APBD Batang 2025 Catat Surplus Rp53,47 Miliar, Kas Daerah Sisakan SILPA Hampir Rp200 Miliar

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Rapat paripurna membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Jumat (12/6/26). Foto : Ilutrasi AI

Rapat paripurna membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Jumat (12/6/26). Foto : Ilutrasi AI

BATANG, KANALPLUS.ID – Kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Batang sepanjang Tahun Anggaran 2025 menunjukkan tren yang cukup positif. Pendapatan daerah melampaui target, belanja tidak terserap seluruhnya, hingga menghasilkan surplus anggaran Rp53,47 miliar dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) mencapai Rp196,33 miliar.

Data tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat memaparkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Batang, Jumat (12/6/2026).

Berdasarkan laporan keuangan daerah, realisasi pendapatan Kabupaten Batang mencapai Rp2,035 triliun atau 103,96 persen dari target perubahan APBD sebesar Rp1,957 triliun. Artinya, pemerintah daerah berhasil mengumpulkan pendapatan sekitar Rp77,43 miliar lebih tinggi dari target yang ditetapkan.

Tak hanya melampaui target, capaian tersebut juga meningkat sekitar 4,23 persen dibandingkan realisasi pendapatan pada tahun sebelumnya.

“Realisasi pendapatan daerah Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp2,035 triliun atau 103,96 persen dari target Perubahan APBD sebesar Rp1,957 triliun,” papar Faiz dalam rapat paripurna.

Baca Juga :  Penataan Ruang Hijau, Puluhan Kios di Batang Dibersihkan

Di sisi belanja, pemerintah daerah merealisasikan pengeluaran dan transfer sebesar Rp1,981 triliun atau sekitar 94,47 persen dari total anggaran Rp2,097 triliun.

Masih terdapat anggaran yang tidak terserap sebesar Rp115,90 miliar yang berasal dari sejumlah pos, mulai dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja modal hingga belanja tidak terduga.

Selisih antara pendapatan dan belanja tersebut menghasilkan surplus APBD sebesar Rp53,47 miliar. Setelah ditambah realisasi pembiayaan netto sebesar Rp142,85 miliar, Kabupaten Batang menutup tahun anggaran dengan SILPA sebesar Rp196,33 miliar.

“Dari perbandingan realisasi pendapatan dan belanja tersebut, APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2025 mencatat surplus sebesar Rp53,47 miliar. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Batang memperoleh SILPA sebesar Rp196,33 miliar,” jelasnya.

Neraca keuangan daerah juga memperlihatkan kondisi fiskal yang relatif sehat. Nilai aset pemerintah daerah meningkat menjadi Rp3,31 triliun atau naik 2,12 persen dibandingkan posisi tahun 2024 yang sebesar Rp3,24 triliun.

Pada saat yang sama, kewajiban atau utang daerah justru mengalami penurunan dari Rp68,56 miliar menjadi Rp66,28 miliar atau turun 3,32 persen.

Baca Juga :  Tak Ada Penggabungan SD Negeri yang Kosong, Batang Pertahankan Sekolah Demi Akses Anak Desa

Perbaikan tersebut turut mendorong kenaikan ekuitas atau kekayaan bersih pemerintah daerah dari Rp3,17 triliun menjadi Rp3,24 triliun, meningkat sekitar 2,23 persen.

Selain indikator keuangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang juga kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Tengah atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.

Predikat tersebut menjadi kali kesepuluh secara berturut-turut yang berhasil diraih Kabupaten Batang, sekaligus menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah dinilai telah disusun sesuai standar akuntansi pemerintahan dan ketentuan yang berlaku.

Faiz berharap laporan pertanggungjawaban APBD tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi juga menjadi dasar evaluasi untuk menyusun kebijakan fiskal yang lebih efektif dan berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selanjutnya, Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 beserta seluruh lampiran laporan keuangan akan dibahas lebih rinci oleh komisi-komisi DPRD Kabupaten Batang sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Batang Selatan Berpeluang Punya Rumah Sakit, Pemkab Kaji Lokasi di Bawang hingga Bandar
Pemkab Batang Bakal Pasang 9.100 Lampu Jalan, Desa Diminta Petakan Titik Rawan
Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan
Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado
Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir
Bupati Batang Tantang Pesantren Jadi Laboratorium Solusi, Bukan Hanya Tempat Mengaji
Sri Sultan dan Pemkab Batang Perkuat Jejak Sejarah Batang–Yogyakarta
BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Batang Selatan Berpeluang Punya Rumah Sakit, Pemkab Kaji Lokasi di Bawang hingga Bandar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Pemkab Batang Bakal Pasang 9.100 Lampu Jalan, Desa Diminta Petakan Titik Rawan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir

Berita Terbaru

Petugas bersama warga berada di lokasi kejadian perempuan yang meninggal dunia setelah tertemper KA Jayabaya di jalur rel wilayah Sragi, Kabupaten Pekalongan, Senin (2/11/2026) dini hari. (Foto: dok istimewa/AI)

Peristiwa

Nenek di Pekalongan Tewas Tertemper KA Jayabaya

Senin, 2 Nov 2026 - 10:24 WIB