Balita Tewas, Daihatsu Feroza Masuk Jurang 20 Meter di Pekalongan Usai Tabrak Tebing

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kondisi Daihatsu Feroza yang terperosok ke dalam jurang dalam keadaan terbalik dan ringsek, Jumat (31/7/26). Foto : Istimewa

Kondisi Daihatsu Feroza yang terperosok ke dalam jurang dalam keadaan terbalik dan ringsek, Jumat (31/7/26). Foto : Istimewa

PEKALONGAN, KANALPLUS.IDKecelakaan maut terjadi di jalur Karanganyar-Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan. Sebuah mobil Daihatsu Feroza terjun ke jurang sedalam sekitar 20 meter setelah lebih dulu menabrak tebing. Akibat kecelakaan itu, seorang balita berusia tiga tahun meninggal dunia, sementara enam penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Raya Karanganyar-Lebakbarang, tepatnya di kawasan hutan Serewok, Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar.

Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Alfian Kharisma Putra mengatakan mobil Daihatsu Feroza bernomor polisi R-1405-FJ melaju dari arah utara menuju selatan.

“Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi diduga hilang kendali, kemudian kendaraan menabrak tebing sebelah kanan, terpental ke kiri dan masuk ke jurang sedalam kurang lebih 20 meter,” kata AKP Alfian dalam keterangan tertulisnya, Jumat (31/7/2026).

Baca Juga :  Diduga Sopir Mengantuk, Truk Seruduk Tiga Kendaraan di Pekalongan, Empat Orang Terluka

Polisi menduga kecelakaan tunggal tersebut dipicu pengemudi yang kurang hati-,hati dan berkonsentrasi saat berkendara.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Dylan Maslik Elbara (3), warga Desa Lebakbarang. Balita tersebut mengalami cedera kepala dan dinyatakan meninggal dunia.

Sementara pengemudi Mila Yusnia (24) mengalami luka ringan. Lima penumpang lainnya juga mengalami luka, di antaranya Tri Yuli Astuti (38), Gazela Agata (3), Fariel Atalis Khalif (11), Rochilah Witrisari (35), serta Jayendra Giofani Arisky (3) yang mengalami patah tulang kaki kanan. Seluruh korban dievakuasi ke RSUD Kajen untuk mendapatkan perawatan.

Kepala Desa Lolong, Solihin, membenarkan kecelakaan terjadi di wilayah atas desanya. Ia menyebut lokasi kecelakaan berada di kawasan hutan yang berbatasan antara Kecamatan Karanganyar dan Lebakbarang.

Baca Juga :  Himpun Rp24,6 Miliar, Lazismu Kabupaten Pekalongan Siapkan Empat Program Prioritas untuk Lansia, Guru dan UMKM

“Itu lokasinya di daerah perbatasan Karanganyar dan Lebakbarang, di kawasan hutan Serewok,” ujarnya.

Menurut Solihin, ruas jalan di lokasi didominasi tanjakan dan turunan. Meski tidak seluruhnya rusak, terdapat beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan.

“Jadi jalannya memang tanjakan. Ada beberapa bagian yang rusak, tetapi tidak semuanya,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa lokasi kejadian kecelakaan tersebut jaraknya cukup jauh dari permukiman warga.

“Kalau dari Desa Lolong sekitar 30 menit. Daerah itu juga termasuk lokasi yang sering terjadi longsor,” jelasnya.

Solihin menyebut seluruh korban maupun kendaraan telah berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan.

“Korban dan kendaraannya tadi sudah dievakuasi. Jurangnya lebih dari 15 meter,” katanya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakim Tunda Putusan, Vonis Duwel di Kasus Gacon Dijadwalkan 10 Agustus
JPU Bersikukuh Terdakwa Berperan Aktif, Minta Majelis Hakim Tolak Seluruh Pledoi Kasus Gacon Pekalongan
Sidang Lanjutan Kasus Purwanto Alias Gacon di PN Pekalongan Sempat Diskors, HP Pengunjung Berbunyi Berulang Saat Pledoi Dibacakan
Kekeringan Ancam 39 Desa di Pekalongan, Ratusan Warga Sudah Kesulitan Air Bersih
Dua Tahun Ditutup Pascakecelakaan Maut, Perlintasan KA Tengengwetan Pekalongan Kembali Beroperasi
Diduga Microsleep, Bus Agra Mas Hantam Truk Tronton di Tol Pemalang-Batang, Satu Penumpang Tewas
Kotak Amal di Jembatan Garuda Merah Putih Mulai Disiapkan, DPRD Ingatkan Jangan Berujung Pungli
Sukirman Sentil Pemprov Jateng, Jembatan Garuda Merah Putih Baru Terwujud Setelah Bertahun-tahun Aspirasi ‘Mentok’
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:10 WIB

Balita Tewas, Daihatsu Feroza Masuk Jurang 20 Meter di Pekalongan Usai Tabrak Tebing

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:25 WIB

Hakim Tunda Putusan, Vonis Duwel di Kasus Gacon Dijadwalkan 10 Agustus

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:42 WIB

JPU Bersikukuh Terdakwa Berperan Aktif, Minta Majelis Hakim Tolak Seluruh Pledoi Kasus Gacon Pekalongan

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:14 WIB

Sidang Lanjutan Kasus Purwanto Alias Gacon di PN Pekalongan Sempat Diskors, HP Pengunjung Berbunyi Berulang Saat Pledoi Dibacakan

Senin, 27 Juli 2026 - 11:22 WIB

Kekeringan Ancam 39 Desa di Pekalongan, Ratusan Warga Sudah Kesulitan Air Bersih

Berita Terbaru

Menteri PKP Maruarar Sirait dalam paparannya di hadapan presiden Prabowo Subianto dalam acara akad massal KPR subsidi di Kabupaten Batang, mewajibkan pengembang menanam minimal satu pohon untuk tiap rumah yang dibangun, Kamis (30/7/26).

Nasional

Menteri PKP Wajibkan Tiap Rumah Subsidi Tanam Satu Pohon

Kamis, 30 Jul 2026 - 20:39 WIB