Baru Dibangun, Koperasi Desa Merah Putih di Batang Sudah Dibobol Maling, Kabel Penangkal Petir hingga Blower AC Digondol

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Dua pelaku pencurian kabel tembaga dan AC Blower di dua lokasi KDMP di Batang ditetapkan tersangka, Jumat (19/6/26). Foto : Istimewa

Dua pelaku pencurian kabel tembaga dan AC Blower di dua lokasi KDMP di Batang ditetapkan tersangka, Jumat (19/6/26). Foto : Istimewa

BATANG, KANALPLUS.ID – Bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang baru berdiri di Kabupaten Batang justru menjadi sasaran pencurian sebelum sepenuhnya beroperasi. Satreskrim Polres Batang bergerak cepat dan berhasil mengungkap kasus tersebut dengan menangkap tiga orang pelaku yang diduga beraksi di dua lokasi berbeda.

Kapolres Batang AKBP Veronica mengatakan pengungkapan ini berawal dari laporan pencurian kabel tembaga penangkal petir di Gedung KDMP Desa Sukomangli, Kecamatan Reban.

“Kami telah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan berupa kabel tembaga penangkal petir serta dua unit blower AC di dua Gedung KDMP, yakni di Desa Sukomangli, Kecamatan Reban, dan Desa Bawang, Kecamatan Bawang,” ujar AKBP Veronica dalam pesan tertulisnya, Jumat (19/6/2026).

Kasus tersebut pertama kali diketahui pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, Babinsa Desa Sukomangli, Akhmad Dakhroni, mendapati pipa pelindung instalasi penangkal petir dalam kondisi terlepas.

Baca Juga :  Korban Kebakaran Perumahan BRD Kota Pekalongan, Empat Orang Terluka Termasuk Balita

Setelah dilakukan pengecekan bersama perangkat desa, kabel tembaga sepanjang sekitar 50 meter yang sebelumnya terpasang di dalam pipa tersebut ternyata telah raib. Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polres Batang untuk dilakukan penyelidikan.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap tiga orang tersangka, yakni Supradi alias Timbul, warga Kota Pekalongan, Hotman Simamora alias Aceh, warga Kota Pekalongan, serta Wanto alias Gundul, yang juga berasal dari Kota Pekalongan.

“Dari hasil penyelidikan, identitas para pelaku berhasil diketahui dan dilakukan penangkapan. Para pelaku mengakui perbuatannya sehingga proses hukum dilanjutkan,” kata Veronica.

Tidak hanya menyasar kabel penangkal petir, ketiga tersangka juga diduga mencuri dua unit blower AC merek FLiFE yang terpasang di gedung koperasi. Aksi tersebut dilakukan dengan memotong kabel menggunakan tang dan melepas blower AC memakai kunci pas.

Baca Juga :  Brebes Jadi Andalan Pasokan Bawang Merah, BI Tegal Gandeng Riau

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil Toyota Avanza hitam, tangga teleskop sepanjang 4,2 meter, linggis, beberapa tang, kunci pas, kabel tembaga hasil curian sepanjang sekitar 16 meter, serta dua unit blower AC, salah satunya dalam kondisi sudah dibongkar.

Ketiga tersangka kini telah diamankan di Polres Batang dan dijerat Pasal 477 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pencurian dengan pemberatan.

AKBP Veronica menegaskan penyidik masih melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke jaksa penuntut umum. Selain menahan para tersangka, Satreskrim Polres Batang juga terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam aksi pencurian yang menyasar fasilitas umum yang belum lama dibangun tersebut.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri
Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita
Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari
Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis
Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma
Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari
Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri
Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita

Selasa, 15 September 2026 - 13:31 WIB

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis

Sabtu, 12 September 2026 - 07:50 WIB

Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma

Berita Terbaru

Ratusan kelompok atau suku yang mendiami di sudut terpencil di bumi memilih hidup menjauh dari peradaban dan menutup diri dari dunia luar. Foto: Ilustrasi AI

Humaniora

Suku-Suku yang Masih Memilih Terisolasi dari Peradaban

Minggu, 18 Okt 2026 - 06:10 WIB

Pemandangan menakjubkan kepulauan British Island di Karibia yang menjadi salah satu destinasi wisata termahal di dunia. Foto: Ilustrasi AI

Wisata

10 Destinasi Wisata Termahal di Dunia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:10 WIB