Tiga Jam di Kebun Durian, Warga Pekalongan Ditemukan Meninggal di Bawah Pohon

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Pihak keluarga menerima kejadian yang menyebabkan Warkuat (55) sebagai kecelakaan setelah diduga terjatuh dari pohon durian dan ditemukan telah meninggal dunia sehingga tidak menghendaki adanya autopsi, Sabtu (22/8/26) malam. Foto: Istimewa

Pihak keluarga menerima kejadian yang menyebabkan Warkuat (55) sebagai kecelakaan setelah diduga terjatuh dari pohon durian dan ditemukan telah meninggal dunia sehingga tidak menghendaki adanya autopsi, Sabtu (22/8/26) malam. Foto: Istimewa

KANAL PEKALONGAN – Sekitar tiga jam setelah pamit kepada keluarganya untuk memetik durian, Warkuat alias Wahidun (55) ditemukan tak bernyawa di bawah pohon durian setinggi sekitar enam meter di Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.

Warkuat berpamitan meninggalkan rumah sekitar pukul 15.30 WIB, Sabtu (22/8/2026). Ia hendak menuju kebun durian yang berada tak jauh dari permukiman.

Namun hingga pukul 18.00 WIB, pria tersebut belum juga kembali ke rumah. Kondisi itu membuat warga mulai melakukan pencarian. Dua warga, Sujarno (59) dan Taryali (57), kemudian menyusuri kebun untuk mencari keberadaan Warkuat.

Sekitar pukul 19.15 WIB, pencarian berakhir dengan kabar duka. Keduanya menemukan Warkuat sudah dalam kondisi meninggal dunia di bawah sebuah pohon durian.

Baca Juga :  Balita di Talun Pekalongan Meninggal Usai Dipatuk Ular Weling Saat Tidur

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Kepala Desa Lolong Solehudin, yang selanjutnya meneruskan laporan kepada Polsek Karanganyar, Polres Pekalongan.

Humas Polres Pekalongan Iptu Suwarti membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan polisi masih melakukan penyelidikan setelah mendapatkan laporan warga.

Ia menjelaskan kalau petugas yang tiba di lokasi mendapati korban mengenakan kaos merah dan celana pendek hitam dalam posisi telungkup.

“Pada tubuh korban ditemukan luka pada kaki kanan serta lebam di sekitar wajah,” ungkapnya.

Iptu Suwarti menyatakan dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun unsur pidana. Dugaan sementara korban meninggal akibat terjatuh dari pohon durian.

Baca Juga :  Kepala SD Negeri di Pekalongan Dicopot Usai Terbukti Mesum dengan Guru di Sekolah

Pohon tempat korban ditemukan memiliki ketinggian sekitar enam meter. Berdasarkan kondisi lokasi dan pemeriksaan awal, polisi menduga Warkuat terjatuh dari pohon tersebut.

“Jadi polisi tidak menemukan indikasi adanya tindak kekerasan dalam peristiwa yang dialami korban,” terang Suwarti.

Selanjutnya jenazah Warkuat kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga juga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi.

“Pihak keluarga sudah menerima dan tidak menghendaki adanya tindakan autopsi,” bebernya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih
Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan
Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai
Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu
MUI Pekalongan Sebut Tak Perlu Salat Taubat Terkait Kontroversi Karnaval Simbangkulon
Sekda Pekalongan Angkat Bicara, Panitia Karnaval Sebagai Respons Video Viral Aksi Mirip Ritual Satanik
Video Aksi Karnaval Pekalongan Viral, Polisi Turun Tangan Mulai Penyelidikan
Buntut Viral Aksi Mirip Ritual Satanik di Karnaval Pekalongan, Tahun Depan Bakal Dievaluasi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:00 WIB

Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih

Sabtu, 19 September 2026 - 15:21 WIB

Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan

Rabu, 16 September 2026 - 07:46 WIB

Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai

Selasa, 15 September 2026 - 12:41 WIB

Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu

Selasa, 15 September 2026 - 10:33 WIB

MUI Pekalongan Sebut Tak Perlu Salat Taubat Terkait Kontroversi Karnaval Simbangkulon

Berita Terbaru

Banyak Megapolitan global memiliki PDB melampaui negara maju yang notabene secara ekonomi melebihi negara berkembang. Foto: Ilustrasi AI

Ekonomi

Ketika Ekonomi Sebuah Kota Melampaui Negara

Jumat, 16 Okt 2026 - 06:10 WIB

Kolaborasi PLTU Batang dan DLHK Jawa Tengah menanam 1.300 bibit mangrove di Desa Denasri Kulon, Kamis (15/10/26). Foto: Istumewa

Batang

BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:21 WIB

Wakil Wali Kota Pekalongan Balqis Diab mengajak pelaku usaha batik untuk memperkuat digital marketing, Kamis (15/10/26). Foto: dok Pemkot Pekalongan

Kota Pekalongan

Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing

Kamis, 15 Okt 2026 - 12:17 WIB