Di Tengah Maraton Pemeriksaan KPK, Kuasa Hukum Minta Program Berobat Gratis Warisan Fadia Arafiq Tetap Berjalan

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fadlila Diani Putri kuasa hukum Fadia Arafiq saat memberikan keterangan pers di ruang tunggu Mapolres Pekalongan Kota, Rabu (17/6/26).

Fadlila Diani Putri kuasa hukum Fadia Arafiq saat memberikan keterangan pers di ruang tunggu Mapolres Pekalongan Kota, Rabu (17/6/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Rangkaian pemeriksaan puluhan aparatur sipil negara (ASN) dan pihak swasta oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolres Pekalongan Kota masih terus berlangsung dalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa yang menyeret mantan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

Di tengah proses hukum tersebut, kuasa hukum Fadia Arafiq dari LNP Nasution Partner, Fadlila Diani Putri, berharap program-program yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat tetap dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

“Program yang dilakukan Ibu sebelumnya kan tetap dijalankan saja. Kayak program berobat gratis. Kalau warga Pekalongan berobat semuanya dengan KTP, itu semuanya gratis, terus dilanjutkan saja,” ujar Fadlila kepada wartawan, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, proses hukum yang sedang berjalan tidak seharusnya menghentikan pelayanan publik yang selama ini telah dirasakan masyarakat.

Baca Juga :  KPK Dalami Transaksi Tanah Rp1 Miliar di Wonosari Pekalongan, Pemilik Lahan Diperiksa sebagai Saksi Kasus Fadia Arafiq

Selain menyampaikan pesan tersebut, Fadlila juga menceritakan kondisi psikologis kliennya yang saat ini sedang menjalani proses hukum di KPK.

“Perasaannya terus terang sedih, karena meninggalkan anak-anak. Anaknya masih kecil juga. Yang penting sehat,” katanya.

Fadlila mengaku terakhir bertemu dengan Fadia pada pekan lalu untuk melakukan koordinasi terkait proses pendampingan hukum yang sedang berjalan.

Sementara itu, maraton pemeriksaan saksi di Mapolres Pekalongan Kota terus berlangsung. Menurut Fadlila, lebih dari 141 saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik KPK, mulai dari kalangan ASN, pelaku usaha, tenaga outsourcing, hingga pihak swasta.

“Kami pun dari saksi, dari 141 lebih saksi yang sudah diperiksa, sangat kooperatif semuanya,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh proses pemeriksaan berjalan sesuai prosedur dan para saksi memberikan keterangan berdasarkan fakta yang mereka ketahui.

Baca Juga :  Diduga Janjian Lewat Media Sosial, Belasan Remaja Gagal Tawuran di Wiradesa, Satu Bawa Palu

“Kalau dibantah sih enggak. Semuanya mengalir sesuai prosedur dan tidak ada yang melebih-lebihkan,” katanya.

Dalam beberapa hari terakhir, penyidik KPK diketahui memeriksa berbagai pihak, mulai dari pemilik lahan yang diduga pernah bertransaksi dengan Fadia Arafiq, pedagang emas, pejabat BPJS Ketenagakerjaan, mantan tenaga outsourcing di Pendopo Kabupaten Pekalongan, hingga sejumlah ASN yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya melengkapi alat bukti dalam penyidikan dugaan korupsi yang tengah berjalan.

Fadlila menegaskan, Fadia Arafiq tetap menghormati proses hukum dan bersikap kooperatif selama menjalani setiap tahapan pemeriksaan oleh penyidik KPK.

“Selama penyidikan ini proses demi proses juga Ibu sangat kooperatif,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

Saksi Terakhir KPK Buka Dugaan Persoalan Outsourcing, Singgung BPJS hingga Pemecatan Tanpa Surat
Pemeriksaan KPK di Pekalongan Ditutup Hari Ini, Total 21 Saksi Dimintai Keterangan
Notaris Kepercayaan Fadia Arafiq Diperiksa KPK, Akui Pernah Tangani Banyak Aset Mantan Bupati
Dipanggil KPK, Mantan Barista Big Boss Resto Kaget Namanya Masuk Data Outsourcing: ‘Saya Baru Tahu Hari Ini’
Saat Nama-Nama Penting Bergiliran Diperiksa KPK, Satu Pejabat Justru Pulang Lebih Cepat karena Ternyata Salah Orang
Empat Kali Diperiksa KPK, Direktur RSUD Kajen Pilih Bungkam Soal Materi Penyidikan
Penyidikan KPK Makin Meluas, Pejabat Strategis Kabupaten Pekalongan Bergantian Jalani Pemeriksaan
Tak Sekadar Tanam Padi, TNI Kembangkan Kawasan Pangan Terpadu di Pekalongan Pasok Kebutuhan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:43 WIB

Saksi Terakhir KPK Buka Dugaan Persoalan Outsourcing, Singgung BPJS hingga Pemecatan Tanpa Surat

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:54 WIB

Pemeriksaan KPK di Pekalongan Ditutup Hari Ini, Total 21 Saksi Dimintai Keterangan

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:42 WIB

Notaris Kepercayaan Fadia Arafiq Diperiksa KPK, Akui Pernah Tangani Banyak Aset Mantan Bupati

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:19 WIB

Dipanggil KPK, Mantan Barista Big Boss Resto Kaget Namanya Masuk Data Outsourcing: ‘Saya Baru Tahu Hari Ini’

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:28 WIB

Saat Nama-Nama Penting Bergiliran Diperiksa KPK, Satu Pejabat Justru Pulang Lebih Cepat karena Ternyata Salah Orang

Berita Terbaru