Boarding Kereta di Stasiun Pekalongan Kini Makin Cepat, 123 Ribu Penumpang Beralih ke Scan Wajah

Jumat, 24 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Teknologi Face Recognition Boarding Gate atau pengenalan wajah saat boarding pass di Stasiun Pekalongan makin marak dan populer hingga tembus 123 ribu penumpang, Jumat (24/7/26). Foto : Istimewa

Teknologi Face Recognition Boarding Gate atau pengenalan wajah saat boarding pass di Stasiun Pekalongan makin marak dan populer hingga tembus 123 ribu penumpang, Jumat (24/7/26). Foto : Istimewa

KOTA PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Semakin banyak penumpang kereta api di Stasiun Pekalongan meninggalkan cara boarding konvensional. Hingga Juli 2026, lebih dari 123 ribu pelanggan memilih menggunakan teknologi Face Recognition Boarding Gate, sehingga tak lagi perlu menunjukkan KTP atau mencetak boarding pass sebelum naik kereta.

Perubahan kebiasaan penumpang tersebut terlihat dari data PT KAI Daop 4 Semarang. Selama Januari hingga Juli 2026, sebanyak 123.931 pelanggan kereta api jarak jauh telah memanfaatkan layanan Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Pekalongan.

Jumlah itu naik 2.242 pengguna atau sekitar 1,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 121.689 pelanggan.

Teknologi pengenalan wajah ini memungkinkan penumpang yang telah melakukan registrasi cukup memindai wajah di pintu boarding untuk proses verifikasi. Dengan sistem tersebut, penumpang tidak perlu lagi menunjukkan kartu identitas maupun boarding pass cetak.

Baca Juga :  Food Bank Pekalongan Bidik Distribusi 2.000 Porsi Makanan per Hari untuk Warga Rentan

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan peningkatan jumlah pengguna menunjukkan masyarakat mulai terbiasa memanfaatkan layanan digital saat menggunakan transportasi kereta api.

“Face Recognition Boarding Gate memberikan kemudahan nyata bagi pelanggan. Proses boarding menjadi lebih cepat dan praktis, sementara penggunaan kertas juga dapat ditekan secara signifikan,” kata Luqman dalam siaran persnya, Jumat (24/7/2026).

Selain mempercepat antrean menuju peron, penggunaan teknologi tersebut juga berdampak pada pengurangan penggunaan kertas untuk boarding pass. Menurut KAI, sepanjang tujuh bulan pertama 2026, layanan tersebut membantu mengurangi kebutuhan pencetakan tiket fisik sehingga operasional menjadi lebih efisien.

Baca Juga :  Dijanjikan Bisa Jualan di Gedung Bakorwil saat Acara Gubernur Jateng, Puluhan UMKM di Kota Pekalongan Malah Kehilangan Rp60 Juta

Luqman menyebut semakin banyak pelanggan menggunakan boarding digital, semakin besar pula efisiensi yang diperoleh, baik dari sisi pelayanan maupun penggunaan sumber daya.

“Setiap pelanggan yang memilih boarding digital ikut membantu mengurangi konsumsi material secara bertahap sekaligus mempercepat alur pelayanan di stasiun,” ujarnya.

KAI Daop 4 Semarang memastikan pengembangan layanan berbasis teknologi akan terus dilakukan sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada penumpang.

“Jadi digitalisasi layanan tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih praktis sekaligus mendukung operasional transportasi yang semakin efisien di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

Dari Sekolah Iklim hingga Media Sosial, Strategi BI Tegal Naikkan Kelas UMKM dan Petani Lokal
BI Tegal Masukkan Materi Cinta Rupiah ke SD-SMP, Edukasi Ekonomi Dimulai Sejak Bangku Sekolah
KNTI Usul Sistem Peringatan Dini Cuaca Real Time untuk Nelayan, Dinilai Lebih Efektif daripada Bendera
Touring Nelayan ke Istana Batal, Presiden Tetapkan Harga BBM Khusus Rp15 Ribu per Liter
Menulis Bukan Ospek, 321 Siswa Baru SMAN 1 Pekalongan Awali MPLS dengan Menanam 1.000 Mangrove
Dua Dekade Menemani MPLS di SMPN 1 Pekalongan, Guru Ini Saksikan Perubahan dari Ceramah ke Permainan Interaktif
Serunya Jurnalis Mengajar di MPLS SMPN 1 Pekalongan Bekali Siswa Tangkal Hoaks
Pemkot Pekalongan Fasilitasi Kolaborasi Food Bank dan SPPG, Selamatkan Pangan Berlebih untuk Warga Rentan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:49

Boarding Kereta di Stasiun Pekalongan Kini Makin Cepat, 123 Ribu Penumpang Beralih ke Scan Wajah

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:12

Dari Sekolah Iklim hingga Media Sosial, Strategi BI Tegal Naikkan Kelas UMKM dan Petani Lokal

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:44

BI Tegal Masukkan Materi Cinta Rupiah ke SD-SMP, Edukasi Ekonomi Dimulai Sejak Bangku Sekolah

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:12

KNTI Usul Sistem Peringatan Dini Cuaca Real Time untuk Nelayan, Dinilai Lebih Efektif daripada Bendera

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:47

Touring Nelayan ke Istana Batal, Presiden Tetapkan Harga BBM Khusus Rp15 Ribu per Liter

Berita Terbaru

Ribuan pelari mengikuti ajang UMPP Fun Run 2026 yang digelar, Sabtu (25/7/26). Foto : Istimewa

Olahraga

Target 400 Peserta, UMPP Fun Run Diserbu 1.013 Pelari

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:01