SLAWI, KANALPLUS.ID – Pemeriksaan kesehatan terhadap ratusan warga Desa Bongkok, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, mengungkap tingginya kasus penyakit tidak menular di wilayah tersebut. Dari 316 warga yang menjalani pemeriksaan, hipertensi menjadi penyakit yang paling banyak ditemukan.
Data hasil skrining kesehatan menunjukkan sebanyak 76 warga mengalami hipertensi. Selain itu, petugas juga menemukan 26 warga menderita diabetes melitus sedangkan 19 warga lainnya terindikasi mengalami diabetes melitus yang disertai hipertensi.
Temuan tersebut diperoleh dalam layanan pemeriksaan kesehatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Tegal di Desa Bongkok, Jumat 31 Juli 2026. Layanan kesehatan menjadi salah satu yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat dibandingkan layanan publik lainnya.
Selain pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah, kegiatan tersebut juga menghadirkan donor darah yang berhasil mengumpulkan 16 kantong darah.
Tidak hanya menyasar kesehatan manusia, pelayanan kesehatan hewan juga dilakukan terhadap ternak milik warga. Sebanyak 121 ekor kambing mendapatkan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK), pemberian vitamin, obat-obatan serta penandaan ternak (ear tagging).
Di luar sektor kesehatan, masyarakat juga memanfaatkan berbagai layanan administrasi. Tercatat 39 warga mencetak KTP elektronik, 32 mengurus kartu keluarga, 15 melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan tiga warga melakukan perekaman KTP elektronik.
Kesadaran warga dalam memenuhi kewajiban perpajakan juga terlihat dari pembayaran 45 SPPT Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta 89 pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor.
Kepala Desa Bongkok Ovi Doni Adrianto menilai tingginya antusiasme warga menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang dapat diakses langsung di desa.
“Artinya program Tilik Desa Bupati Tegal mampu mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” katanya, Minggu (2/8/2026).
Sebelumnya, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menjelaskan hasil pelayanan dan berbagai aspirasi warga telah menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan, termasuk pada sektor kesehatan.
“Jadi silahkan sampaikan apapun yang menjadi kebutuhan pelayanan masyarakat kepada kami agar bisa didengar langsung dan nantinya sesuai dengan harapan,” katanya.
Temuan tingginya kasus hipertensi dan diabetes tersebut menjadi gambaran bahwa penyakit tidak menular masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Kondisi ini diharapkan menjadi dasar untuk memperkuat upaya deteksi dini, edukasi pola hidup sehat dan pendampingan kesehatan bagi warga.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













