KEK Industropolis Batang Raih Predikat Tertinggi Industri Hijau, Investasi Tembus Rp23 Triliun

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 15:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kepala Departement Corporate Communication & CSR KEK Industropolis Batang, Tanya Liwail Chamdy menerima penghargaan Anugerah Adi Hijau yakni predikat tertinggi dalam ajang Jateng Green Industry Summit 2026 yang digelar oleh Perintah Provinsi Jawa Tengah, Kamis (23/7/26). Foto : Istimewa

Kepala Departement Corporate Communication & CSR KEK Industropolis Batang, Tanya Liwail Chamdy menerima penghargaan Anugerah Adi Hijau yakni predikat tertinggi dalam ajang Jateng Green Industry Summit 2026 yang digelar oleh Perintah Provinsi Jawa Tengah, Kamis (23/7/26). Foto : Istimewa

BATANG, KANALPLUS.IDKEK Industropolis Batang kembali mencatatkan capaian strategis dengan meraih Predikat Anugerah Adi Hijau, penghargaan tertinggi dalam ajang Jateng Green Industry Summit 2026. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas transformasi kawasan industri tersebut dalam menerapkan konsep industri hijau yang kini menjadi salah satu faktor utama penarik investasi.

Penghargaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan pada 23 Juli 2026 itu menegaskan bahwa daya saing kawasan industri tidak lagi hanya ditentukan oleh ketersediaan lahan dan infrastruktur, tetapi juga kemampuan menerapkan prinsip keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG).

Kepala Departement Corporate CommunicationCSR KEK Industropolis Batang, Tanya Liwail Chamdy, mengatakan pengembangan kawasan industri hijau dilakukan melalui pembangunan ekosistem yang mengintegrasikan aspek lingkungan, efisiensi operasional, dan tata kelola berkelanjutan.

“Kami meyakini bahwa industri hijau tidak cukup hanya menjadi komitmen, tetapi harus diwujudkan melalui implementasi yang nyata. Karena itu, kami mengembangkan berbagai inisiatif mulai dari penyusunan estate regulation yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, pengembangan dry port untuk meningkatkan efisiensi logistik sekaligus menekan emisi, pemanfaatan panel surya dan energi terbarukan, penguatan sistem pengelolaan sampah dan limbah kawasan, hingga pengembangan inisiatif blue carbon,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima kanalplus.id, Senin (27/7/2026).

Baca Juga :  Bukan Cuma Berangkat, Ribuan Orang Justru Masuk Pekalongan Saat Libur Panjang Maulid Nabi

Menurut Tanya, KEK Industropolis Batang juga mendorong masuknya tenant yang bergerak di sektor energi hijau agar tercipta ekosistem industri yang saling mendukung dalam mewujudkan kawasan berkelanjutan.

Komitmen tersebut diperkuat dengan penerapan tata kelola ESG yang telah terintegrasi dalam proses bisnis perusahaan. Langkah yang dilakukan antara lain menyusun ESG Roadmap, membentuk struktur khusus ESG, menerbitkan Sustainability Report, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi ESG, hingga melakukan pengukuran emisi gas rumah kaca pada Scope 1, Scope 2, dan Scope 3 sebagai dasar penyusunan strategi dekarbonisasi kawasan.

Ke depan, KEK Industropolis Batang akan memperkuat implementasi industri hijau melalui penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001, pelaksanaan Independent ESG Assessment, serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah, akademisi, tenant, dan berbagai pemangku kepentingan.

Baca Juga :  KEK Industropolis Batang Perkuat Pasokan Talenta Industri Lewat SMK

Di balik transformasi tersebut, kawasan industri strategis nasional ini juga terus menunjukkan pertumbuhan investasi. Hingga Juli 2026, KEK Industropolis Batang telah memiliki 96 tenant, terdiri atas 41 tenant industri, 38 tenant komersial, dan 17 tenant BPSP.

“Total investasi yang masuk telah mencapai Rp23 triliun, dengan luas lahan tersewa 442,2 hektare dari total kawasan seluas 4.300 hektare. Aktivitas investasi tersebut juga telah menyerap 26.871 tenaga kerja,” ungkap Tanya.

Capaian itu semakin memperkuat posisi KEK Industropolis Batang sebagai salah satu kawasan industri strategis nasional yang tidak hanya menjadi motor pertumbuhan investasi dan penciptaan lapangan kerja, tetapi juga mulai diposisikan sebagai model pengembangan kawasan industri berkelanjutan di Indonesia.

“Dengan penguatan konsep industri hijau, kami optimistis KEK Industropolis Batang akan semakin kompetitif dalam menarik investasi global sekaligus mendukung target pemerintah mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui hilirisasi industri dan transformasi ekonomi nasional,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harpelnas 2026, Adira Finance Banjarnegara Tebar Promo hingga Cashback Rp1 Juta
KAI Tambah Kapasitas, 11.545 Penumpang Dilayani Stasiun Pekalongan di Tengah Dampak Erupsi Krakatau
KAI Group Buka Rekrutmen 2026, Ada Lowongan untuk Lulusan SMA hingga S1
KAI Tambah Kapasitas KA Kaligung Selama September, Warga Pekalongan Lebih Mudah ke Semarang
Berawal dari Batik Tulis Rintisan, Usaha Carmidah di Tegal Kini Libatkan 25 Pekerja
Lebih dari 10 Ribu Orang Padati Amphitheater KEK Industropolis Batang, Tari Nusantara Jadi Magnet Pengunjung
Haedar Nashir Ucapkan Selamat kepada Pengurus Baru PBNU, Dorong Penguatan Kerja Sama Antarormas
Job Fair KEK Industropolis Batang Diserbu 3.500 Pencari Kerja, Ada Seribu Lowongan Tersedia

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:31 WIB

Harpelnas 2026, Adira Finance Banjarnegara Tebar Promo hingga Cashback Rp1 Juta

Senin, 7 September 2026 - 11:16 WIB

KAI Tambah Kapasitas, 11.545 Penumpang Dilayani Stasiun Pekalongan di Tengah Dampak Erupsi Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 09:07 WIB

KAI Group Buka Rekrutmen 2026, Ada Lowongan untuk Lulusan SMA hingga S1

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WIB

KAI Tambah Kapasitas KA Kaligung Selama September, Warga Pekalongan Lebih Mudah ke Semarang

Kamis, 3 September 2026 - 08:23 WIB

Berawal dari Batik Tulis Rintisan, Usaha Carmidah di Tegal Kini Libatkan 25 Pekerja

Berita Terbaru