Dishub Batang Belum Pernah Terbitkan Izin Penutupan Jalan Veteran, Rencana Batang Fair Dipertanyakan

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kegiatan Batang Fair Merdeka terus menuai polemik, kini Dishub angkat bicara bahwa belum ada permohonan izin penutupan Jalan Veteran, Kamis (6/8/26). Foto : Istimewa

Kegiatan Batang Fair Merdeka terus menuai polemik, kini Dishub angkat bicara bahwa belum ada permohonan izin penutupan Jalan Veteran, Kamis (6/8/26). Foto : Istimewa

KANAL BATANG – Polemik rencana penutupan Jalan Veteran untuk penyelenggaraan Batang Fair Merdeka terus berkembang. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang menegaskan hingga saat ini belum pernah menerima permohonan maupun menerbitkan izin penutupan jalan yang menjadi lokasi utama penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kabupaten Batang, Agung Widodo, yang mengaku pihaknya bahkan belum pernah bertemu dengan penyelenggara maupun menerima surat permohonan resmi sebagai dasar penerbitan rekomendasi teknis.

“Sampai sekarang saya belum pernah bertemu dengan event organizer penyelenggara. Surat permohonan izin juga belum pernah kami terima, di meja saya tidak ada. Jadi Dinas Perhubungan belum pernah mengeluarkan izin terkait pelaksanaan kegiatan di Jalan Veteran,” ujar Agung, Kamis (6/8/2026).

Penegasan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan administrasi penyelenggaraan Batang Fair Merdeka, mengingat penggunaan badan jalan, terlebih di kawasan pusat pemerintahan, wajib melalui proses perizinan dan koordinasi lintas instansi.

Baca Juga :  Tangis Haru Pecah di Bioskop Saat Anggota DPR RI Ini Ajak Puluhan Siswa SD di Batang Nonton Film Children of Heaven, Pulangnya Dapat Hadiah Sepatu

Menurut Agung, mekanisme yang berlaku mengharuskan penyelenggara mengajukan permohonan kepada Bupati Batang. Selanjutnya, permohonan itu dibahas bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan kepolisian sebelum dapat memperoleh rekomendasi pelaksanaan.

Koordinasi tersebut melibatkan Dishub, Dinas PUPR, kepolisian, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Dinas Cipta Karya, Dinas Lingkungan Hidup, hingga instansi lain sesuai kebutuhan kegiatan.

“Semua ada prosedurnya. Kemungkinan penyelenggara belum memahami mekanisme yang harus ditempuh,” katanya.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Batang tidak menutup ruang bagi masyarakat untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan, termasuk event dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun, setiap kegiatan tetap harus memenuhi ketentuan administrasi dan aspek keselamatan publik.

“Pemkab tidak melarang kegiatan apa pun, tetapi SOP dan mekanisme perizinan harus dipenuhi. Itu penting supaya semua pihak mengetahui, dapat melakukan pengamanan, rekayasa lalu lintas, dan mengantisipasi dampak yang ditimbulkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Cerita Celengan Lima Tahun Siswa SD di Batang untuk Korban Gempa NTT

Jalan Veteran sendiri merupakan salah satu ruas strategis di pusat pemerintahan Kabupaten Batang. Jalur tersebut menjadi akses menuju sejumlah kantor pemerintahan dan setiap hari dilalui masyarakat. Dalam waktu bersamaan, kawasan itu juga digunakan sebagai lokasi latihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Agung mencontohkan kegiatan lain seperti Pasar Kliwonan tetap dapat berlangsung karena seluruh tahapan perizinan dan koordinasi telah dipenuhi sebelum kegiatan dilaksanakan.

Dengan belum adanya permohonan maupun rekomendasi resmi dari Dishub, rencana penutupan Jalan Veteran untuk Batang Fair Merdeka dipastikan masih belum memenuhi salah satu tahapan penting dalam prosedur penyelenggaraan kegiatan di ruang jalan.

“Kalau sebuah kegiatan direncanakan dengan baik, dampaknya bisa diminimalkan. Kuncinya ada pada komunikasi, koordinasi, dan kepatuhan terhadap aturan sehingga masyarakat tetap nyaman dan kegiatan berjalan lancar,” tutup Agung.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Laka di Batang Turun 41 Persen, Tol Masih Jadi Titik Rawan
Di Tengah KITB, Bukit Srawung Jadi Ruang Srawungan Warga Batang
Pemotor Tewas Tabrak Truk Tronton di Jalan Raya KITB Batang
Punya Lintasan Jogging Track Baru, Warga Limpung Tak Lagi Lari di Jalanan
Sopir Lelah dan Mengantuk, Truk Boks Terguling di Jalur Pantura Batang
Bidik Tuan Rumah Porprov Jateng, Batang Siapkan Fasilitas Publik untuk Bangun Budaya Olahraga,
Bus Tunas Muda Terbakar di Tol Batang, 15 Penumpang Selamat
KEK Industropolis Batang Disiapkan Jadi Arena Sprint Rally, Pemkab Bidik Efek Ekonomi dan Sport Tourism

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:52 WIB

Laka di Batang Turun 41 Persen, Tol Masih Jadi Titik Rawan

Senin, 21 September 2026 - 07:03 WIB

Di Tengah KITB, Bukit Srawung Jadi Ruang Srawungan Warga Batang

Minggu, 20 September 2026 - 06:25 WIB

Pemotor Tewas Tabrak Truk Tronton di Jalan Raya KITB Batang

Sabtu, 19 September 2026 - 12:15 WIB

Punya Lintasan Jogging Track Baru, Warga Limpung Tak Lagi Lari di Jalanan

Sabtu, 19 September 2026 - 07:13 WIB

Sopir Lelah dan Mengantuk, Truk Boks Terguling di Jalur Pantura Batang

Berita Terbaru

Kasat Lantas Polresta Batang Kompol Dwi Panji Lestari mengungkap kecelakaan di wilayah Batang mengalami penurunan pada 2026, namun jalan tol masih menjadi titik rawan dengan fatalitas kecelakaan yang lebih tinggi, Senin (21/9/26). Foto: Ilustrasi AI

Batang

Laka di Batang Turun 41 Persen, Tol Masih Jadi Titik Rawan

Senin, 21 Sep 2026 - 14:52 WIB