PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Polisi mengungkap motif di balik pembuatan video korban pembegalan palsu yang sempat menghebohkan media sosial di Kabupaten Pekalongan.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmat C Yusuf mengatakan, pembuat video, Bayu Wibowo (19), sengaja merekayasa seluruh cerita agar dianggap berani dan keren oleh lingkungan pertemanannya.
“Motifnya semata-mata agar dirinya dianggap berani atau jagoan di depan teman-temannya,” ujar Kapolres kepada wartawan, Senin (3/8/2026).
Bayu diketahui mengunggah video tersebut melalui status WhatsApp sebelum akhirnya menyebar luas ke media sosial lain.
Menurut Kapolres, kasus ini menjadi pelajaran bahwa konten yang dibuat untuk mencari pengakuan justru dapat berujung pemeriksaan polisi karena menimbulkan keresahan masyarakat.
“Kalau untuk konten, tadi dari penjelasan dan pengakuan yang bersangkutan memang di-upload di status WA-nya, kemudian sempat dihapus tapi mungkin sudah ada yang melihat beberapa temannya sehingga tidak diketahui besoknya sudah viral,” bebernya.
Oleh karena itu, lanjut kapolres, pihaknya meminta kepada para influencer agar bisa menyaring atau menshare informasi yang tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Padahal video yang dibuat pelaku itu seolah benar terjadi pembegalan sehingga meresahkan,” tutupnya.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













