Pamit Bersihkan Ladang Tak Kembali, Kakek Munajat Ditemukan Tewas di Hutan Pekalongan

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 02:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jasad Munajat (79) warga Desa Tajur ditemukan tertelungkup di hutan masuk wilayah KPH Pekalongan Timur, Sabtu (1/8/26) petang.

Jasad Munajat (79) warga Desa Tajur ditemukan tertelungkup di hutan masuk wilayah KPH Pekalongan Timur, Sabtu (1/8/26) petang.

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Munajat (79) tak pernah menyangka kepergiannya membersihkan rumput di ladang menjadi perjalanan terakhir. Lansia asal Dusun Tajur, Desa Tajur, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan itu ditemukan meninggal dunia setelah keluarga mencarinya hingga ke kawasan hutan produksi KPH Pekalongan Timur, Perum Perhutani.

Pagi itu, Munajat berpamitan kepada keluarganya seperti hari-hari biasa. Ia berangkat menuju ladang miliknya dengan membawa sabit dan sebotol air mineral untuk membersihkan rumput.

Namun, hingga siang bahkan menjelang sore, korban tak kunjung kembali ke rumah. Kondisi itu membuat keluarga resah. Bersama sejumlah warga, mereka kemudian menyusuri ladang yang berada di kawasan hutan produksi.

Sekitar pukul 18.00 WIB, pencarian berakhir dengan kabar duka. Munajat ditemukan dalam posisi tertelungkup di atas tanah. Saat diperiksa keluarganya, ia sudah tidak bernapas. Sabit dan botol air minum yang dibawanya sejak berangkat masih berada di dekat tubuh korban.

Baca Juga :  Polisi Terapkan UU Perlindungan Anak dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Padepokan Padang Ati

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Pemerintah Desa Tajur dan Polsek Kandangserang. Polisi bersama tenaga kesehatan langsung melakukan pemeriksaan.

Korban diketahui telah dibawa pulang ke rumah duka oleh keluarga sebelum petugas tiba. Hasil pemeriksaan menemukan luka lecet pada wajah dan kedua kaki yang diduga terjadi akibat benturan saat korban terjatuh.

Plh Kapolsek Kandangserang Ipda Suharno mengatakan, hasil pemeriksaan medis maupun olah tempat kejadian perkara tidak menemukan adanya tanda kekerasan ataupun unsur tindak pidana.

Baca Juga :  Warga Mendolo Jaga Satwa dan Larang Berburu agar Macan Tutul Tak Turun ke Desa

“Dari hasil pemeriksaan bersama tenaga kesehatan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun unsur pidana,” katanya, Sabtu (1/8/2026) malam.

ia mengungkapkan bahwa  berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi dan penyakit jantung.

“Jadi perwakilan keluarga menolak dilakukan otopsi dan memilih menerima kejadian ini sebagai musibah,” ujar Ipda Suharno.

Adapun Informasi yang diperoleh menyebutkan Munajat memiliki riwayat epilepsi dan penyakit jantung. Korban juga pernah menjalani perawatan di RSUD Kajen pada April 2026.

“Dengan tidak ditemukannya indikasi tindak pidana dan adanya penolakan otopsi dari pihak keluarga, maka jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” terangnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih
Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan
Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai
Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu
MUI Pekalongan Sebut Tak Perlu Salat Taubat Terkait Kontroversi Karnaval Simbangkulon
Sekda Pekalongan Angkat Bicara, Panitia Karnaval Sebagai Respons Video Viral Aksi Mirip Ritual Satanik
Video Aksi Karnaval Pekalongan Viral, Polisi Turun Tangan Mulai Penyelidikan
Buntut Viral Aksi Mirip Ritual Satanik di Karnaval Pekalongan, Tahun Depan Bakal Dievaluasi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:00 WIB

Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih

Sabtu, 19 September 2026 - 15:21 WIB

Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan

Rabu, 16 September 2026 - 07:46 WIB

Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai

Selasa, 15 September 2026 - 12:41 WIB

Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu

Selasa, 15 September 2026 - 10:33 WIB

MUI Pekalongan Sebut Tak Perlu Salat Taubat Terkait Kontroversi Karnaval Simbangkulon

Berita Terbaru

Pemandangan menakjubkan kepulauan British Island di Karibia yang menjadi salah satu destinasi wisata termahal di dunia. Foto: Ilustrasi AI

Wisata

10 Destinasi Wisata Termahal di Dunia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:10 WIB