KOTA PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Penyelidikan kasus penemuan jenazah seorang pemuda di sebuah rumah di Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, yang sempat memunculkan dugaan pembunuhan di tengah masyarakat, masih terus bergulir. Hingga kini, Polres Pekalongan belum mengambil kesimpulan mengenai penyebab kematian korban karena masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor).
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmat C. Yusuf menegaskan, seluruh barang bukti yang dianggap penting telah dikirim ke Laboratorium Forensik untuk diperiksa secara ilmiah. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi salah satu dasar utama penyidik dalam menentukan arah pengungkapan kasus.
“Sampai dengan saat ini kami sudah melakukan rangkaian penyelidikan. Namun kami tetap menunggu hasil uji barang bukti yang sudah dilakukan oleh Laboratorium Forensik. Mudah-mudahan setelah hasilnya keluar nanti akan kami sampaikan kepada publik,” kata Rachmat saat ditemui, Selasa (4/8/2026).
Meski penyelidikan terus berjalan, polisi belum bersedia mengungkap perkembangan yang mengarah pada dugaan pelaku maupun motif di balik kematian korban.
Menurut Rachmat, penyidik masih fokus mengumpulkan berbagai keterangan dan memperkuat alat bukti sebelum mengambil kesimpulan.
“Untuk saat ini penyidik masih mengumpulkan seluruh keterangan dan barang bukti. Kami juga masih melakukan pendalaman terhadap keluarga korban maupun teman-teman korban,” ujarnya.
Kapolres juga merespons isu yang berkembang di masyarakat mengenai dugaan keterlibatan salah satu anggota keluarga korban.
Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan karena seluruh informasi yang beredar masih harus diverifikasi melalui proses penyidikan.
“Kami belum bisa menyimpulkan secara pasti apakah ini merupakan kasus bunuh diri ataupun dugaan pembunuhan. Semua masih dalam proses pendalaman,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang setelah muncul kabar mengenai anggota keluarga korban yang disebut-sebut meninggalkan rumah usai peristiwa tersebut.
Polisi memastikan seluruh informasi, termasuk yang berkaitan dengan keluarga korban, sedang ditelusuri secara profesional sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Sebelumnya, penemuan jenazah pemuda di sebuah rumah di Kecamatan Karangdadap pada 5 Juli 2026 sempat menggegerkan warga. Kondisi korban saat ditemukan memunculkan berbagai dugaan di masyarakat, termasuk kemungkinan menjadi korban tindak pidana. Namun hingga kini aparat kepolisian belum menetapkan status penyebab kematian maupun mengarah pada adanya tersangka.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













