Beraksi Diam-diam, Dugaan Kasus Kekerasan Seksual Anak di Belik Akhirnya Terbongkar Setelah Dipergoki Ibu Angkat

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Polisi menangkap terduga pelaku kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang merupakan ayah sambung korban, Rabu (15/7/26). Foto : Istimewa

Polisi menangkap terduga pelaku kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang merupakan ayah sambung korban, Rabu (15/7/26). Foto : Istimewa

PEMALANG, KANALPLUS.ID – Dugaan tindak kekerasan seksual terhadap seorang anak perempuan berusia 11 tahun di Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, akhirnya terungkap setelah ibu angkat korban memergoki terduga pelaku berada di kamar korban. Polisi menduga aksi tersebut telah berlangsung berulang kali selama lebih dari satu tahun sebelum akhirnya dilaporkan.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pemalang mengamankan seorang pria berinisial K (49) yang diduga melakukan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di Desa Sodong Basari, Kecamatan Belik.

Kasatreskrim Polres Pemalang AKP M. Faizal Wildan Umar Rela mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari laporan ibu angkat korban. Terduga pelaku diketahui merupakan suami siri pelapor dan selama ini tinggal serumah bersama pelapor serta korban.

Baca Juga :  Mobil Carry Terjun ke Jurang 200 Meter di Lebakbarang Pekalongan, Tiga Penumpang Luka-Luka

“Kasus ini terungkap setelah pelapor memergoki perbuatan tersangka terhadap korban di dalam kamar korban pada Minggu (12/7/2026). Karena tidak terima, pelapor kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pemalang,” kata Faizal kepada wartawan, Rabu (15/7/2026).

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga polisi mengamankan terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan, penyidik memperoleh keterangan bahwa dugaan kekerasan seksual tersebut tidak hanya terjadi sekali. Korban mengaku perbuatan itu diduga telah dilakukan berulang kali sejak Juni 2025 hingga peristiwa terakhir yang diketahui pelapor.

Temuan tersebut menjadi dasar penyidik untuk mendalami seluruh rangkaian dugaan tindak pidana yang dilakukan tersangka selama tinggal bersama korban.

Baca Juga :  Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 6 juncto Pasal 15 ayat (1) huruf g Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), serta Pasal 415 huruf b dan/atau Pasal 417 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Kasatreskrim meminta masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi anak rentan di lingkungan keluarga maupun sekitar tempat tinggal.

Menurutnya, laporan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam mengungkap kasus kekerasan seksual terhadap anak.

“Apabila mengetahui atau menduga adanya tindak kekerasan seksual terhadap anak, segera laporkan kepada kepolisian terdekat atau melalui layanan Call Center 110 agar dapat segera ditangani,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri
Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita
Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari
Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis
Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma
Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari
Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri
Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita

Selasa, 15 September 2026 - 13:31 WIB

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis

Sabtu, 12 September 2026 - 07:50 WIB

Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma

Berita Terbaru