Viral Pasangan Sejenis Digerebek Warga di Pemalang Berujung Tanda Tangan Pernyataan dan Permintaan Maaf

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Dua pasangan sejenis yang digrebek warga menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan yang sama dan meminta maaf dalam vidio yang tersebar luas di media sosial, Selasa (7/7/26). Foto : Istimewa

Dua pasangan sejenis yang digrebek warga menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan yang sama dan meminta maaf dalam vidio yang tersebar luas di media sosial, Selasa (7/7/26). Foto : Istimewa

PEMALANG, KANALPLUS.ID – Viral video penggerebekan dua pria di sebuah rumah kos di Dusun Serdari, Desa Purwoharjo, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, menjadi perhatian pemerintah kecamatan. Camat Comal M Maksum mengingatkan warga agar tidak mengambil tindakan sendiri saat menemukan persoalan yang dianggap mengganggu ketertiban lingkungan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (5/7/2026). Dalam video yang beredar di media sosial, sejumlah warga tampak mendatangi sebuah kamar kos dan mengeluarkan dua pria dari dalam bangunan.

Salah satu pria dalam rekaman terlihat mengenakan pakaian serta riasan menyerupai perempuan. Keduanya kemudian diminta menyampaikan permintaan maaf di hadapan warga sebelum akhirnya diamankan ke kantor polisi.

Pengamanan dilakukan untuk mencegah situasi berkembang menjadi tindakan kekerasan maupun aksi main hakim sendiri. Informasi awal menyebut, warga mendatangi lokasi setelah muncul dugaan aktivitas di kamar kos yang dianggap meresahkan dan tidak sesuai dengan norma yang dijunjung masyarakat setempat.

Baca Juga :  Ribuan Warga Bantarbolang Pemalang Padati Jalan Provinsi Antar Kepala Desa ke Makam, Sosok Sukandar Tinggalkan Jejak di Hati Masyarakat

Maksum mengatakan, peristiwa tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bersama bagi keluarga, lingkungan RT, hingga tokoh masyarakat. Ia menilai pembinaan dan ruang aktivitas positif di lingkungan warga perlu diperkuat agar persoalan sosial tidak berulang.

“Peran keluarga menjadi benteng terdepan, dengan mendorong agar berkegiatan positif, seperti memperdalam ilmu agama dan pengajian,” kata Maksum kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).

Selain keluarga, ia mendorong komunitas warga dan tokoh masyarakat menghidupkan kembali kegiatan sosial di tingkat lingkungan. Aktivitas kepemudaan, termasuk karang taruna di RT, menurutnya dapat menjadi ruang interaksi yang lebih sehat dan produktif bagi warga.

Baca Juga :  KPK Angkut Tiga Motor Mewah dari Rumah Orang Dekat Bupati Pemalang, Begini Penampakannya

“Komunitas dan peran tokoh masyarakat juga perlu didorong. Kegiatan karang taruna di RT dapat diaktifkan kembali untuk saling berinteraksi secara positif,” ujarnya.

Maksum menambahkan, upaya menjaga ketertiban tidak cukup hanya mengandalkan respons spontan saat masalah muncul. Pencegahan perlu dibangun melalui komunikasi warga, penguatan kegiatan sosial dan keagamaan, serta koordinasi dengan aparat apabila ditemukan persoalan yang berpotensi memicu gangguan keamanan.

Ia meminta masyarakat tetap menjaga situasi kondusif dan menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian maupun pihak berwenang agar prosesnya berjalan sesuai aturan.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bilik Liar Kembali Bermunculan di Pantai Cemoro Sewu, Satpol PP Pemalang Temukan Kondom dan Pasangan Bukan Suami Istri
Antisipasi Gagal Panen, Jateng Siapkan Perlindungan untuk 10.000 Hektare Sawah
Pemprov Jateng Siapkan Rp147,6 Miliar untuk Pertanian, Pemalang Kebagian Rp5,24 Miliar
Harga Gabah Pemalang Tembus Rp8.500/Kg, Tapi Sawah Terus Menyusut
Jaga Produksi Padi Pemalang, Ahmad Luthfi Bantu 200 Pompa dan 13 Paket Irigasi
Jateng Sumbang 15,6 Persen Gabah Nasional, Ahmad Luthfi Ingatkan Sawah Jangan Beralih Fungsi
Temuan Benda Mirip Belatung, MBG di SMA Negeri 1 Belik Pemalang Dihentikan Sementara
Ogoh-ogoh Mirip Bupati Pemalang Nonaktif Diubah, Camat Pulosari Bantah Melarang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:40 WIB

Bilik Liar Kembali Bermunculan di Pantai Cemoro Sewu, Satpol PP Pemalang Temukan Kondom dan Pasangan Bukan Suami Istri

Kamis, 3 September 2026 - 11:48 WIB

Antisipasi Gagal Panen, Jateng Siapkan Perlindungan untuk 10.000 Hektare Sawah

Kamis, 3 September 2026 - 11:22 WIB

Pemprov Jateng Siapkan Rp147,6 Miliar untuk Pertanian, Pemalang Kebagian Rp5,24 Miliar

Kamis, 3 September 2026 - 10:57 WIB

Harga Gabah Pemalang Tembus Rp8.500/Kg, Tapi Sawah Terus Menyusut

Kamis, 3 September 2026 - 10:32 WIB

Jaga Produksi Padi Pemalang, Ahmad Luthfi Bantu 200 Pompa dan 13 Paket Irigasi

Berita Terbaru

Polisi menunjukkan bagian belakang Po Bus Tunas Muda yang terbakar di KM 350 Tol Semarang - Batang, Minggu (13/9/26) pagi. Foto: Istimewa & Ilustrasi AI

Batang

Bus Tunas Muda Terbakar di Tol Batang, 15 Penumpang Selamat

Minggu, 13 Sep 2026 - 07:50 WIB

Lansia yang bekerja sebagai petani di Batang dilaporkan tewas tertemper kereta api saat berjalan di rel Desa Ponowareng, Sabtu (12/9/26). Foto: Istimewa & AI

Peristiwa

Berjalan di Rel, Lansia di Batang Tewas Tertemper KA Kaligung

Minggu, 13 Sep 2026 - 06:49 WIB