PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Seorang perempuan berinisial K (44) berhasil diselamatkan warga saat diduga hendak melompat dari Jembatan Surobayan, Kelurahan Kedungwuni Barat, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Rabu (8/7/2026).
Peristiwa itu turut disaksikan Muhammad Slamet (35), seorang pengendara yang melintas di lokasi. Dari dalam mobilnya, Slamet melihat perempuan tersebut naik ke bagian tembok jembatan dan berdiri cukup lama sebelum bergerak menuju pagar pengaman.
“Saya melihat dari dalam mobil. Perempuan itu naik ke tembok jembatan, kemudian berdiri mematung beberapa saat. Setelah itu seperti hendak meloncati pagar,” katanya.
Slamet menyebut dirinya tidak sempat berhenti karena sedang dalam perjalanan. Namun, ia segera menghubungi rekannya untuk meneruskan informasi kepada kepolisian setelah melihat situasi yang dinilai membahayakan tersebut.
Menurut Slamet, perempuan yang berada di atas jembatan itu diperkirakan berusia sekitar 40 tahun. Saat itu, warga di sekitar lokasi mulai menyadari keberadaannya dan langsung mendekat.
Warga kemudian menarik perempuan tersebut menjauh dari sisi jembatan. Tarikan itu membuat korban sempat terhempas, namun berhasil selamat dan tidak sampai jatuh ke bawah jembatan.
Sebelumnya, seorang juru parkir di sekitar lokasi, Rohadi, melihat perempuan itu berada di bibir Jembatan Surobayan dengan gerak-gerik mencurigakan. Ia lalu memberi tahu warga lain bernama Fada.
Fada kemudian berlari ke arah perempuan tersebut dan ikut menariknya menjauh dari pagar jembatan. Dugaan upaya untuk melompat pun berhasil digagalkan sebelum menimbulkan korban jiwa.
Setelah diamankan, perempuan tersebut dilaporkan sempat tidak sadarkan diri. Personel Polsek Kedungwuni yang tiba di lokasi kemudian memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSI Pekajangan untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Kedungwuni Iptu Amin, menyampaikan apresiasi kepada warga yang cepat merespons situasi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah sigap membantu menyelamatkan korban serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak keluarga,” ujar Iptu Amin.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Rengas dan keluarga korban. Berdasarkan informasi awal, korban diduga tengah mengalami tekanan psikologis dan masih menjalani penanganan medis di RSI Pekajangan.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













