143 Koperasi di Kabupaten Tegal Tak Lagi Aktif, Pemkab Bidik Revitalisasi di Tengah Ekspansi Koperasi Merah Putih

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyebut dari 776 koperasi, 143 tidak beroperasi dan pihaknya mendorong dilakukan pembinaan serta pendampingan agar kembali aktif, Sabtu (25/7/26). Foto : Istimewa

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyebut dari 776 koperasi, 143 tidak beroperasi dan pihaknya mendorong dilakukan pembinaan serta pendampingan agar kembali aktif, Sabtu (25/7/26). Foto : Istimewa

SLAWI, KANALPLUS.ID – Di balik bertambahnya jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Tegal, masih tersimpan pekerjaan rumah besar. Dari total 776 koperasi yang terdaftar, sebanyak 143 koperasi tercatat tidak lagi aktif menjalankan kegiatan usaha.

Data tersebut diungkapkan Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman saat peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat Kabupaten Tegal, Sabtu (25/7/2026). Menurutnya, kondisi tersebut menjadi fokus pemerintah daerah agar koperasi yang mati suri bisa kembali beroperasi dan memberi manfaat bagi anggotanya.

“Dari 776 koperasi yang tercatat, 633 masih aktif menjalankan kegiatan usaha. Sedangkan 143 koperasi yang belum aktif akan kami dorong melalui pembinaan, pendampingan, dan revitalisasi,” ujar Ischak.

Meski masih ada ratusan koperasi yang tidak aktif, Ischak menilai geliat koperasi di Kabupaten Tegal masih cukup kuat. Ia mendorong koperasi tidak hanya bertahan sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi bertransformasi menjadi lembaga ekonomi modern yang profesional, transparan, akuntabel dan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan pelayanan kepada anggota.

Baca Juga :  Api Kembali Berkobar di Pelabuhan Jongor Tegal, Kapal Baru Selesai Perbaikan Terbakar Sebelum Melaut

Menurutnya, keberhasilan koperasi tidak semata diukur dari besarnya aset atau keuntungan yang diperoleh, melainkan dari dampaknya terhadap kesejahteraan anggota, penciptaan lapangan kerja, penguatan pelaku UMKM, hingga kemampuannya menggerakkan ekonomi desa.

Di sisi lain, transformasi koperasi di Kabupaten Tegal mulai terlihat melalui pembentukan Koperasi Desa dan Koperasi Kelurahan Merah Putih.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Tegal Imam Rudy Kurnianto mengungkapkan, sebanyak 287 koperasi Merah Putih kini telah berbadan hukum.

Tak hanya terbentuk secara administratif, sebagian koperasi tersebut juga mulai menjalankan berbagai unit usaha produktif, mulai dari penyediaan sembako, layanan pembayaran (PPOB), Samsat Budiman, internet rakyat, pengelolaan sampah, hingga mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bahkan, sejumlah koperasi telah menjalin kemitraan dengan SPBG untuk memperluas jaringan usaha.

Baca Juga :  126 Siswa Tak Mampu di Kota Tegal Dapat Bantuan Transport Selama Setahun, Buruh Pabrik Ikut Terima BLT Cukai

Perkembangan itu dinilai menjadi modal penting bagi Kabupaten Tegal untuk memperkuat ekonomi berbasis desa. Namun, keberadaan koperasi baru juga diharapkan tidak mengesampingkan revitalisasi koperasi lama yang saat ini belum lagi aktif.

“Kami menargetkan koperasi yang sehat dan produktif mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperpendek rantai distribusi hasil produksi lokal sehingga memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha dan masyarakat desa,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIMMAFES MART Jadi Laboratorium Bisnis Mahasiswa S1 Manajemen TMU
Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal
Razia Lapas Slawi, Petugas Temukan Kaca, Paku hingga Korek Gas
Tegal Siapkan 1.000 Titik Internet Gratis, Sasar Sekolah hingga Wilayah Blank Spot
Kemarau Panjang di Tegal, 29 Ribu Warga Terdampak Kekeringan
Perjuangkan Nasib Anak, Warga Moga Jalan Kaki dari Tegal ke Jakarta
Belanja Kota Tegal Naik Rp44 Miliar, Defisit APBD 2026 Melonjak 81 Persen
Kota Tegal Raih Peringkat Kedua Layanan Kesehatan, Dapat Insentif Fiskal Rp1,5 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:06 WIB

HIMMAFES MART Jadi Laboratorium Bisnis Mahasiswa S1 Manajemen TMU

Sabtu, 26 September 2026 - 18:39 WIB

Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal

Jumat, 18 September 2026 - 11:03 WIB

Razia Lapas Slawi, Petugas Temukan Kaca, Paku hingga Korek Gas

Rabu, 16 September 2026 - 17:14 WIB

Tegal Siapkan 1.000 Titik Internet Gratis, Sasar Sekolah hingga Wilayah Blank Spot

Selasa, 8 September 2026 - 06:59 WIB

Kemarau Panjang di Tegal, 29 Ribu Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terbaru