Dari Bengkel Sekolah di Tegal ke Podium Mandalika, Prestasi Aditya Jadi Bukti SMK Bisa Cetak Juara Nasional

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Aditya Ramdhani kelas XII SMK Islamiyah Adiwerna jadi kebanggan dan prestasinya membawa dampak positif bagi sekolah karena bisa berkolaborasi dengan PT Yamaha Motor Indonesia Manufacturing, Rabu (29/7/26). Foto : Istimewa

Aditya Ramdhani kelas XII SMK Islamiyah Adiwerna jadi kebanggan dan prestasinya membawa dampak positif bagi sekolah karena bisa berkolaborasi dengan PT Yamaha Motor Indonesia Manufacturing, Rabu (29/7/26). Foto : Istimewa

SLAWI, KANALPLUS,ID – Kemenangan Aditya Ramdhani di ajang Sunday Race 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika bukan hanya mengharumkan nama Kabupaten Tegal. Prestasi siswa kelas XII SMK Islamiyah Adiwerna itu kini menjadi bukti bahwa sekolah vokasi mampu melahirkan pembalap nasional melalui kolaborasi dengan dunia industri.

Di balik trofi juara yang dibawanya pulang, tersimpan proses pembinaan yang melibatkan guru, alumni, hingga mitra industri. Model pembelajaran inilah yang kini dinilai menjadi salah satu contoh keberhasilan program link and match antara pendidikan dan dunia kerja.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengatakan keberhasilan Aditya menunjukkan bahwa SMK tidak hanya mencetak lulusan siap bekerja, tetapi juga mampu menghasilkan atlet dan talenta berprestasi di tingkat nasional.

“Prestasi ini bukan hasil instan. Di balik trofi tersebut ada latihan panjang, kedisiplinan, keberanian, serta dukungan keluarga, sekolah, pelatih, dan dunia industri,” kata Ischak saat menghadiri penyerahan trofi di SMK Islamiyah Adiwerna, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti pentingnya memperkuat kerja sama antara sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri. Kolaborasi seperti yang dibangun SMK Islamiyah Adiwerna bersama PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing dinilai mampu meningkatkan kompetensi siswa sekaligus membuka peluang lahirnya lebih banyak talenta muda.

Baca Juga :  “Bertumbuh, Berkah, Berdampak”: TMU Tandai Milad ke-2 dengan Peluncuran Logo di Momentum Syawal

“Pendidikan vokasi harus mampu melahirkan generasi yang memiliki keterampilan sekaligus mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Di balik keberhasilan Aditya, terdapat proses latihan yang berlangsung hampir tiga bulan. Guru pembina, Bagus Dicky Sonjaya, mengungkapkan latihan dilakukan hampir setiap hari seusai jam sekolah maupun setelah praktik kerja lapangan (PKL).

“Setelah pulang sekolah atau selesai PKL, Aditya tetap menjalani latihan. Semua perkembangan kami evaluasi secara berkala agar performanya terus meningkat,” kata Bagus.

Pembinaan tersebut tidak hanya melibatkan guru. Sejumlah alumni sekolah ikut turun tangan sebagai mekanik, analis data mesin, hingga penyetel performa motor balap. Mereka bekerja layaknya sebuah tim profesional untuk mendukung Aditya menghadapi kompetisi nasional.

Menurut Bagus, tantangan terbesar justru datang dari pembagian waktu antara belajar, PKL, dan latihan. Selain itu, lokasi latihan yang berada di luar Kabupaten Tegal membuat kebutuhan biaya dan waktu menjadi lebih besar.

Baca Juga :  Diikuti Ratusan Peserta, Gebyar Milad Muhammadiyah Sukses Digelar Himmafes TMU

“Keberhasilan ini hasil kerja bersama. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Kami mendapat dukungan sponsor dan mitra industri yang terus mendampingi proses pembinaan sampai Aditya menjadi juara,” ujarnya.

Bagi Aditya Ramdhani, kemenangan di Mandalika menjadi pencapaian terbesar sejak mulai serius menekuni dunia balap tiga tahun lalu.

“Baru kali ini saya bisa juara pertama. Saya benar-benar tidak menyangka bisa menang di Sirkuit Mandalika,” kata remaja berusia 18 tahun tersebut.

Ia mengaku kemenangan itu justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan naik ke kelas balap yang lebih tinggi.

Prestasi Aditya kini diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lain bahwa bangku SMK tidak hanya menjadi tempat menyiapkan tenaga kerja terampil, tetapi juga dapat menjadi jalan lahirnya atlet dan profesional muda yang mampu bersaing di panggung nasional. Pemerintah Kabupaten Tegal pun menyatakan akan terus mendorong kemitraan sekolah dengan industri agar semakin banyak talenta daerah mengikuti jejak Aditya menuju podium-podium prestasi berikutnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

126 Siswa Tak Mampu di Kota Tegal Dapat Bantuan Transport Selama Setahun, Buruh Pabrik Ikut Terima BLT Cukai
Di Balik Julukan Kota Bahari, Tegal Simpan Warisan Sastra yang Terus Melahirkan Penulis Nasional
143 Koperasi di Kabupaten Tegal Tak Lagi Aktif, Pemkab Bidik Revitalisasi di Tengah Ekspansi Koperasi Merah Putih
Defisit Berubah Jadi Surplus, APBD Kota Tegal 2025 Ditutup dengan Sisa Anggaran Rp66,7 Miliar
Anak Berkonflik dengan Hukum di Kota Tegal Tak Selalu Masuk Penjara, Bakal Jalani Kerja Sosial
Angka 1.446 Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Tegal Ternyata Akumulasi 16 Tahun, Bupati Minta Publik Tak Salah Paham
Kota Tegal Tambah Rumah Sakit Baru, Warga Pantura Barat Kini Punya Akses Lebih Dekat ke Dokter Spesialis
Pemkot Tegal Klaim Volume Sampah Mulai Menyusut, Kebiasaan Pilah Sampah Masih Jadi Tantangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:02 WIB

Dari Bengkel Sekolah di Tegal ke Podium Mandalika, Prestasi Aditya Jadi Bukti SMK Bisa Cetak Juara Nasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:44 WIB

126 Siswa Tak Mampu di Kota Tegal Dapat Bantuan Transport Selama Setahun, Buruh Pabrik Ikut Terima BLT Cukai

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:29 WIB

Di Balik Julukan Kota Bahari, Tegal Simpan Warisan Sastra yang Terus Melahirkan Penulis Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:22 WIB

143 Koperasi di Kabupaten Tegal Tak Lagi Aktif, Pemkab Bidik Revitalisasi di Tengah Ekspansi Koperasi Merah Putih

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:21 WIB

Defisit Berubah Jadi Surplus, APBD Kota Tegal 2025 Ditutup dengan Sisa Anggaran Rp66,7 Miliar

Berita Terbaru