Konten Hoaks Korban Begal di Pekalongan Sempat Dibuat Status WA, Pelaku Tak Sadar Vidio Viral dan Menyebar

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Polisi memperlihatkan benda mirip potongan ibu jari terbuat dari wortel yang diukir lalu diwarnai oleh pelaku agar mirip aslinya sebagai bahan konten hoaks, Senin (30/7/26).

Polisi memperlihatkan benda mirip potongan ibu jari terbuat dari wortel yang diukir lalu diwarnai oleh pelaku agar mirip aslinya sebagai bahan konten hoaks, Senin (30/7/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Fakta baru terungkap dalam kasus video hoaks pembegalan yang sempat menghebohkan Kabupaten Pekalongan. Pembuat video, Bayu Wibowo (19), mengaku konten tersebut awalnya hanya diunggah melalui status WhatsApp selama sekitar lima menit sebelum akhirnya dihapus. Namun, video itu telanjur disimpan orang lain dan menyebar luas hingga viral di berbagai media sosial.

“Saya upload cuma sekitar lima menit,” kata Bayu usai menjalani pemeriksaan di Polres Pekalongan, Senin (3/8/2026).

Baca Juga :  Kuasa Hukum Fadia Arafiq: Lebih dari 141 Saksi Sudah Diperiksa KPK, Seluruhnya Kooperatif

Pemuda asal Desa Wringinagung, Kecamatan Doro itu mengaku ide membuat video tersebut muncul secara spontan tanpa meniru konten lain.

“Random saja, kepikiran sendiri,” ujarnya.

Untuk memperkuat cerita, Bayu mengukir sepotong wortel hingga menyerupai jari manusia, lalu mengecatnya agar terlihat lebih meyakinkan saat direkam.

Meski sempat menghapus unggahan karena merasa takut, video itu telanjur tersebar dan memicu keresahan masyarakat.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmat C Yusuf mengatakan, hasil penyelidikan memastikan peristiwa pembegalan tersebut sama sekali tidak pernah terjadi.

Baca Juga :  Beraksi Diam-diam, Dugaan Kasus Kekerasan Seksual Anak di Belik Akhirnya Terbongkar Setelah Dipergoki Ibu Angkat

“Yang diberitakan adalah bohong. Motifnya semata-mata agar yang bersangkutan dianggap berani atau jagoan di depan teman-temannya,” kata Kapolres.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa samurai, potongan wortel berbentuk jari, hingga cairan pewarna yang digunakan sebagai properti.

Saat ini polisi masih mendalami perkara tersebut. Bayu juga telah meminta maaf serta menyatakan tidak akan mengulangi perbuatannya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelaku Hoaks Pembegalan Palsu Minta Maaf, Dalami Unsur Pidana
Polisi Ungkap Motif Pembuat Video Hoaks Korban Pembegalan Hanya Ingin Terlihat Keren di Mata Teman
Bikin Heboh Pekalongan, Pembuat Konten Vidio Korban Begal Ngaku ‘Random Saja’
Konten Demi Hoaks, Pemuda di Pekalongan Rekayasa Jadi Korban Begal Pakai Properti Samurai dan Potongan Ibu Jari Berujung Urusan Polisi
Polisi Selidiki Dugaan Bullying dan Pengeroyokan di Balik Kematian Pelajar SMP Pemalang
Sudah Berstatus Tersangka, Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Pekalongan Belum Ditahan, Polisi : Sedang Lengkapi Bukti
Celurit Gagal Dipakai Membunuh Perangkat Desa Kalipancur, Gagang Terlepas Saat Akan Digunakan
Pelaku Diduga Sempat Bakar Celana dan Buang Baju untuk Hilangkan Jejak Pembunuhan Perangkat Desa Kalipancur
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Pelaku Hoaks Pembegalan Palsu Minta Maaf, Dalami Unsur Pidana

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Polisi Ungkap Motif Pembuat Video Hoaks Korban Pembegalan Hanya Ingin Terlihat Keren di Mata Teman

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:48 WIB

Bikin Heboh Pekalongan, Pembuat Konten Vidio Korban Begal Ngaku ‘Random Saja’

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Konten Hoaks Korban Begal di Pekalongan Sempat Dibuat Status WA, Pelaku Tak Sadar Vidio Viral dan Menyebar

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Bullying dan Pengeroyokan di Balik Kematian Pelajar SMP Pemalang

Berita Terbaru