Prabowo Minta Pemerintah Hemat dan Tutup Kebocoran Anggaran Hadapi Ketidakpastian Global

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Di hadapan menteri kabinet, gubernur, walikota dan bupati serta BUMN disaksikan peserta akad massal KPR subsidi, Presiden RI Prabowo Subianto meminta jajaran pemerintah tutup kebocoran anggaran di tengah situasi global yang dinilai penuh ketidakpastian, Kamis (30/7/26).

Di hadapan menteri kabinet, gubernur, walikota dan bupati serta BUMN disaksikan peserta akad massal KPR subsidi, Presiden RI Prabowo Subianto meminta jajaran pemerintah tutup kebocoran anggaran di tengah situasi global yang dinilai penuh ketidakpastian, Kamis (30/7/26).

BATANG, KANALPLUS.IDPresiden RI Prabowo Subianto mengingatkan seluruh jajaran pemerintah agar memperketat efisiensi anggaran dan menutup berbagai kebocoran keuangan negara sebagai langkah menghadapi situasi global yang masih penuh ketidakpastian.

Pesan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan usai menghadiri akad massal 62 ribu KPR subsidi dan KUR Perumahan, dengan lokasi utama di Perumahan Puri Delta City Side, Desa Kaliwareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Kamis (30/7/2026).

Prabowo mengatakan kondisi dunia saat ini masih dibayangi berbagai krisis dan konflik yang berpotensi memengaruhi perekonomian setiap negara. Karena itu, Indonesia harus memperkuat fondasi ekonomi dengan mengelola keuangan negara secara lebih disiplin.

Baca Juga :  Ditemukan Meninggal Tak Wajar, Pegawai Lapas di Batang Diduga Terjerat Pinjol dan Judol

“Kita harus lebih efisien, kita harus lebih hemat, kita harus lebih teliti, dan kita harus menutup semua kebocoran,” tegas Prabowo.

Menurutnya, pengelolaan anggaran yang baik menjadi kunci agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global tanpa mengganggu program-program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Meski dunia sedang menghadapi ketidakpastian, Prabowo optimistis Indonesia memiliki modal besar untuk tetap tumbuh karena didukung sumber daya alam yang melimpah.

“Kita bersyukur potensi kita sangat besar. Sumber daya kita sangat besar, tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Dari Madrasah ke 24 Kampus Dunia, Kisah Valzan Jadi Sorotan di Hardiknas 2026

Ia juga menegaskan pemerintah akan terus memprioritaskan penyelesaian persoalan-persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, termasuk penyediaan perumahan, ketahanan pangan, energi, hingga penciptaan lapangan kerja melalui industrialisasi.

“Kita harus menyelesaikan masalah-masalah kerakyatan yang masih tersisa. Saya percaya kita bisa mengatasinya, sekecil apa pun masalah itu, kita selesaikan dengan cara-cara yang baik,” katanya.

Prabowo menambahkan pemerintah saat ini tidak memiliki agenda lain selain bekerja untuk kepentingan rakyat.

“Yang penting kita bekerja untuk rakyat. Saya yakin rakyat tahu pemerintah yang sekarang bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia. Kita tidak punya kepentingan lain selain bekerja untuk rakyat,” ucapnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brasil Punya Ratusan Kota Besar, China Dominasi Kota Jutaan Penduduk: Ini Peta Kota Dunia
Muhammadiyah-Malaysia Pererat Hubungan Serumpun, Kerja Sama Pendidikan Jadi Langkah Awal
Sehari Tembus Rp1,18 Miliar, Wastra Pantura Laris di KKI 2026
Haedar Nashir Ingatkan Jangan Sampai Pembangunan Nasional Berganti Arah Setiap Ganti Presiden
Haedar Nashir Dapat Kartu Wartawan Utama Khusus, Dewan Pers Soroti Tantangan Jurnalisme di Era AI
Haedar Nashir Soroti Media Sosial: Dulu Berita Dikurasi, Kini Semua Orang Bisa Merasa Paling Benar
Muktamar XVI Dibuka di Unimus, Tapak Suci Susun Arah Organisasi Menuju Kancah Dunia
Bukan Diserbu Impor, Kemenperin Sebut Turunnya Order Ekspor Jadi Pemicu Ancaman PHK 1.500 Buruh Garmen Jateng

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:12 WIB

Brasil Punya Ratusan Kota Besar, China Dominasi Kota Jutaan Penduduk: Ini Peta Kota Dunia

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Muhammadiyah-Malaysia Pererat Hubungan Serumpun, Kerja Sama Pendidikan Jadi Langkah Awal

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Sehari Tembus Rp1,18 Miliar, Wastra Pantura Laris di KKI 2026

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Haedar Nashir Ingatkan Jangan Sampai Pembangunan Nasional Berganti Arah Setiap Ganti Presiden

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Haedar Nashir Dapat Kartu Wartawan Utama Khusus, Dewan Pers Soroti Tantangan Jurnalisme di Era AI

Berita Terbaru

Lurah Sumbangkulon Agatha Franky Irawan mengungkap kondisi mental panitia karnaval yang terganggu lantaran tekanan dan serangan di media sosial pasca aksi teatrikal yang banyak mendapat hujatan di dunia maya, Selasa (15/9/26).

Pekalongan

Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:41 WIB