Petugas Lapas Semarang Gagalkan Upaya Penyelundupan Narkoba Modus Lempar dari Luar Tembok

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Bungkusan paket yang diselundupkan dengan modus dilempar dari luar tembok Lapas Kelas I Semarang dibuka berisi ratusan pil terlarang, Selasa (4/8/26). Foto : Istimewa

Bungkusan paket yang diselundupkan dengan modus dilempar dari luar tembok Lapas Kelas I Semarang dibuka berisi ratusan pil terlarang, Selasa (4/8/26). Foto : Istimewa

SEMARANG, KANALPLUS.ID – Upaya memasok narkotika ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang kembali digagalkan. Kali ini, pelaku diduga menggunakan modus melempar bungkusan dari luar tembok lapas dengan menambahkan batu sebagai pemberat agar paket dapat meluncur masuk ke area dalam.

Paket mencurigakan itu ditemukan petugas saat melakukan patroli rutin di area brandgang luar sisi utara lapas pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Petugas Aditya Siko dan Dany Marsa yang tengah mengawasi kegiatan pertanian melihat sebuah bungkusan plastik hitam berbalut lakban tergeletak di area tersebut. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada jajaran pengamanan untuk dilakukan pemeriksaan sesuai prosedur.

Saat dibuka, isi paket mengejutkan. Petugas menemukan sekitar 300 butir yang diduga Alprazolam, 45 butir diduga Riklona, serta satu paket diduga sabu yang masih menunggu proses penimbangan.

Baca Juga :  Jawa Tengah Pacu Energi Hijau, Ribuan Desa Kini Mulai Mandiri Energi

Di dalam bungkusan juga terdapat batu kerikil yang diduga sengaja dipasang sebagai pemberat agar paket dapat dilempar melewati tembok lapas.

Kepala Lapas Kelas I Semarang Ahmad Tohari mengatakan temuan tersebut menunjukkan masih adanya upaya penyelundupan narkoba dari pihak luar yang mencoba memanfaatkan berbagai cara untuk mengelabui petugas.

“Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi upaya penyelundupan narkoba maupun barang terlarang ke dalam lapas. Keberhasilan ini merupakan hasil kewaspadaan petugas yang menjalankan pengawasan secara optimal,” tegasnya.

Seluruh barang bukti kini telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Pihak lapas juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna mengungkap pelaku yang diduga melempar paket tersebut dari luar area lapas.

Baca Juga :  Gegara Satu Paket Sabu, Polisi Sukses Bongkar Jaringan Narkoba di Pemalang dan Ringkus Tiga Tersangka

Kasus ini menambah daftar percobaan penyelundupan narkoba ke dalam lembaga pemasyarakatan dengan berbagai modus. Karena itu, Lapas Kelas I Semarang terus memperketat pengamanan melalui patroli rutin di titik rawan, penggeledahan kamar hunian, serta pengawasan berlapis di area perimeter.

Menurut Ahmad Tohari, penguatan sistem keamanan juga dilakukan melalui sinergi dengan aparat penegak hukum sebagai bagian dari upaya menciptakan lapas yang bersih dari narkoba, telepon genggam ilegal, maupun praktik kejahatan lainnya.

“Kami akan terus meningkatkan deteksi dini dan pengawasan agar setiap upaya penyelundupan dapat digagalkan sebelum barang terlarang masuk ke lingkungan lapas,” katanya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi
Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin
Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal
SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga
Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan
Pemuda Depresi Naik Menara BTS di Cilacap, Tim SAR Bujuk Pakai Rokok dan Makanan
Sehari Usai Disidak, Pabrik Bata Ringan di Banyumas Kembali Produksi
Rafas, Atlet Cilik Banjarnegara Bidik Timnas Usai Sabet Emas Tenis POPDA Jateng

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi

Senin, 28 September 2026 - 17:20 WIB

Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:39 WIB

Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal

Jumat, 18 September 2026 - 07:34 WIB

SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga

Selasa, 15 September 2026 - 06:10 WIB

Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan

Berita Terbaru