SEMARANG, KANALPLUS.ID – Peta kepemimpinan di lingkungan Polda Jawa Tengah berubah signifikan. Sebanyak 22 jabatan strategis resmi berganti, terdiri atas enam pejabat utama (PJU) Polda Jateng dan 16 Kapolres/Kapolresta di berbagai daerah.
Perombakan tersebut menjangkau sejumlah wilayah dengan tingkat aktivitas tinggi, termasuk Batang, Pekalongan Kota, Brebes, Kudus, Klaten, Kendal hingga Magelang. Pergantian ini menjadi salah satu rotasi terbesar di lingkungan Polda Jateng pada tahun 2026.
Di jajaran pejabat utama, posisi Direktur Lalu Lintas kini dijabat Kombes Pol Maesa Soegriwo menggantikan Brigjen Pol M. Pratama Adhyasastra. Jabatan Kabid Humas Polda Jateng juga berganti dari Kombes Pol Artanto kepada Kombes Pol Yuliyanto.
Selain itu, terjadi pergantian pada Direktur Reserse Siber, Direktur Pengamanan Objek Vital, Direktur Polisi Perairan dan Udara, serta Direktur Tahanan dan Barang Bukti.
Sementara di wilayah eks Karesidenan Pekalongan dan Pantura Barat, beberapa posisi Kapolres ikut mengalami perubahan. Kapolresta Batang kini dipimpin Kombes Pol Warsono menggantikan AKBP Veronica.
Di Kota Pekalongan, tongkat komando Polres beralih dari AKBP Riki Yariandi kepada AKBP Dies Ferra Ningtias. Sedangkan Polres Brebes kini dipimpin AKBP Muhammad Ali Akbar menggantikan AKBP Lilik Ardhiansyah.
Pergantian juga terjadi di Polres Kendal yang kini dipimpin AKBP Ratna Quratul Ainy, serta sejumlah wilayah lain seperti Kudus, Semarang, Wonogiri, Banjarnegara, Wonosobo, Blora, Salatiga, Pati, dan Klaten.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto mengatakan rotasi jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri.
“Serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier dan regenerasi kepemimpinan. Diharapkan para pejabat yang memperoleh amanah baru dapat segera beradaptasi, memperkuat sinergi, serta terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan Presisi kepada masyarakat,” ujar Yuliyanto dalam siaran persnya, Rabu (29/7/20026).
Menurutnya, pergantian pimpinan bukan sekadar mengisi jabatan kosong, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di daerah.
Polda Jawa Tengah juga menargetkan soliditas internal semakin kuat melalui kepemimpinan baru, sekaligus mempererat kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Serah terima jabatan dipimpin langsung Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, berdasarkan Surat Perintah Kapolda Jawa Tengah tertanggal 27 Juli 2026. Upacara tersebut sekaligus menandai dimulainya tugas para pejabat baru di wilayah masing-masing.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













