PASURUAN, KANALPLUS.ID – Sebuah truk trailer bermuatan gulungan kertas dilaporkan terlibat kecelakaan maut di Jalan Raya Gempol, Kabupaten Pasuruan. Kendaraan besar beroda 16 itu menabrak lima sepeda motor, menghantam sebuah truk di lampu merah lalu menerjang lima rumah warga. Akibatnya, empat orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.15 WIB di kawasan simpang empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan. Selain menelan korban jiwa, insiden tersebut juga menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama Surabaya-Malang lumpuh total selama proses evakuasi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Ipda Budi Wira mengatakan truk kontainer bernomor polisi L 9381 CK melaju dari arah selatan menuju Surabaya. Saat melintasi jalan menurun, sopir diduga kehilangan kendali sehingga kendaraan melaju tanpa bisa dihentikan.
“Sesampainya di TKP, saat melintasi jalan menurun, kendaraan tidak bisa menguasai laju sehingga menabrak lima sepeda motor dari belakang, kemudian menabrak truk yang sedang berhenti di lampu merah,” kata Budi kepada wartawan, Senin (27/7/2026).
Lima sepeda motor yang menjadi korban tabrakan beruntun yakni Honda Vario N 4116 TEU, Honda Beat N 3739 TDB, Honda Vario N 3070 TDB, Honda Scoopy N 6961 TDU, dan Honda PCX N 6220 TEU.
Usai menghantam kendaraan di lampu merah, truk terus melaju hingga menabrak tiang listrik di median jalan. Kendaraan kemudian oleng ke kiri dan menghancurkan lima rumah warga sebelum akhirnya terguling dengan bagian kabin masuk ke salah satu rumah.
Seorang saksi mata, Koko, mengatakan truk sempat menghantam tiang listrik sebelum sopir membanting setir ke arah permukiman.
“Truk itu menabrak tiang listrik di tengah median, lalu membanting ke kiri. Ada lima rumah yang ditabrak dan yang terakhir sampai masuk ke dalam rumah,” ujarnya.
Muatan berupa gulungan kertas berhamburan di badan jalan sehingga menutup sebagian lajur dan menghambat proses evakuasi. Saat kejadian, sopir truk dilaporkan masih terjepit di dalam kabin, sementara penghuni rumah yang tertabrak sempat tidak bisa keluar karena akses tertutup kepala truk.
Korban meninggal dunia terdiri atas M. Khoiron (44), warga Sukolilo, Prigen. Kemudian M. Ashif (25) dan M. Ashof (25), warga Ledug, Prigen serta Ismiyati (38), warga Candiwates, Prigen, yang meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.
Sementara empat korban lainnya mengalami luka-luka, yakni M. Mulyadi (40), Rudiyanto (32), Erna Puji Rahayu (29) dan Robin Adi Saputro (39). Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara mengarah pada kegagalan sistem pengereman atau truk melaju dengan kecepatan tinggi saat melintasi jalan menurun.
Hingga proses evakuasi berlangsung, petugas memberlakukan rekayasa lalu lintas karena jalur Surabaya-Malang mengalami kemacetan panjang.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












