Stasiun Pekalongan Catat Penumpang Naik Sebanyak 273 Ribu orang dalam 6 Bulan, Kaligung Jadi Pilihan Utama

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Sebanyak 273.533 penumpang tercatat menggunakan tiga layanan kereta api aglomerasi yang berhenti di Stasiun Pekalongan, Senin (10/8/26). Foto : Istimewa

Sebanyak 273.533 penumpang tercatat menggunakan tiga layanan kereta api aglomerasi yang berhenti di Stasiun Pekalongan, Senin (10/8/26). Foto : Istimewa

KANAL KOTA – Stasiun Pekalongan mencatat pergerakan penumpang kereta api yang cukup tinggi sepanjang semester pertama 2026. Sebanyak 273.533 pelanggan tercatat menggunakan tiga layanan kereta api aglomerasi yang berhenti di stasiun tersebut.

Jumlah itu dihimpun dari layanan KA Kaligung, KA Kamandaka, dan KA Joglosemarkerto selama Januari hingga Juni 2026.

Data tersebut sekaligus menunjukkan kuatnya posisi Stasiun Pekalongan sebagai salah satu simpul mobilitas masyarakat di jalur Pantura, terutama untuk perjalanan menuju berbagai kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dari tiga layanan tersebut, KA Kaligung menjadi yang paling banyak digunakan, dengan total 157.608 pelanggan.

Rinciannya terdiri dari 78.438 pelanggan yang naik dari Stasiun Pekalongan dan 79.170 pelanggan yang turun di stasiun tersebut.

Baca Juga :  PT KAI dan dan Pemda Batang Bersihkan Jalan Pattimura, 73 Kios Tempati Aset Perusahaan Direlokasi

Posisi berikutnya ditempati KA Kamandaka yang mencatat 68.463 pelanggan. Terdiri dari 41.126 pelanggan naik dan 27.337 pelanggan turun.

Sementara KA Joglosemarkerto mencatat 47.462 pelanggan, dengan 38.922 pelanggan naik dan 8.540 pelanggan turun.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, tingginya jumlah pelanggan menunjukkan kereta api masih menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat.

“Mobilitas masyarakat saat ini tidak lagi terbatas pada wilayah tempat tinggalnya. Banyak masyarakat melakukan perjalanan ke daerah lain untuk bekerja, menempuh pendidikan, menjalankan aktivitas usaha maupun berwisata,” kata Luqman dalam siaran persnya, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, keberadaan layanan kereta aglomerasi memberikan pilihan transportasi massal bagi masyarakat untuk bepergian antarkota dengan akses yang relatif mudah, aman, nyaman dan tepat waktu.

Baca Juga :  Long Weekend Dongkrak Arus Kedatangan ke Pekalongan, Penumpang KA Naik 36 Persen

Besarnya jumlah pengguna kereta dari Stasiun Pekalongan juga mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat di kawasan Pantura.

Perjalanan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aktivitas wisata, tetapi juga kebutuhan bekerja, sekolah, kuliah, berdagang hingga menjalankan usaha.

KA Joglosemarkerto, misalnya, menghubungkan sejumlah kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta sehingga memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.

Sementara KA Kaligung dan KA Kamandaka menjadi pilihan masyarakat untuk menjangkau berbagai daerah melalui jaringan kereta api.

Stasiun Pekalongan memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Pantura,” ujar Luqman.

Menurut dia, tingginya mobilitas melalui stasiun tersebut turut mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, perdagangan dan pariwisata di daerah-daerah yang terhubung jaringan kereta api.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Promo Kemerdekaan KAI Diserbu Penumpang, Ratusan Pelanggan Pekalongan Nikmati Diskon 17 Persen
Bersolek Jelang HUT ke-81 RI, Stasiun Pekalongan Dipadati 13.742 Pelanggan
PT KAI dan dan Pemda Batang Bersihkan Jalan Pattimura, 73 Kios Tempati Aset Perusahaan Direlokasi
16 Ribu Lansia Naik Kereta dari Pekalongan, Isyarat Moda Publik Kian Diminati Usia Senja
Tertib Lapor Investasi, BPI Jadi Perusahaan PMA Terbaik di Batang
KEK Industropolis Batang Raih Predikat Tertinggi Industri Hijau, Investasi Tembus Rp23 Triliun
IJTI Minta Presiden Hindari Pelabelan ‘Londo Ireng’ untuk Jurnalis, Ingatkan Dampaknya bagi Kebebasan Pers
Generasi Z Ubah Peta Persaingan Kampus, UHAMKA Bagikan Strategi Branding Digital ke Universitas Darunnajah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Promo Kemerdekaan KAI Diserbu Penumpang, Ratusan Pelanggan Pekalongan Nikmati Diskon 17 Persen

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Bersolek Jelang HUT ke-81 RI, Stasiun Pekalongan Dipadati 13.742 Pelanggan

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Stasiun Pekalongan Catat Penumpang Naik Sebanyak 273 Ribu orang dalam 6 Bulan, Kaligung Jadi Pilihan Utama

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:29 WIB

PT KAI dan dan Pemda Batang Bersihkan Jalan Pattimura, 73 Kios Tempati Aset Perusahaan Direlokasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:05 WIB

16 Ribu Lansia Naik Kereta dari Pekalongan, Isyarat Moda Publik Kian Diminati Usia Senja

Berita Terbaru

Petugas Damkar Kota Pekalongan usai melakukan pendinginan kebakaran rumah di Desa Karangjompo, Selasa (18/9/26).

Kota Pekalongan

Kerugian Kebakaran Rumah di Pekalongan Ditaksir Rp30 Juta

Selasa, 18 Agu 2026 - 13:34 WIB

Petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan pendinginan untuk memastikan semua titik api padam, Selasa (18/8/26).

Kota Pekalongan

Kebakaran Rumah di Pekalongan Terjadi Saat Cucu Pemilik Rumah Sendirian

Selasa, 18 Agu 2026 - 13:08 WIB