TEGAL, KANALPLUS.ID – Bank Indonesia Tegal menggandeng Tim Penggerak PKK Kota Tegal untuk memperkuat edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, ratusan anggota PKK dibekali pemahaman tentang pengelolaan keuangan keluarga hingga kewaspadaan terhadap kejahatan digital.
Kegiatan edukasi yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal itu diikuti sekitar 200 anggota PKK se-Kota Tegal dan Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia (PIPEBI).
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bimala, menyampaikan perempuan khususnya ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga sekaligus menjadi penggerak ekonomi di lingkungan masyarakat.
“Selain menjadi pengelola keuangan keluarga, ibu juga berperan sebagai guru bagi anak-anak dan lingkungan rumah,” ujar Bimala dalam siaran persnya, Rabu (20/5/26).
Melalui pembekalan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai cara memperlakukan uang Rupiah secara tepat, mulai dari mengenali ciri keaslian uang, merawat Rupiah agar masa edarnya lebih panjang, hingga pentingnya menggunakan Rupiah secara bijak dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.
Bank Indonesia juga mendorong masyarakat agar lebih bijak dalam berbelanja dengan mengutamakan kebutuhan dibanding keinginan, memilih produk lokal, serta mengelola pengeluaran secara terencana. Langkah itu dinilai dapat membantu mengendalikan tekanan inflasi dari sisi permintaan.
Selain edukasi terkait Rupiah, peserta juga dibekali pemahaman mengenai perlindungan konsumen dan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan digital yang semakin marak seiring meningkatnya penggunaan transaksi digital seperti QRIS.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal Ny. Gadis Dedy Yon Supriyono serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tegal.
“Dalam program ini, anggota PKK juga dipersiapkan sebagai trainer atau pelatih melalui skema training of trainers (ToT) agar dapat meneruskan edukasi CBP Rupiah kepada masyarakat di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Bank Indonesia berharap kolaborasi bersama TP PKK Kota Tegal dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga Rupiah sekaligus menciptakan keluarga yang lebih berdaya dan melek literasi keuangan digital.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













