PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Fakta baru terungkap dalam kasus video hoaks pembegalan yang sempat menghebohkan Kabupaten Pekalongan. Pembuat video, Bayu Wibowo (19), mengaku konten tersebut awalnya hanya diunggah melalui status WhatsApp selama sekitar lima menit sebelum akhirnya dihapus. Namun, video itu telanjur disimpan orang lain dan menyebar luas hingga viral di berbagai media sosial.
“Saya upload cuma sekitar lima menit,” kata Bayu usai menjalani pemeriksaan di Polres Pekalongan, Senin (3/8/2026).
Pemuda asal Desa Wringinagung, Kecamatan Doro itu mengaku ide membuat video tersebut muncul secara spontan tanpa meniru konten lain.
“Random saja, kepikiran sendiri,” ujarnya.
Untuk memperkuat cerita, Bayu mengukir sepotong wortel hingga menyerupai jari manusia, lalu mengecatnya agar terlihat lebih meyakinkan saat direkam.
Meski sempat menghapus unggahan karena merasa takut, video itu telanjur tersebar dan memicu keresahan masyarakat.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmat C Yusuf mengatakan, hasil penyelidikan memastikan peristiwa pembegalan tersebut sama sekali tidak pernah terjadi.
“Yang diberitakan adalah bohong. Motifnya semata-mata agar yang bersangkutan dianggap berani atau jagoan di depan teman-temannya,” kata Kapolres.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa samurai, potongan wortel berbentuk jari, hingga cairan pewarna yang digunakan sebagai properti.
Saat ini polisi masih mendalami perkara tersebut. Bayu juga telah meminta maaf serta menyatakan tidak akan mengulangi perbuatannya.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













