Tujuh Saksi Diperiksa, Polisi Belum Pastikan Kematian Daniel Faza sebagai Kasus Pembunuhan

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Polres Pekalongan menggelar konferensi pers terkait sejumlah kasus menonjol di mana salah satunya mengenai perkembangan terbaru dari kasus kematian Daniel Faza (21) yang ditemukan dalam kondisi bersimbah darah oleh kakak kandungnya di rumah yang berlokasi di Jalan Raya Kebonsari Karangdadap, Kamis (9/7/26).

Polres Pekalongan menggelar konferensi pers terkait sejumlah kasus menonjol di mana salah satunya mengenai perkembangan terbaru dari kasus kematian Daniel Faza (21) yang ditemukan dalam kondisi bersimbah darah oleh kakak kandungnya di rumah yang berlokasi di Jalan Raya Kebonsari Karangdadap, Kamis (9/7/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Polisi belum memastikan penyebab kematian Daniel Faza (21), pemuda yang ditemukan bersimbah darah di dekat kamar mandi rumahnya di Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Minggu 5 Juli 2026.

Meski pada awal penanganan peristiwa itu diduga mengarah pada tindak pidana pembunuhan, Polres Pekalongan menyatakan kesimpulan tersebut belum dapat ditetapkan. Penyidik masih mengumpulkan bukti melalui pemeriksaan saksi, olah tempat kejadian perkara, otopsi, serta pemeriksaan laboratorium forensik.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmat C. Yusuf mengatakan pihaknya telah memeriksa tujuh orang saksi untuk mengurai rangkaian kejadian sebelum Daniel ditemukan meninggal dunia.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi. Proses penyelidikan masih berlangsung dan kami berkoordinasi dengan forensik,” kata Rachmat kepada wartawan dalam konferensi pers di Mapolres, Kamis (9/7/2026).

Baca Juga :  Setengah Juta Batang Rokok Ilegal Beredar di Pekalongan, Merek-Merek Ini Paling Banyak Ditemukan

Ia menegaskan penyidik menggunakan metode scientific crime investigation untuk memastikan apakah peristiwa tersebut memenuhi unsur tindak pidana pembunuhan atau tidak.

“Dalam hal pembuktian bahwa ini murni pembunuhan atau tidak, nanti akan kami sampaikan pada rilis berikutnya. Kami masih melakukan rangkaian penyelidikan untuk memastikan,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Iptu Fauzi Surya Chandra menambahkan penyidik telah memperoleh sejumlah informasi dari pemeriksaan saksi mengenai aktivitas korban dalam beberapa hari sebelum peristiwa.

Namun, informasi tersebut belum dapat dipaparkan secara rinci karena masih dalam tahap pendalaman dan harus disandingkan dengan hasil pemeriksaan barang bukti.

Baca Juga :  Notaris Kepercayaan Fadia Arafiq Diperiksa KPK, Akui Pernah Tangani Banyak Aset Mantan Bupati

“Dari pemeriksaan saksi-saksi, kami sudah mengantongi beberapa petunjuk mengenai apa yang dilakukan korban beberapa hari sebelumnya. Tetapi itu masih kami dalami,” terang Fauzi.

Dalam penyelidikan ini, polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya konflik yang melibatkan korban. Polisi belum menyatakan ada atau tidaknya pihak lain yang diduga terlibat.

“Untuk konflik tertentu, masih kami dalami,” ujarnya.

Daniel ditemukan oleh kakaknya saat hendak salat Subuh. Polisi menyita sejumlah barang bukti dari lokasi, termasuk sebilah pisau yang ditemukan berlumuran darah dan telepon genggam korban.

Polres Pekalongan mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan dugaan atau narasi yang belum terverifikasi karena penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan digital forensik.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri
Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita
Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari
Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis
Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma
Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari
Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri
Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita

Selasa, 15 September 2026 - 13:31 WIB

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis

Sabtu, 12 September 2026 - 07:50 WIB

Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma

Berita Terbaru