PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Kemunculan seekor lutung Jawa di tengah permukiman warga Gemek, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, menjadi hal yang tak biasa. Satwa liar dilindungi tersebut diyakini tidak sekedar nyasar, akan tetapi menjadi pertanda bahwa batas antara habitat alami dan kawasan permukiman manusia semakin kabur.
Lutung Jawa yang merupakan primata asli hutan Pekalongan tersebut ditemukan warga pada Senin (3/8/2026). Setelah diamankan masyarakat, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pekalongan segera melakukan evakuasi sebelum akhirnya melepasliarkan kembali satwa tersebut ke habitat alaminya di kawasan Hutan Linggo Asri.
Kepala Seksi Operasi, Pengendalian, Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Opsdal Tibum Tranmas) Satpol PP Kabupaten Pekalongan, Andri Setioko, mengatakan laporan mengenai keberadaan lutung pertama kali diterima dari pihak Kecamatan Kedungwuni.
“Begitu menerima informasi terkait adanya lutung Jawa yang ditemukan warga di wilayah Gemek, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” kata Andri.
Menurutnya, proses evakuasi dilakukan agar satwa tetap aman sekaligus menghindari potensi konflik dengan masyarakat.
Setelah berhasil diamankan, lutung tersebut tidak dibawa ke tempat penangkaran, melainkan langsung dilepasliarkan di kawasan Hutan Linggo Asri.
“Setelah dievakuasi, satwa tersebut kami lepaskan kembali ke habitatnya di kawasan Hutan Linggo Asri agar dapat hidup dan berkembang secara alami,” ujarnya.
Andri menjelaskan, masuknya satwa liar ke kawasan permukiman dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari perubahan kondisi lingkungan hingga pergerakan satwa saat mencari sumber makanan.
Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak menangkap maupun memelihara satwa liar yang dilindungi. Warga diminta segera melapor kepada petugas apabila menemukan satwa serupa agar penanganan dapat dilakukan secara aman.
“Kolaborasi masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan satwa liar yang dilindungi agar tetap lestari di habitatnya,” pungkasnya.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













