16 Ribu Lansia Naik Kereta dari Pekalongan, Isyarat Moda Publik Kian Diminati Usia Senja

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jumlah lansia yang memanfaatkan transportasi publik khususnya moda kereta api di Stasiun Pekalongan meningkat atau sebanyak 16.328 penumpang di periode Januari-Juni 2026 seperti data yang diungkap KAI, Senin (3/8/27). Foto : Ilustrasi AI

Jumlah lansia yang memanfaatkan transportasi publik khususnya moda kereta api di Stasiun Pekalongan meningkat atau sebanyak 16.328 penumpang di periode Januari-Juni 2026 seperti data yang diungkap KAI, Senin (3/8/27). Foto : Ilustrasi AI

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Mobilitas masyarakat lanjut usia (lansia) di wilayah Pekalongan menunjukkan tren yang meningkat. Selama Januari hingga Juni 2026, sebanyak 16.328 pelanggan berusia 60 tahun ke atas tercatat menggunakan layanan kereta api melalui Stasiun Pekalongan. Angka ini menjadi sinyal bahwa transportasi publik semakin diminati kelompok usia senja di tengah meningkatnya jumlah penduduk lansia di Indonesia.

Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang menunjukkan, dari total tersebut sebanyak 8.205 pelanggan berangkat dari Stasiun Pekalongan, sedangkan 8.123 pelanggan tiba di stasiun yang sama.

Fenomena ini dinilai sejalan dengan perubahan struktur demografi nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia yang berusia 60 tahun ke atas pada 2025 mencapai 33,94 juta jiwa atau sekitar 11,9 persen dari total populasi. Seiring meningkatnya angka harapan hidup, Indonesia mulai memasuki era aging society, sehingga kebutuhan akan layanan transportasi yang ramah lansia diperkirakan terus meningkat.

Baca Juga :  Lagi, Mobil SPPG Terbalik di Pekalongan

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan tingginya jumlah pelanggan lansia menunjukkan kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau bagi kelompok usia lanjut.

“Semakin banyak pelanggan lansia yang memilih kereta api untuk bepergian. Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik yang aman dan nyaman,” ujar Luqman dalam siaran persnya, Senin (3/8/2026).

Selain didorong faktor kenyamanan perjalanan, KAI juga memberikan tarif reduksi sebesar 20 persen bagi pelanggan yang telah berusia minimal 60 tahun untuk perjalanan menggunakan kereta api komersial yang telah ditetapkan.

Menurut Luqman, pelanggan hanya perlu melakukan registrasi data identitas satu kali di loket atau layanan Customer Service di stasiun yang melayani registrasi, termasuk Stasiun Pekalongan. Setelah terdaftar, potongan tarif dapat digunakan setiap kali membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun kanal penjualan resmi lainnya.

Baca Juga :  Harpelnas 2026, Adira Finance Banjarnegara Tebar Promo hingga Cashback Rp1 Juta

“Tak hanya memberikan tarif yang lebih terjangkau, KAI juga terus memperkuat layanan yang ramah lansia. Berbagai fasilitas disiapkan mulai dari kemudahan akses menuju area keberangkatan, ruang tunggu yang nyaman, bantuan petugas bagi pelanggan yang membutuhkan, hingga layanan informasi yang lebih mudah diakses,” jelasnya.

Meningkatnya jumlah lansia yang memanfaatkan kereta api menunjukkan bahwa transportasi publik kini tidak lagi didominasi usia produktif. Di tengah bertambahnya populasi lansia, penyedia jasa transportasi dituntut menghadirkan layanan yang semakin inklusif agar kelompok usia lanjut tetap dapat beraktivitas secara mandiri, aman, dan nyaman.

“KAI berharap semakin banyak masyarakat lansia maupun keluarga yang memanfaatkan fasilitas reduksi tarif tersebut sebagai salah satu upaya mendukung mobilitas kelompok usia senja dengan biaya perjalanan yang lebih hemat,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Perketat Pengamanan Jalur KA Saat Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian Maulid di Pekalongan
Harpelnas 2026, Adira Finance Banjarnegara Tebar Promo hingga Cashback Rp1 Juta
KAI Tambah Kapasitas, 11.545 Penumpang Dilayani Stasiun Pekalongan di Tengah Dampak Erupsi Krakatau
KAI Group Buka Rekrutmen 2026, Ada Lowongan untuk Lulusan SMA hingga S1
KAI Tambah Kapasitas KA Kaligung Selama September, Warga Pekalongan Lebih Mudah ke Semarang
Berawal dari Batik Tulis Rintisan, Usaha Carmidah di Tegal Kini Libatkan 25 Pekerja
Lebih dari 10 Ribu Orang Padati Amphitheater KEK Industropolis Batang, Tari Nusantara Jadi Magnet Pengunjung
Haedar Nashir Ucapkan Selamat kepada Pengurus Baru PBNU, Dorong Penguatan Kerja Sama Antarormas

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 09:58 WIB

KAI Perketat Pengamanan Jalur KA Saat Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian Maulid di Pekalongan

Senin, 7 September 2026 - 15:31 WIB

Harpelnas 2026, Adira Finance Banjarnegara Tebar Promo hingga Cashback Rp1 Juta

Senin, 7 September 2026 - 11:16 WIB

KAI Tambah Kapasitas, 11.545 Penumpang Dilayani Stasiun Pekalongan di Tengah Dampak Erupsi Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 09:07 WIB

KAI Group Buka Rekrutmen 2026, Ada Lowongan untuk Lulusan SMA hingga S1

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WIB

KAI Tambah Kapasitas KA Kaligung Selama September, Warga Pekalongan Lebih Mudah ke Semarang

Berita Terbaru

Petugas Satlantas Polresta Batang melakukan penanganan kecelakaan yang melibatkan sepeda motor Honda Beat dan truk tronton di Jalan Raya KITB, Desa Sawangan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Sabtu (19/9/2026) malam.

Batang

Pemotor Tewas Tabrak Truk Tronton di Jalan Raya KITB Batang

Minggu, 20 Sep 2026 - 06:25 WIB

Sebanyak 21 pasangan melangsungkan nikah massal di Gedung Kanzus Sholawat Kota Pekalongan, Sabtu (19/9/26). Foto: Istimewa & Ilustrasi AI

Kota Pekalongan

Puluhan Pasangan Nikah Maulid di Kanzus Sholawat Kota Pekalongan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 14:51 WIB