Polisi Ungkap Dugaan Kekerasan Siswa SMP di Pemalang, Satu Pelajar Jadi ABH

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Penyidik Polres Pemalang menetapkan satu tersangka Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) dalam perkara pidana dugaan kekerasan hingga meninggal dunia terhadap korban siswa kelas 7 SMPN 4 Randudongkal, Senin (24/8/26).

Penyidik Polres Pemalang menetapkan satu tersangka Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) dalam perkara pidana dugaan kekerasan hingga meninggal dunia terhadap korban siswa kelas 7 SMPN 4 Randudongkal, Senin (24/8/26).

KANAL PEMALANG – Kasus dugaan kekerasan terhadap seorang siswa SMPN 4 Randudongkal, Kabupaten Pemalang, yang berujung kematian korban kini mulai terkuak. Polres Pemalang telah menetapkan satu pelajar sebagai Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH) dalam perkara tersebut.

Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana mengungkapkan, korban merupakan siswa kelas 7, sedangkan ABH merupakan siswa kelas 8 di sekolah yang sama.

“Korban adalah pelajar kelas 7, sementara terduga ABH adalah pelajar kelas 8 di sekolah yang sama,” kata Rendy, Senin (24/8/2026).

Polisi mengungkap dugaan kekerasan terhadap korban tidak hanya terjadi sekali. Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa tersebut diduga berlangsung sebanyak empat kali sepanjang Juli 2026.

Yang menjadi perhatian, seluruh lokasi yang disebut polisi masih berada di beberapa tempat yang ada di lingkungan sekolah setempat.

“Jadi lokasi kejadian berada di bawah pohon dekat gerbang sekolah, depan ruang Laboratorium IPA, depan ruang kelas 7D dan depan toilet sekolah,” ungkap Rendy.

Baca Juga :  Saksi Ahli Sidang Praperadilan AHF di PN Pekalongan Soroti Syarat Penahanan, Tak Cukup Hanya Beralasan untuk Kepentingan Penyidikan

Polisi kini masih mendalami rangkaian kejadian tersebut berdasarkan keterangan para saksi dan barang bukti yang telah diamankan.

Setelah peristiwa tersebut, korban sempat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Randudongkal dan RS Muhammadiyah Mardhatillah. Namun, kondisi korban kemudian memburuk.

Korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit pada Minggu, 2 Agustus 2026 sekitar pukul 20.00 WIB. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Pemalang oleh ibu korban.

“Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polres Pemalang oleh ibu dari anak korban dan berlanjut ke tahapan hukum,” terang Kapolres.

Dalam proses penyelidikan, polisi telah meminta keterangan dari sedikitnya 17 saksi. Mereka terdiri atas guru bimbingan konseling (BK), guru mata pelajaran, teman sekolah korban serta tenaga medis.

Dari pemeriksaan tersebut, ditambah barang bukti yang diamankan, penyidik kemudian menetapkan satu pelajar sebagai tersangka atau ABH.

Polisi belum menyebutkan identitas ABH maupun korban karena keduanya masih berstatus anak.

Baca Juga :  Berenang di Kedung Sungai Sikasur, Pemuda di Pemalang Tewas Terseret Arus

Kapolres memastikan penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak.

ABH dikenakan Pasal 80 ayat (2) dan atau ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Polisi juga menegaskan proses hukum tetap berjalan dengan memperhatikan ketentuan khusus terhadap anak yang berstatus ABH.

Kasus ini sekaligus menjadi perhatian terhadap pengawasan di lingkungan sekolah. Polisi meminta sekolah, orang tua dan masyarakat ikut berperan mencegah kekerasan terhadap anak.

“Mari bersama-sama, kita ciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan,” ujar Rendy.

Dengan ditetapkannya satu pelajar sebagai ABH, penyidikan kasus dugaan kekerasan yang berujung pada meninggalnya siswa tersebut masih terus berjalan. Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa serta fakta-fakta yang ditemukan selama proses penyidikan.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Pilu Ibu di Pekalongan Perjuangkan Keadilan Bagi Putri Kecilnya Korban Dugaan Kejahatan Seksual Ayah Kandung
Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap ART Anak di Bawah Umur, Dokter Gigi di Kota Pekalongan Divonis 9 Tahun Penjara
Sprint Rally di KEK Batang Dibatasi 135 Starter, Pemkab Buka Wacana Sirkuit Permanen
Jaksa Masuk Sekolah, Siswa di Batang Malah Kepo Gaji Aparat Penegak Hukum
Kredit BKK Tercatat Macet, Sekretaris Gerindra Pekalongan Dipanggil Kejati
Tiga Mobil Dinas Bupati Pekalongan Digores, Pemkab Sebut Sudah ke Polisi Tapi Dibantah Belum Ada Laporan
Sidang Pokok Perkara JPU Dakwa AHF Salahgunakan Kedudukan untuk Kekerasan Seksual, Kuasa Hukum Bantah
Tim Pengacara AHF Mundur Jelang Sidang Perdana Pokok Perkara Dugaan Kekerasan Seksual di Padepokan Padang Ati Pekalongan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Kisah Pilu Ibu di Pekalongan Perjuangkan Keadilan Bagi Putri Kecilnya Korban Dugaan Kejahatan Seksual Ayah Kandung

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap ART Anak di Bawah Umur, Dokter Gigi di Kota Pekalongan Divonis 9 Tahun Penjara

Jumat, 11 September 2026 - 12:59 WIB

Sprint Rally di KEK Batang Dibatasi 135 Starter, Pemkab Buka Wacana Sirkuit Permanen

Kamis, 10 September 2026 - 19:04 WIB

Jaksa Masuk Sekolah, Siswa di Batang Malah Kepo Gaji Aparat Penegak Hukum

Selasa, 8 September 2026 - 13:15 WIB

Kredit BKK Tercatat Macet, Sekretaris Gerindra Pekalongan Dipanggil Kejati

Berita Terbaru

Ratusan kelompok atau suku yang mendiami di sudut terpencil di bumi memilih hidup menjauh dari peradaban dan menutup diri dari dunia luar. Foto: Ilustrasi AI

Humaniora

Suku-Suku yang Masih Memilih Terisolasi dari Peradaban

Minggu, 18 Okt 2026 - 06:10 WIB

Pemandangan menakjubkan kepulauan British Island di Karibia yang menjadi salah satu destinasi wisata termahal di dunia. Foto: Ilustrasi AI

Wisata

10 Destinasi Wisata Termahal di Dunia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:10 WIB