Bikin Heboh Pekalongan, Pembuat Konten Vidio Korban Begal Ngaku ‘Random Saja’

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kapolres Pekalongan AKBP memastikan  vidio konten korban pembegalan yang menyebar dan viral di tengah masyarakat tersebut adalah rekayasa dari pelaku, Senin (3/8/26).

Kapolres Pekalongan AKBP memastikan vidio konten korban pembegalan yang menyebar dan viral di tengah masyarakat tersebut adalah rekayasa dari pelaku, Senin (3/8/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Tidak ada dendam, tidak ada musuh, bahkan tidak ada peristiwa kriminal. Itulah pengakuan Bayu Wibowo (19), pemuda yang membuat video pembegalan palsu hingga viral di media sosial.

Saat ditanya alasan membuat video tersebut, Bayu hanya menjawab singkat.

Random. Kepikiran saja,” katanya kepada wartawan di Lobi Mapolres Pekalongan, Senin (3/8/2026).

Ia mengaku membuat sendiri seluruh properti tanpa bantuan siapa pun. Mulai dari membentuk wortel menyerupai jari manusia, menyiapkan samurai miliknya sendiri, hingga membuat narasi seolah-olah menjadi korban pembegalan.

Baca Juga :  Diduga Korban Perampokan, Janda Pemilik Toko Kelontong di Pekalongan Ditemukan Terikat dan Lebam

Namun, konten yang menurutnya hanya dibuat secara iseng justru berkembang menjadi informasi palsu yang dipercaya masyarakat.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmat C Yusuf mengatakan polisi langsung melakukan penyelidikan setelah video tersebut viral.

Hasilnya, seluruh cerita yang disampaikan Bayu melalui konten vidio yang viral di media sosial itu dipastikan merupakan rekayasa belaka.

Baca Juga :  Teriak 'Tembak' Saat Dikejar Polisi, Pelaku Curanmor di Pemalang Todongkan Pistol Mainan

“Jadi jelas di vidio yang tersebar itu adalah bohong atau hoaks,” tegasnya.

Pihaknya sebelumnya sudah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) maupun rumah yang bersangkutan untuk mengumpulkan bukti-bukti.

“Sudah kita amankan sebilah samurai dan juga dugaan buah wortel atau tanaman sayuran wortel yang dijadikan sebagai bentuk jari yang terputus,” ungkap Kapolres

Penulis : Achmad Udi

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari
Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis
Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma
Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari
Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri
Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran
Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Pekalongan
Kenalan dari Medsos, Motor dan HP Anak di Pemalang Malah Dibawa Kabur

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:31 WIB

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis

Sabtu, 12 September 2026 - 07:50 WIB

Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma

Sabtu, 12 September 2026 - 07:25 WIB

Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari

Sabtu, 12 September 2026 - 07:00 WIB

Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri

Berita Terbaru

Kasat Lantas Polresta Batang Kompol Dwi Panji Lestari mengungkap kecelakaan di wilayah Batang mengalami penurunan pada 2026, namun jalan tol masih menjadi titik rawan dengan fatalitas kecelakaan yang lebih tinggi, Senin (21/9/26). Foto: Ilustrasi AI

Batang

Laka di Batang Turun 41 Persen, Tol Masih Jadi Titik Rawan

Senin, 21 Sep 2026 - 14:52 WIB