesat karena keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.

“Batang mencatat perkembangan yang pesat karena menjadi pusat investasi di Jawa Tengah dengan adanya KEK Industri Terpadu Batang,” kata Bimala saat media briefing di Hotel Amandaru, Kota Pekalongan, Kamis (13/8/2026).

Menurut Bimala, daya tarik investasi di Batang semakin terlihat dari jumlah tenant yang masuk ke kawasan tersebut.

Baca Juga :  BI Tegal Luncurkan Sekolah Lapang Iklim Kopi di Pekalongan, Dorong Ekspor dan Kualitas Petani

Saat ini tercatat 41 tenant telah masuk dengan total komitmen investasi mencapai lebih dari Rp55 triliun.

Investasi tersebut berasal dari berbagai sektor industri. Tidak hanya industri manufaktur, sektor yang masuk juga mencakup alas kaki, kaca, energi baru, kesehatan, furnitur hingga data center.

Perkembangan investasi di Batang menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi Eks-Karesidenan Pekalongan yang mencapai 6,01 persen.

Pertumbuhan tersebut bahkan tercatat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah dan nasional.

Bimala mengatakan investasi kini menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tertinggi di kawasan tersebut, meskipun konsumsi rumah tangga masih menjadi kontributor utama perekonomian.

Baca Juga :  Hampir 30 Tahun Jualan Laptop, ELS.ID Perluas Jaringan ke Pekalongan

Dampak investasi juga terlihat dari penyerapan tenaga kerja. Secara keseluruhan, investasi di wilayah Eks-Karesidenan Pekalongan telah menyerap hampir 19.000 tenaga kerja. Jumlah tersebut setara sekitar 20,6 persen dari total penyerapan tenaga kerja di Jawa Tengah.

BI menilai perkembangan investasi tersebut perlu terus diikuti dengan penguatan kualitas sumber daya manusia dan ekosistem ekonomi daerah agar pertumbuhan investasi memberikan dampak lebih luas terhadap masyarakat.

Dengan masuknya industri baru, kawasan Batang kini tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan baru di wilayah Pantura Barat Jawa Tengah, tetapi juga menjadi salah satu titik penting dalam peta investasi provinsi.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hampir 30 Tahun Jualan Laptop, ELS.ID Perluas Jaringan ke Pekalongan
QRIS Makin Menjamur, Eks Karesidenan Pekalongan Catat 723 Ribu Merchant hingga Mei 2026
Brebes Jadi Andalan Pasokan Bawang Merah, BI Tegal Gandeng Riau
Investasi di Eks Karesidenan Pekalongan Serap Hampir 19 Ribu Tenaga Kerja
Empat Hari Dibuka, El Chicken Berbasis Zakat Mulai Diserbu Pembeli di Pekalongan
Sertifikat Diduga Palsu, Impor 24 Ton Kedelai China untuk Bahan Suplemen Diet Disetop di Pelabuhan Tanjung Emas
Investasi Batang Tembus Rp6,19 Triliun Semester I 2026, PMA Mendominasi dan Serap 5.396 Pekerja
ID FOOD Bidik Ekspor Udang Rp218,5 Miliar, Amerika Serikat Jadi Pasar Utama
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:10 WIB

Hampir 30 Tahun Jualan Laptop, ELS.ID Perluas Jaringan ke Pekalongan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:16 WIB

QRIS Makin Menjamur, Eks Karesidenan Pekalongan Catat 723 Ribu Merchant hingga Mei 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Brebes Jadi Andalan Pasokan Bawang Merah, BI Tegal Gandeng Riau

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:16 WIB

Investasi di Eks Karesidenan Pekalongan Serap Hampir 19 Ribu Tenaga Kerja

Jumat, 14 Agustus 2026 - 05:36 WIB

Batang Jadi Mesin Investasi Eks Karesidenan Pekalongan, Komitmen Investor Tembus Rp55 Triliun

Berita Terbaru