Luput dari Pengawasan, Bocah 2 Tahun di Pekalongan Ditemukan Tewas di Kubangan Limbah

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Anggota Polsek Wiradesa dengan ranting menunjukkan lokasi ditemukannya balita tewas di kubangan limbah, Rabu (1/7/26). Foto ; Istimewa

Anggota Polsek Wiradesa dengan ranting menunjukkan lokasi ditemukannya balita tewas di kubangan limbah, Rabu (1/7/26). Foto ; Istimewa

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Seorang balita berusia dua tahun keluar rumah untuk bermain. Enam jam kemudian, bocah tersebut ditemukan sudah tak bernyawa mengapung di kubangan pembuangan air limbah di belakang rumahnya. Peristiwa memilukan tersebut terjadi di Desa Karangjati, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan pada Rabu 30 Juni 2026 petang.

Korban diketahui bernama Raden Abi Saputra (2). Sejak siang hari, keluarga dibuat cemas karena korban tak kunjung pulang ke rumah. Berbagai upaya pencarian dilakukan dengan melibatkan warga sekitar, namun keberadaannya belum juga diketahui.

Harapan keluarga pupus sekitar pukul 17.30 WIB. Seorang warga yang baru pulang mengaji melihat ada pakaian mengapung di sebuah kubangan yang selama ini digunakan sebagai tempat pembuangan air limbah rumah tangga di belakang permukiman.

Baca Juga :  Sidang Kasus Gacon: Terdakwa Mengeluh Jadi Tumbal, Ahli Ingatkan Hakim Akan Menilai Peran Masing-Masing

Saat pakaian itu dicoba ditarik menggunakan sebatang kayu, saksi justru melihat kaki seorang anak kecil. Ia langsung berteriak meminta pertolongan. Warga yang berdatangan bersama keluarga korban kemudian mengevakuasi tubuh balita tersebut. Namun saat diangkat, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolsek Wiradesa Iptu Maman Sugiarto mengatakan, pihaknya langsung mendatangi lokasi bersama Unit Reskrim setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Dari hasil olah TKP diketahui lokasi kejadian merupakan kubangan yang menjadi tempat pembuangan air limbah rumah tangga dengan ukuran sekitar 1 x 2 meter dan kedalaman kurang lebih satu meter,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (1/7/2026).

Maman menerangkan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal serta keterangan pihak keluarga, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Menurutnya, peristiwa ini diduga merupakan musibah sehingga mengakibatkan korban yang masih balita tenggelam di kubangan limbah.

Baca Juga :  Tangis Haru Pecah di Bioskop Saat Anggota DPR RI Ini Ajak Puluhan Siswa SD di Batang Nonton Film Children of Heaven, Pulangnya Dapat Hadiah Sepatu

Ia menjelaskan, saat petugas tiba di lokasi, jenazah korban telah dimandikan oleh pihak keluarga. Berdasarkan keterangan ayah korban, tidak ditemukan luka maupun tanda kekerasan pada tubuh anaknya.

“Dari hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal sekitar enam jam sebelum ditemukan,” sebutnya.

Peristiwa ini pun menjadi duka mendalam bagi keluarga sekaligus pengingat akan bahaya yang mengintai di sekitar lingkungan rumah. Kubangan berukuran kecil yang selama ini menjadi saluran pembuangan limbah ternyata dapat menjadi ancaman serius bagi keselamatan anak-anak yang bermain tanpa pengawasan.

“Kami meminta kepada seluruh orang tua agar selalu mengawasi aktivitas anak-anak, jangan lengah agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakim Tunda Putusan, Vonis Duwel di Kasus Gacon Dijadwalkan 10 Agustus
JPU Bersikukuh Terdakwa Berperan Aktif, Minta Majelis Hakim Tolak Seluruh Pledoi Kasus Gacon Pekalongan
Sidang Lanjutan Kasus Purwanto Alias Gacon di PN Pekalongan Sempat Diskors, HP Pengunjung Berbunyi Berulang Saat Pledoi Dibacakan
Kekeringan Ancam 39 Desa di Pekalongan, Ratusan Warga Sudah Kesulitan Air Bersih
Dua Tahun Ditutup Pascakecelakaan Maut, Perlintasan KA Tengengwetan Pekalongan Kembali Beroperasi
Diduga Microsleep, Bus Agra Mas Hantam Truk Tronton di Tol Pemalang-Batang, Satu Penumpang Tewas
Kotak Amal di Jembatan Garuda Merah Putih Mulai Disiapkan, DPRD Ingatkan Jangan Berujung Pungli
Sukirman Sentil Pemprov Jateng, Jembatan Garuda Merah Putih Baru Terwujud Setelah Bertahun-tahun Aspirasi ‘Mentok’
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:25 WIB

Hakim Tunda Putusan, Vonis Duwel di Kasus Gacon Dijadwalkan 10 Agustus

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:42 WIB

JPU Bersikukuh Terdakwa Berperan Aktif, Minta Majelis Hakim Tolak Seluruh Pledoi Kasus Gacon Pekalongan

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:14 WIB

Sidang Lanjutan Kasus Purwanto Alias Gacon di PN Pekalongan Sempat Diskors, HP Pengunjung Berbunyi Berulang Saat Pledoi Dibacakan

Senin, 27 Juli 2026 - 11:22 WIB

Kekeringan Ancam 39 Desa di Pekalongan, Ratusan Warga Sudah Kesulitan Air Bersih

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WIB

Dua Tahun Ditutup Pascakecelakaan Maut, Perlintasan KA Tengengwetan Pekalongan Kembali Beroperasi

Berita Terbaru