Tertib Lapor Investasi, BPI Jadi Perusahaan PMA Terbaik di Batang

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Chief Operating Officer PT Bhimasena Power Indonesia, Naofumi Yasuda, menerima penghargaan sebagai perusahaan paling tertib dan patuh dalam melaporkan investasi yang diserahkan oleh Bupati Batang M Faiz Kurniawan saat peluncuran platform digital investasi BATANG INVESTA, Selasa (28/7/26). Foto : Istimewa

Chief Operating Officer PT Bhimasena Power Indonesia, Naofumi Yasuda, menerima penghargaan sebagai perusahaan paling tertib dan patuh dalam melaporkan investasi yang diserahkan oleh Bupati Batang M Faiz Kurniawan saat peluncuran platform digital investasi BATANG INVESTA, Selasa (28/7/26). Foto : Istimewa

BATANG, KANALPLUS.ID – PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), pengelola PLTU Jawa Tengah berkapasitas 2 x 1.000 MW di Kabupaten Batang, dinobatkan sebagai perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) terbaik dalam pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Penghargaan tersebut diberikan Pemerintah Kabupaten Batang karena BPI dinilai konsisten menyampaikan LKPM secara tertib, tepat waktu, dan sesuai ketentuan. Penilaian ini menjadi salah satu indikator kepatuhan perusahaan dalam menjalankan investasi di daerah.

Chief Operating Officer PT Bhimasena Power Indonesia, Naofumi Yasuda, menerima penghargaan tersebut dalam peluncuran platform digital investasi BATANG INVESTA, Selasa (29/7/2026).

General Manager Stakeholder Relation sekaligus Juru Bicara PT Bhimasena Power Indonesia, Aryamir H. Sulasmoro, mengatakan kepatuhan terhadap regulasi merupakan bagian penting dari komitmen perusahaan dalam menjalankan investasi secara berkelanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Batang atas penghargaan ini. Sejak awal berinvestasi di Batang, kami berkomitmen membangun hubungan yang baik dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Bagi kami, kepatuhan terhadap regulasi merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjalankan investasi secara berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga :  Empat Kecamatan di Batang Belum Punya Kantong Parkir Resmi, Setoran Retribusi Masih Tertahan di Angka 26 Persen

Menurut Aryamir, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus berkontribusi terhadap pembangunan daerah sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik nasional melalui operasional PLTU Batang.

Sebagai pengelola salah satu pembangkit listrik terbesar di Indonesia, BPI menegaskan komitmennya untuk menjalankan investasi yang bertanggung jawab dengan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, serta kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan kepatuhan investor dalam menyampaikan LKPM menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan transparan.

Baca Juga :  Arus Kedatangan Mendominasi, 10 Ribu Penumpang Padati Stasiun Pekalongan Saat Libur Panjang

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang yang mencapai 7,79 persen sepanjang 2025 tidak lepas dari meningkatnya realisasi investasi yang berdampak pada penciptaan lapangan kerja dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami ingin memberikan layanan dan kepastian kepada para investor terkait proses perizinan dan kemudahan investasi di daerah ini agar pelayanan lebih terbuka, transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian bagi investor,” ujar Faiz.

Pemerintah Kabupaten Batang juga meluncurkan platform digital BATANG INVESTA yang dirancang untuk memudahkan investor mengakses informasi potensi investasi sekaligus layanan perizinan secara lebih cepat dan transparan.

Dengan penghargaan tersebut, BPI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terciptanya iklim investasi yang sehat di Kabupaten Batang, sekaligus memperkuat perannya dalam penyediaan energi yang andal bagi Indonesia.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KEK Industropolis Batang Raih Predikat Tertinggi Industri Hijau, Investasi Tembus Rp23 Triliun
IJTI Minta Presiden Hindari Pelabelan ‘Londo Ireng’ untuk Jurnalis, Ingatkan Dampaknya bagi Kebebasan Pers
Generasi Z Ubah Peta Persaingan Kampus, UHAMKA Bagikan Strategi Branding Digital ke Universitas Darunnajah
Wisatawan Asing Makin Gemar Naik Kereta ke Pekalongan, Semester I 2026 Tembus 4.758 Penumpang
Sedekah Laut Roban Barat Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir, BPI Perkuat Kolaborasi dengan Nelayan Batang
Libur Sekolah Berakhir, 101 Ribu Penumpang Padati Stasiun Pekalongan: Jakarta hingga Surabaya Jadi Tujuan Favorit
BPJS Kesehatan Perluas Layanan JKN ke Daerah 3T, VIOLA dan BPJS Keliling Hadir di 558 Titik Indonesia
Himpun Rp24,6 Miliar, Lazismu Kabupaten Pekalongan Siapkan Empat Program Prioritas untuk Lansia, Guru dan UMKM
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:48 WIB

Tertib Lapor Investasi, BPI Jadi Perusahaan PMA Terbaik di Batang

Senin, 27 Juli 2026 - 15:08 WIB

KEK Industropolis Batang Raih Predikat Tertinggi Industri Hijau, Investasi Tembus Rp23 Triliun

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:15 WIB

IJTI Minta Presiden Hindari Pelabelan ‘Londo Ireng’ untuk Jurnalis, Ingatkan Dampaknya bagi Kebebasan Pers

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:11 WIB

Generasi Z Ubah Peta Persaingan Kampus, UHAMKA Bagikan Strategi Branding Digital ke Universitas Darunnajah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:01 WIB

Wisatawan Asing Makin Gemar Naik Kereta ke Pekalongan, Semester I 2026 Tembus 4.758 Penumpang

Berita Terbaru