Viral Pasangan Sejenis Digerebek Warga di Pemalang Berujung Tanda Tangan Pernyataan dan Permintaan Maaf

Selasa, 7 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pasangan sejenis yang digrebek warga menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan yang sama dan meminta maaf dalam vidio yang tersebar luas di media sosial, Selasa (7/7/26). Foto : Istimewa

Dua pasangan sejenis yang digrebek warga menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan yang sama dan meminta maaf dalam vidio yang tersebar luas di media sosial, Selasa (7/7/26). Foto : Istimewa

PEMALANG, KANALPLUS.ID – Viral video penggerebekan dua pria di sebuah rumah kos di Dusun Serdari, Desa Purwoharjo, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, menjadi perhatian pemerintah kecamatan. Camat Comal M Maksum mengingatkan warga agar tidak mengambil tindakan sendiri saat menemukan persoalan yang dianggap mengganggu ketertiban lingkungan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (5/7/2026). Dalam video yang beredar di media sosial, sejumlah warga tampak mendatangi sebuah kamar kos dan mengeluarkan dua pria dari dalam bangunan.

Salah satu pria dalam rekaman terlihat mengenakan pakaian serta riasan menyerupai perempuan. Keduanya kemudian diminta menyampaikan permintaan maaf di hadapan warga sebelum akhirnya diamankan ke kantor polisi.

Pengamanan dilakukan untuk mencegah situasi berkembang menjadi tindakan kekerasan maupun aksi main hakim sendiri. Informasi awal menyebut, warga mendatangi lokasi setelah muncul dugaan aktivitas di kamar kos yang dianggap meresahkan dan tidak sesuai dengan norma yang dijunjung masyarakat setempat.

Baca Juga :  Satu Keluarga Lolos dari Maut Saat Batu Raksasa Hantam Rumah di Watukumpul Pemalang

Maksum mengatakan, peristiwa tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bersama bagi keluarga, lingkungan RT, hingga tokoh masyarakat. Ia menilai pembinaan dan ruang aktivitas positif di lingkungan warga perlu diperkuat agar persoalan sosial tidak berulang.

“Peran keluarga menjadi benteng terdepan, dengan mendorong agar berkegiatan positif, seperti memperdalam ilmu agama dan pengajian,” kata Maksum kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).

Selain keluarga, ia mendorong komunitas warga dan tokoh masyarakat menghidupkan kembali kegiatan sosial di tingkat lingkungan. Aktivitas kepemudaan, termasuk karang taruna di RT, menurutnya dapat menjadi ruang interaksi yang lebih sehat dan produktif bagi warga.

Baca Juga :  Latihan Dayung di Sungai Laes Berujung Tragedi, Satu Atlet PODSI Pemalang Ditemukan Meninggal

“Komunitas dan peran tokoh masyarakat juga perlu didorong. Kegiatan karang taruna di RT dapat diaktifkan kembali untuk saling berinteraksi secara positif,” ujarnya.

Maksum menambahkan, upaya menjaga ketertiban tidak cukup hanya mengandalkan respons spontan saat masalah muncul. Pencegahan perlu dibangun melalui komunikasi warga, penguatan kegiatan sosial dan keagamaan, serta koordinasi dengan aparat apabila ditemukan persoalan yang berpotensi memicu gangguan keamanan.

Ia meminta masyarakat tetap menjaga situasi kondusif dan menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian maupun pihak berwenang agar prosesnya berjalan sesuai aturan.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

Curhat dan Minta Bantuan ke Satpol PP, Perempuan di Pemalang Mengaku Jadi Korban Dugaan Pelecehan Pacar
Bullying hingga Kecelakaan Pelajar Jadi Sorotan MPLS di Pemalang, Polisi Turun Langsung ke Sekolah
30 Desa di Pemalang Alami Kekeringan, Lebih dari 93 Ribu Warga Kini Andalkan Pasokan Air Bersih
Enam Bulan Pacabanjir Bandang di Pemalang, Desa Penakir Bangkit dan Kembali Hijau
Enam Bulan Pascabanjir Bandang, Ahmad Nur Faizin Akhirnya Kembali Punya Rumah Berkat Gotong Royong Muhammadiyah Pemalang
Diduga Hindari Kucing, Truk Bermuatan Bir Terguling di Pantura Pemalang
MDMC Pemalang Kembali Targetkan Salurkan 1 Juta Liter Air Bersih Bantu Warga Terdampak Kekeringan
93 Ribu KK di Tujuh Kecamatan di Pemalang Terdampak Kekeringan, Dropping Air Tembus 100 Ribu Liter per Hari

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:59

Curhat dan Minta Bantuan ke Satpol PP, Perempuan di Pemalang Mengaku Jadi Korban Dugaan Pelecehan Pacar

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:22

Bullying hingga Kecelakaan Pelajar Jadi Sorotan MPLS di Pemalang, Polisi Turun Langsung ke Sekolah

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:01

30 Desa di Pemalang Alami Kekeringan, Lebih dari 93 Ribu Warga Kini Andalkan Pasokan Air Bersih

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:24

Enam Bulan Pacabanjir Bandang di Pemalang, Desa Penakir Bangkit dan Kembali Hijau

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:52

Enam Bulan Pascabanjir Bandang, Ahmad Nur Faizin Akhirnya Kembali Punya Rumah Berkat Gotong Royong Muhammadiyah Pemalang

Berita Terbaru