Empat Kali Diperiksa KPK, Direktur RSUD Kajen Pilih Bungkam Soal Materi Penyidikan

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD Kajen Imam Prasetyo saat dicegat wartawan usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK di Mapolres Pekalongan Kota, Jumat (19/6/26).

Direktur RSUD Kajen Imam Prasetyo saat dicegat wartawan usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK di Mapolres Pekalongan Kota, Jumat (19/6/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Direktur RSUD Kajen, Imam Prasetyo, kembali menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolres Pekalongan Kota. Namun, usai menjalani pemeriksaan selama sekitar 30 menit, Imam memilih irit bicara dan menghindari pertanyaan wartawan terkait materi penyidikan.

Dengan langkah cepat hendak menuju pintu keluar lobi, Imam hanya membenarkan bahwa dirinya mendapat sekitar lima hingga enam pertanyaan dari penyidik.

“Kurang lebih sekitar lima sampai enam pertanyaan,” ujarnya singkat berusaha menghindari interaksi dengan wartawan, Jumat (19/6/2026).

Ia juga mengungkapkan pemeriksaan berlangsung sekitar 30 menit. Saat ditanya lebih jauh mengenai pokok materi yang digali penyidik, Imam langsung menegaskan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan KPK.

Baca Juga :  PPP Jateng Genjot Konsolidasi Akar Rumput, Muscab Serentak Jadi Start Mesin Politik Pemilu

“Kalau untuk materi pemeriksaan dan lain sebagainya tentunya kita tidak bisa menyampaikan. Nanti bisa ditanyakan ke penyidiknya,” katanya.

Imam mengaku surat pemanggilan diterimanya pada Senin lalu. Pemeriksaan kali ini juga menjadi yang keempat kalinya dirinya dimintai keterangan oleh KPK.

“Saya yang keempat, Mas. Empat kali,” ucapnya.

Ketika kembali didesak apakah pemeriksaan berkaitan dengan pengadaan barang atau aspek tertentu di RSUD Kajen, Imam kembali menolak memberikan penjelasan.

Baca Juga :  KPK Telusuri Aliran Dana Kasus Korupsi Fadia Arafiq, Pedagang Emas Online dari Sidoarjo Ikut Diperiksa

“Enggak bisa buka materi pemeriksaannya,” katanya sambil mengakhiri wawancara.

Meski demikian, Imam sempat menyebut bahwa permintaan keterangannya masih berkaitan dengan perkara yang menyeret mantan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, yang saat ini tengah ditangani KPK.

Hingga berita ini ditulis, KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah nama lainya antara lain, Sekda Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, Camat Kedungwuni, Plt P3A dan PPKB Abdul Cholik, Kepala Dinas Perkim-LH Abduh Gazali, Barista Big Boss Resto Yusril Eko Riyadi dan satu perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan yang kembali dipanggil untuk menyerahkan berkas.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

Saksi Terakhir KPK Buka Dugaan Persoalan Outsourcing, Singgung BPJS hingga Pemecatan Tanpa Surat
Pemeriksaan KPK di Pekalongan Ditutup Hari Ini, Total 21 Saksi Dimintai Keterangan
Notaris Kepercayaan Fadia Arafiq Diperiksa KPK, Akui Pernah Tangani Banyak Aset Mantan Bupati
Dipanggil KPK, Mantan Barista Big Boss Resto Kaget Namanya Masuk Data Outsourcing: ‘Saya Baru Tahu Hari Ini’
Saat Nama-Nama Penting Bergiliran Diperiksa KPK, Satu Pejabat Justru Pulang Lebih Cepat karena Ternyata Salah Orang
Penyidikan KPK Makin Meluas, Pejabat Strategis Kabupaten Pekalongan Bergantian Jalani Pemeriksaan
Tak Sekadar Tanam Padi, TNI Kembangkan Kawasan Pangan Terpadu di Pekalongan Pasok Kebutuhan Masyarakat
Di Tengah Maraton Pemeriksaan KPK, Kuasa Hukum Minta Program Berobat Gratis Warisan Fadia Arafiq Tetap Berjalan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:43 WIB

Saksi Terakhir KPK Buka Dugaan Persoalan Outsourcing, Singgung BPJS hingga Pemecatan Tanpa Surat

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:54 WIB

Pemeriksaan KPK di Pekalongan Ditutup Hari Ini, Total 21 Saksi Dimintai Keterangan

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:42 WIB

Notaris Kepercayaan Fadia Arafiq Diperiksa KPK, Akui Pernah Tangani Banyak Aset Mantan Bupati

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:19 WIB

Dipanggil KPK, Mantan Barista Big Boss Resto Kaget Namanya Masuk Data Outsourcing: ‘Saya Baru Tahu Hari Ini’

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:28 WIB

Saat Nama-Nama Penting Bergiliran Diperiksa KPK, Satu Pejabat Justru Pulang Lebih Cepat karena Ternyata Salah Orang

Berita Terbaru