KANAL KOTA – Kabupaten Brebes semakin diperkuat sebagai salah satu pusat pasokan bawang merah untuk daerah lain di Indonesia. Bank Indonesia (BI) Tegal bersama Pemerintah Kabupaten Brebes telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Riau untuk mendukung pasokan bawang merah ke wilayah tersebut.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bimala, mengatakan kerja sama tersebut dilakukan untuk memperkuat kelancaran distribusi pangan sekaligus memperluas pasar produk pertanian Brebes.
“Brebes ini menjadi pusat produksi bawang merah secara nasional. Jadi kami kemarin melakukan MoU dengan Pemerintah Provinsi Riau dari Pemerintah Kabupaten Brebes untuk melakukan pasokan di sana,” kata Bimala di Kota Pekalongan, Kamis (13/8/2026).
Kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi melalui penguatan rantai pasok antardaerah.
Menurut Bimala, Brebes memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu sentra utama produksi bawang merah nasional.
Dengan adanya kerja sama antardaerah, produksi bawang merah Brebes diharapkan dapat disalurkan ke wilayah yang membutuhkan secara lebih terencana.
BI Tegal juga terus mendorong kerja sama perdagangan antardaerah atau KAD untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus mengurangi potensi gejolak harga pangan.
Selain bawang merah, BI Tegal melakukan pendampingan terhadap sejumlah kelompok tani dengan komoditas beras, jagung, hortikultura, bawang putih dan cabai.
Hingga Agustus 2026, jumlah kelompok tani yang mendapat pendampingan telah mencapai sekitar 20 kelompok, sama dengan jumlah kelompok yang didampingi sepanjang 2025, dan masih akan diperluas.
Penguatan produksi dan distribusi tersebut menjadi penting karena stabilitas harga menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi di wilayah Eks-Karesidenan Pekalongan.
Pada Juli 2026, inflasi wilayah tersebut tercatat sebesar 2,62 persen secara tahunan.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












