PUDAM Batang Siapkan 1.200 Sambungan Air Baru, Pasokan Air Diklaim Aman Meski Musim Kemarau

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Seorang petugas PDAM Sendang Kamulyan, Kabupaten Batang sedang menyelesaikan pembuatan sambungan baru ke pelanggan, Rabu (29/7/26). Foto : Ilustrasi AI

Seorang petugas PDAM Sendang Kamulyan, Kabupaten Batang sedang menyelesaikan pembuatan sambungan baru ke pelanggan, Rabu (29/7/26). Foto : Ilustrasi AI

BATANG, KANALPLUS.ID – Perumda Air Minum (PUDAM) Sendang Kamulyan Kabupaten Batang mulai memperluas jaringan layanan air bersih dengan menyiapkan sekitar 1.200 sambungan rumah (SR) baru. Penambahan pelanggan ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan air bersih, terutama seiring pembangunan perumahan bersubsidi di Kabupaten Batang.

Direktur Utama PUDAM Sendang Kamulyan Batang, Mulyono, mengatakan perluasan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan air bersih bagi kawasan permukiman baru yang berkembang melalui program perumahan bersubsidi pemerintah.

“Saat ini kami menyiapkan layanan untuk sekitar 1.200 pelanggan baru. Dari jumlah itu, sekitar 100 sambungan rumah sudah terpasang dan akan terus bertambah secara bertahap,” kata Mulyono, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, setiap tahun jumlah pelanggan PUDAM bertambah sekitar 2.000 pelanggan. Kondisi tersebut membuat perusahaan harus terus meningkatkan kapasitas produksi agar pasokan air tetap mencukupi.

Baca Juga :  Industri di Batang Tak Boleh Ganggu Air Petani, Pemkab Klaim Sudah Hitung Kebutuhannya

Di sisi lain, PUDAM memastikan ketersediaan air baku masih dalam kondisi aman meski Kabupaten Batang mulai memasuki musim kemarau.

“Alhamdulillah sampai hari ini kondisi air masih baik dan masih cukup untuk melayani masyarakat. Kami berharap kondisi ini tetap terjaga,” ujarnya.

Untuk menjaga keberlanjutan pasokan, PUDAM terus melakukan pelestarian sumber air dari kawasan hulu hingga hilir. Salah satunya melalui penanaman pohon di sekitar daerah resapan agar debit mata air tetap stabil sepanjang tahun.

Selain itu, perusahaan juga menyiapkan pengembangan sumber air baru di kawasan Wonar. Seluruh proses perizinan telah diselesaikan sehingga pembangunan tinggal menunggu kesiapan anggaran.

“Pengembangan sumber air sudah kami siapkan, termasuk seluruh perizinannya. Tinggal pelaksanaannya yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran karena membutuhkan investasi yang cukup besar,” jelas Mulyono.

Baca Juga :  Ekonomi Batang Melaju 7,79 Persen, Investasi Tembus Rp7 Triliun dan Ribuan Warga Keluar dari Garis Kemiskinan

Tak hanya menambah kapasitas produksi, PUDAM juga berupaya mengurangi kehilangan air akibat kebocoran jaringan distribusi. Setiap hari, Unit Layanan Cepat (ULC) diterjunkan untuk melakukan patroli dan mendeteksi kebocoran agar segera diperbaiki.

“Kami memiliki tim patroli yang setiap hari memantau jaringan distribusi untuk mendeteksi dan menangani kebocoran secepat mungkin. Langkah ini penting agar suplai air kepada pelanggan tetap terjaga,” katanya.

Dengan penambahan sambungan rumah, pengembangan sumber air, serta pengawasan jaringan distribusi, PUDAM Batang berharap mampu menjaga pasokan air bersih sekaligus mengimbangi pertumbuhan kawasan permukiman baru tanpa mengganggu pelayanan kepada pelanggan yang sudah ada.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Batang Selatan Berpeluang Punya Rumah Sakit, Pemkab Kaji Lokasi di Bawang hingga Bandar
Pemkab Batang Bakal Pasang 9.100 Lampu Jalan, Desa Diminta Petakan Titik Rawan
Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan
Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado
Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir
Bupati Batang Tantang Pesantren Jadi Laboratorium Solusi, Bukan Hanya Tempat Mengaji
Sri Sultan dan Pemkab Batang Perkuat Jejak Sejarah Batang–Yogyakarta
BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Batang Selatan Berpeluang Punya Rumah Sakit, Pemkab Kaji Lokasi di Bawang hingga Bandar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Pemkab Batang Bakal Pasang 9.100 Lampu Jalan, Desa Diminta Petakan Titik Rawan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir

Berita Terbaru