KOTA PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Puluhan nasabah mendatangi rumah Ketua BMT Mitra Umat Pekalongan di Gang 3B, Kelurahan Krapyak, Kecamatan Pekalongan Utara. Nasabah menuntut pengembalian dana tabungan dan deposito yang disebut telah macet selama sekitar dua tahun terakhir.
Aksi massa tersebut sempat menjadi perhatian warga sekitar karena di lokasi juga tampak aparat kepolisian berjaga untuk mengantisipasi gangguan keamanan.
Lurah Krapyak, Banar Budi Raharjo, membenarkan adanya aksi warga yang mendatangi rumah Ketua BMT Mitra Umat, Zainudin.
Menurutnya, aksi serupa sudah beberapa kali terjadi, namun jumlah massa kali ini disebut paling banyak dibanding sebelumnya.
“Sudah dua sampai tiga kali didatangi. Yang sekarang ini lebih banyak massanya. Tuntutannya tetap sama, pengembalian tabungan dan deposito,” katanya saat dihubungi kanalplus.id, Minggu (24/5/2026).
Ia menjelaskan, sebelumnya aksi warga juga pernah dilakukan dengan pendampingan pengacara dan sempat melakukan mediasi di kelurahan. Namun hingga kini persoalan pengembalian dana nasabah belum juga tuntas.
Meski berlangsung hingga malam hari, Banar memastikan situasi masih terkendali dan tidak terjadi aksi perusakan.
“Untuk sementara belum ada tindakan anarkis atau perusakan,” ujarnya.
Banar juga menyebut Ketua BMT Mitra Umat sempat menemui massa yang datang ke rumahnya.
Sementara itu, Kapolsek Pekalongan Utara, Kompol Miyardi, juga membenarkan adanya aksi massa nasabah di rumah Ketua BMT Mitra Umat yang berada di wilayah Kelurahan Krapyak.
Menurutnya, aksi berlangsung sejak sore hingga malam hari sebelum massa berangsur membubarkan diri.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, aparat kepolisian dari tim Sabhara Polres Pekalongan Kota diterjunkan ke lokasi pengamanan.
Hingga malam hari, kondisi di lokasi dilaporkan berangsur kondusif meski sejumlah nasabah masih berharap ada kepastian terkait pengembalian simpanan mereka yang belum cair selama tiga tahun terakhir.
Di sisi lain, kuasa hukum dari Ketua BMT Mitra Umat, Bayu Agung Pribadi menambahkan bahwa kliennya sudah menandatangani kesepakatan dengan nasabah.
“Jadi besok Senin akan ada pertemuan antara kedua pihak untuk teknis penyelesaiannya,” tutupnya.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD









