KANAL PEMALANG – Gemerlap lampu hias di Desa Kandang, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, tidak hanya menarik warga untuk menikmati suasana malam. Keramaian tersebut ikut membuka peluang penghasilan bagi pedagang, termasuk dari desa tetangga.
Salah satunya Amalia (23), warga Panjuanan. Ia sengaja berjualan di sekitar lokasi gebyar lampu hias karena melihat ramainya pengunjung yang datang setiap malam.
“Saya sudah jualan dari sebelum Agustus,” kata Amalia kepada wartawan, Sabtu (8/8/26) malam.
Amalia mengaku baru tahun ini mencoba berjualan di kawasan tersebut. Berbeda dari tahun sebelumnya, kini ia melihat adanya peluang ekonomi dari keramaian yang muncul sepanjang jalur lampu hias.
“Pokoknya ramai, hasilnya alhamdulillah,” ujarnya.
Omzet yang diperoleh pun cukup lumayan. Dalam sehari, pendapatannya bisa mencapai Rp300 ribu hingga Rp500 ribu, meski tidak setiap hari dagangannya habis.
“Kadang Rp300 ribu sampai Rp500 ribu,” ungkapnya.
Bagi Amalia, kegiatan yang awalnya digelar untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut memberikan manfaat langsung bagi pedagang kecil.
“Senang, alhamdulillah bisa dapat penghasilan tambahan,” tuturnya.
Keberadaan pedagang dari Panjuanan menunjukkan bahwa efek ekonomi gebyar lampu hias tidak berhenti di Desa Kandang.
Jalur lampu hias yang membentang hampir tiga kilometer menjadi titik keramaian baru yang membuka ruang bagi warga sekitar untuk mencari tambahan penghasilan.
Menariknya, pedagang dari luar Desa Kandang juga diperbolehkan berjualan di sekitar lokasi.
“Di sini bebas mau jualan,” kata Amalia.
Kondisi tersebut membuat kegiatan yang sepenuhnya dibangun melalui swadaya masyarakat itu memiliki dampak ekonomi yang lebih luas. Pengunjung datang, sementara pedagang mendapatkan ruang untuk menawarkan makanan dan minuman.
Amalia berharap kegiatan serupa tidak hanya digelar sekali, tetapi menjadi agenda rutin setiap tahun.
“Semoga tiap tahun bisa ada, ramai terus, biar pedagangnya senang,” ujarnya.
Dengan demikian, gebyar lampu hias Desa Kandang bukan sekadar pemandangan malam untuk memeriahkan bulan kemerdekaan. Di balik cahaya dan kerumunan pengunjung, muncul aktivitas ekonomi kecil yang memberi kesempatan warga untuk menambah penghasilan.
Lampu yang dipasang warga ternyata ikut menerangi jalan rezeki pedagang.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













