KANAL PEKALONGAN — Ledakan petasan membuat AF (23), warga Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, mengalami luka serius pada tangan kirinya.
Tak hanya terluka, bagian jari korban yang hancur juga ditemukan di sekitar lokasi setelah petasan yang diduga dirakit dengan bahan tertentu meledak di halaman rumahnya.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB pada Selasa (25/8/2026). Suara ledakan terdengar keras hingga membuat keluarga korban terbangun dan keluar rumah.
Saat itu, ayah dan ibu AF mendapati korban sudah berada di teras rumah. AF terlihat kesakitan sambil memegangi tangan kirinya.
“Iya, peristiwanya pada Selasa dini hari yang diawali suara ledakan keras disertai teriakan korban yang mengerang kesakitan sambil memegangi tangan kirinya,” ungkap Kasi Humas Polres Pekalongan Iptu Suwarti dalam keterangannya, Selasa (25/6/2026) pagi.
Menurut Suwarti, pihak keluarga kemudian mengetahui AF mengalami luka cukup parah pada tangan kirinya. Korban bahkan meminta keluarganya mencari bagian jari yang terluka akibat ledakan.
Keluarga bersama warga kemudian membawa AF ke RSI Pekajangan untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Saat ini korban masih menjalani rawat inap karena lukanya,” ujarnya.
Petugas yang datang dan melakukan pemeriksaan di lokasi menemukan bekas ledakan di sekitar tong sampah yang berada di halaman rumah.
Sejumlah benda yang diduga berkaitan dengan ledakan turut diamankan polisi. Di antaranya cobek yang rusak, dua paku, mata obeng, dua potong kawat serta serpihan kertas yang diduga berasal dari petasan.
Polisi juga menemukan sebuah wadah berisi bubuk yang diduga adalah mesiu bahan utama petasan yang dirakit korban.
Sedangkan efek ledakan keras tersebut menyebabkan serpihan jari korban ditemukan di sekitar lokasi ledakan.
Adapun dari pemeriksaan awal, luka yang dialami AF meliputi telapak tangan, sejumlah jari serta bagian pergelangan dan lengan bawah.
“Polisi masih mendalami bagaimana petasan tersebut dibuat lalu disulut hingga akhirnya efek ledakannya melukai korban,” terang Iptu Suwarti.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD














