Godaan Rp15 Juta Bisa Hancurkan Karier Wasit, Ini Peringatan untuk Calon Pengadil Renang

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

puluhan calon wasit dari berbagai daerah mengikuti pelatihan menjadi juru pengadil yang digelar di Kabupaten Batang, Jumat (31/7/26).

puluhan calon wasit dari berbagai daerah mengikuti pelatihan menjadi juru pengadil yang digelar di Kabupaten Batang, Jumat (31/7/26).

BATANG, KANALPLUS.ID – Menjadi wasit olahraga bukan sekadar memahami aturan pertandingan. Di balik peluit yang ditiup, ada godaan uang hingga puluhan juta rupiah yang bisa menghancurkan karier dan integritas seorang pengadil.

Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Batang Suyono kepada 34 peserta Pelatihan Perwasitan Renang Kategori C/Madya Tingkat Jawa Tengah di Desa Pasekaran, Kabupaten Batang, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, kemampuan teknis saja tidak cukup. Seorang wasit juga dituntut memiliki integritas agar tidak mudah tergoda oleh kepentingan tertentu saat memimpin pertandingan.

“Maka datanglah orang yang menawarkan uang Rp10 juta, bahkan Rp15 juta. Ketika itu diterima, maka akan meruntuhkan integritas Anda, yang seharusnya menjadi wasit yang profesional,” kata Suyono.

Ia mengingatkan, keputusan seorang wasit harus lahir dari kejujuran, bukan karena tekanan ataupun imbalan.

Baca Juga :  Program MBG Bisa Jadi Pasar Baru UMKM Batang, Investor Mulai Melirik Potensi Daerah

“Jadilah wasit yang berintegritas, mengikuti kata hati dengan kejujuran. Karena semua keputusan tidak hanya dipertanggungjawabkan di dunia, tetapi juga di akhirat,” ujarnya.

Selain menjaga integritas, Suyono menilai profesi wasit kini memiliki peluang yang semakin terbuka seiring berkembangnya dunia olahraga dan era digital.

Menurutnya, wasit yang memiliki kompetensi dan rekam jejak baik dapat dipercaya memimpin berbagai kejuaraan di luar daerah, bahkan tingkat nasional.

“Kalau bekerja secara profesional, peluang itu terbuka. Bisa diundang memimpin pertandingan di berbagai daerah. Tiket, transportasi hingga akomodasi disiapkan penyelenggara. Tapi itu hanya bisa diraih kalau memiliki kualitas dan reputasi,” katanya.

Pelatihan tersebut diikuti 34 peserta dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta berusia 19 hingga 45 tahun. Mereka mendapatkan pembekalan mengenai regulasi pertandingan, manajemen kompetisi, hingga tugas 18 perangkat pertandingan dalam cabang olahraga renang.

Baca Juga :  Bukan Brasil atau Inggris, Ini Negara dengan Klub Sepak Bola Profesional Terbanyak di Dunia

Ketua Harian PRSI/Akuatik Batang, Tisna Zuhri Madina, mengatakan pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perwasitan.

Saat ini Kabupaten Batang telah memiliki sekitar 60 wasit dan juri renang, termasuk tiga wasit berlisensi nasional. Para peserta yang lulus lisensi C nantinya akan langsung diterjunkan pada sejumlah kejuaraan daerah, termasuk Bupati Cup Batang 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

Ketua KONI Batang Teguh Supriyatno menambahkan, keberhasilan sebuah kejuaraan tidak hanya ditentukan atlet dan pelatih, tetapi juga perangkat pertandingan yang mampu menjalankan tugas secara adil dan profesional.

Menurutnya, keberadaan wasit yang memahami aturan sekaligus memiliki integritas merupakan salah satu kunci lahirnya kompetisi yang berkualitas.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiket Rp15 Ribu, Java United Ajak Warga Jateng Ramaikan Laga Perdana di Jatidiri
Diramaikan Atlet Nasional, Industropolis Run 2026 Cuma Buka 2.626 Slot Peserta
Lari Estafet Obor Comal 2026 Makin Ramai, Pemkab Pemalang Siapkan Naik Kelas Jadi Event Kabupaten
10 Klub Sepak Bola Penguasa Domestik Negara di Dunia
Bukan Brasil atau Inggris, Ini Negara dengan Klub Sepak Bola Profesional Terbanyak di Dunia
Bukan Brasil atau Jerman, Ini Negara dengan Pemain Sepak Bola Profesional Terbanyak di Dunia
Tak Banyak Disorot, Ini Deretan Mesin Gol dari Kasta Bawah Sepak Bola Indonesia
Bukan Ronaldo atau Haaland, Ini Deretan Mesin Gol di Sepak Bola Amatir

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 06:35 WIB

Tiket Rp15 Ribu, Java United Ajak Warga Jateng Ramaikan Laga Perdana di Jatidiri

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Diramaikan Atlet Nasional, Industropolis Run 2026 Cuma Buka 2.626 Slot Peserta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Lari Estafet Obor Comal 2026 Makin Ramai, Pemkab Pemalang Siapkan Naik Kelas Jadi Event Kabupaten

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:31 WIB

10 Klub Sepak Bola Penguasa Domestik Negara di Dunia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Bukan Brasil atau Inggris, Ini Negara dengan Klub Sepak Bola Profesional Terbanyak di Dunia

Berita Terbaru